Tiga Cara Yesus Merespons Kegagalan Anda

Tiga Cara Yesus Merespons Kegagalan Anda

30 Maret 2022

Bacaan Hari ini:
Ratapan 3:22-23 “Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!”

Kegagalan bisa mengisolasi Anda. Ketika mengalami kegagalan, Anda kerap kali merasa malu dan hanya ingin sendiri. Namun, ketahuilah Yesus selalu menyertai Anda, bahkan dalam kegagalan Anda yang paling berat sekalipun.

Untuk membantu Anda melewati kegagalan, Yesus melakukan tiga hal luar biasa ini.

1. Yesus berdoa untuk Anda. Bahkan sebelum Petrus gagal, Yesus sudah memberi tahu dia, “Tetapi Aku telah berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur. Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu”
(Lukas 22:32).
Saat ini pun Yesus sedang menjadi pengantara—berdoa—untuk Anda. Alkitab berkata, “Karena itu Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka”
(Ibrani 7:25).

2. Yesus percaya pada Anda. Bahkan, Dia ingin Anda sembuh dan pulih. Itulah alasan mengapa Dia memberi tahu Petrus sebelum ia jatuh dalam kegagalan, “Tetapi Aku telah berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur. Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu”
(Lukas 22:32).
Yesus tahu Petrus akan berbuat dosa dan jatuh, dan pada akhirnya kembali kepada-Nya.

Sesungguhnya, kita semua telah gagal, bahkan bertubi-tubi. Kelemahan terbesar Anda ialah sesuatu yang Anda lakukan yang sudah menjadi kebiasaan. Anda tidak hanya melakukannya satu kali dan hanya itu saja. Anda melakukannya berulang kali. Tapi ketahuilah, Tuhan bukan hanya ada buat Anda karena satu kesalahan besar. Dia juga ada buat Anda karena kesalahan yang Anda buat lagi dan lagi. Meskipun Anda terus menerus gagal, Dia akan selalu percaya pada Anda.

3. Yesus memberikan rahmat-Nya pada Anda. Yesus lebih senang memberikan Anda rahmat-Nya lebih dari yang Anda minta. Saat Anda terperosok dalam kesalahan, Yesus tidak memukuli Anda atau menambah-nambahi rasa bersalah Anda. Tapi sebaliknya, Dia menyelamatkan Anda.

Dalam Yohanes 21, hanya beberapa minggu setelah Petrus menyangkal Yesus, ia beserta beberapa murid lainnya pergi menjala ikan. Meski sudah melaut sepanjang malam, mereka tidak berhasil menangkap satu ekor pun. Ketika fajar datang, Yesus menampakkan diri pada mereka di pantai dan memberi tahu di mana harus menebarkan jala. “Maka kata Yesus kepada mereka: “Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh.” Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan”
(Yohanes 21:6).

Ketika Petrus mengikuti instruksi Yesus, ia menangkap begitu banyak ikan, sangat banyak hingga ia kewalahan. Yesus siap melakukan hal yang sama untuk Anda. Dalam 5 menit, Dia dapat melakukan lebih banyak dalam hidup Anda ketimbang yang dapat Anda lakukan sendiri dalam 50 tahun Anda merencanakan.

Ada kabar baik lainnya: Rahmat Tuhan atas Anda tidak tergantung pada prestasi Anda. Alkitab berkata dalam Ratapan 3:22-23, “Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!”

Renungkan hal ini:
– Bagaimana mengetahui bahwa Yesus berdoa untuk Anda membuat suatu perbedaan dalam hidup Anda?
– Kesalahan apa yang Anda lakukan berulang kali? Bagaimana Tuhan membantu Anda untuk “bangkit kembali” setiap kali Anda jatuh?
– Kapan Yesus menunjukkan rahmat-Nya kepada Anda dalam kegagalan Anda?

Bacaan Alkitab Setahun :
Hakim-hakim 9-10; Lukas 5:17-39

Saudara, mungkin Anda sudah menyerah ikut Tuhan, tetapi Dia tidak akan pernah menyerah atas Anda. Yesus berdoa untuk Anda, percaya pada Anda, dan akan senantiasa memberikan rahmat-Nya kepada Anda. Apa pun yang sudah dan akan Anda lakukan, Tuhan tetap setia.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)