Tujuh Langkah untuk Menggapai Perencanaan Ilahi

Tujuh Langkah untuk Menggapai Perencanaan Ilahi

 

16 November 2022

 

Bacaan Hari ini:

Yakobus 4:15 “Sebenarnya kamu harus berkata: “Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.

 

 

Kita telah mempelajari teladan Nehemia dalam membuat rancangan-rancangan yang terinspirasi oleh Allah. Sejauh ini kita telah mempelajari lima langkah:

 

*Langkah 1: Minta bantuan Allah atas hidup Anda.*

 

*Langkah 2: Bersiap untuk kesempatan yang akan datang, kemudian tunggu.*

 

*Langkah 3: Akan ada rasa takut, tetapi jangan biarkan itu menghentikan Anda.*

 

*Langkah 4: Tetapkan target yang jelas.*

 

*Langkah 5: Tetapkan tenggat waktu.*

 

Berikut ini dua langkah akhir Nehemia dalam melaksanakan perencanaan hidup.

 

*Langkah 6: Antisipasi hambatan.*

 

Bagian dari proses perencanaan, salah satunya ialah antisipasi terhadap masalah. Amsal 27:12 mengatakan, “Kalau orang bijak melihat malapetaka, bersembunyilah ia, tetapi orang yang tak berpengalaman berjalan terus, lalu kena celaka.”

 

Nehemia memikirkan semua masalah yang mungkin akan dia hadapi. Kemudian dia berkata kepada sang raja, “Jika raja menganggap baik, berikanlah aku surat-surat bagi bupati-bupati di daerah seberang sungai Efrat, supaya mereka memperbolehkan aku lalu sampai aku tiba di Yehuda. Pula sepucuk surat bagi Asaf, pengawas taman raja, supaya dia memberikan aku kayu untuk memasang balok-balok pada pintu-pintu gerbang di benteng bait suci, untuk tembok kota dan untuk rumah yang akan kudiami” 

(lihat Nehemia 2:7-8).

 

Pertama, Nehemia meminta izin raja untuk pergi ke Yerusalem. Kemudian dia meminta perlindungan dan perbekalan. Nehemia adalah seorang juru minuman, bukan tukang bangunan profesional, tetapi karena dia telah menghabiskan waktu empat bulan untuk berdoa dan merencanakan, maka dia mampu mengantisipasi rintangan dan hambatan, menentukan apa saja yang ia perlukan, dan menghitung biayanya.

 

*Langkah 7: Percaya bahwa Tuhan akan memenuhi semua kebutuhan Anda.*

 

Bahkan ketika beberapa perkara tidak berjalan seperti yang Anda harapkan, tetaplah berpegang pada Tuhan. Tanda kedewasaan rohani ialah ketika Anda menyadari bahwa tangan Tuhan ada di balik rancangan yang berjalan sesuai dengan yang Anda harapkan dan yang tidak sesuai dengan yang Anda harapkan. Rancangan yang ilahi, “Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu” 

(Yakobus 4:15).

 

Sang raja akhirnya memberikan Nehemia semua yang ia minta – dan Nehemia memberikan segala kemuliaan bagi Allah: “Dan raja mengabulkan permintaanku itu, karena tangan Allahku yang murah melindungi aku” 

(Nehemia 2: 8).

 

 Nehemia tidak mengatakan, “Lihatlah rencanaku. ” Dia berkata, “Lihatlah apa yang Allahku lakukan.”

 

Apa yang Anda ingin Tuhan lakukan dalam enam bulan ke depan, tahun depan, atau lima tahun ke depan dalam hidup Anda? Sebuah rencana besar dimulai dengan tujuh langkah yang Nehemia ikuti. Coba ikuti langkah-langkah tersebut dalam hidup Anda sendiri dan lihat bagaimana Tuhan bekerja dalam hidup Anda.

 

Renungkan hal ini:

– Apa saja rintangan yang kerap terjadi dalam menggapai tujuan Anda? Bagaimana Anda dapat mempersiapkan diri lebih baik untuk mengatasi rintangan tersebut?

– Dalam area apa dalam hidup Anda di mana Tuhan memberikan kesuksesan? Luangkan waktu untuk memuliakan Tuhan atas kesuksesan itu dan atas “tangan murah hati-Nya” atas Anda, bahkan ketika rencana Anda belum berhasil.

– Bagaimana Anda dapat mengikuti Yesus dengan lebih setia sehingga Anda dapat memiliki hikmat-Nya dalam perencanaan Anda? Apa satu langkah yang akan Anda ambil hari ini untuk melakukannya?

 

 

 Bacaan Alkitab Setahun :

Yoel 1-3; Ibrani 4:1-13 

 

 

*Awali dan akhiri langkah perencanaan Anda akan segala sesuatu dengan Tuhan.*

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)