Tiga Alasan untuk Mengampuni

Renungan Harian 03 Maret 2021 dengan Bacaan Hari ini:
Kolose 3:13 “Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.”

Alkitab mengatakan ada tiga alasan mengapa Anda harus melepaskan masa lalu dan mengampuni orang yang telah menyakiti Anda. Dan ketiga alasan tersebut tak ada kaitannya dengan apakah orang-orang tersebut layak mendapatkanya atau tidak.

1. Anda harus mengampuni mereka yang telah menyakiti Anda sebab Tuhan telah mengampuni Anda.
Kolose 3:13 mengatakan, “Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.” Jika Anda ingin menjadi orang yang pemaaf, pertama-tama Anda harus menerima pengampunan dari Allah melalui Yesus Kristus. Alkitab mengatakan Allah datang ke Bumi dengan mengambil rupa manusia sebagai Yesus untuk mengampuni segala kesalahan yang pernah dilakukan. Dia telah membayar kesalahan itu agar kita tidak perlu menanggungnya. Itulah Kabar Baik.

2. Anda harus mengampuni mereka yang telah menyakiti Anda karena, jika tidak, kebencian akan mengendalikan Anda. Alkitab berkata dalam Pengkhotbah 7: 9, “Janganlah lekas-lekas marah dalam hati, karena amarah menetap dalam dada orang bodoh.” Kebencian membuat Anda sengsara. Itu membuat Anda terjebak di masa lalu. Dan ketika Anda terjebak di masa lalu, Anda dikendalikan oleh masa lalu. Setiap kali Anda membenci sesuatu, Anda membiarkan hal itu mengendalikan Anda. Beberapa dari Anda mungkin membiarkan orang-orang yang menyakiti Anda lima, 10, atau bahkan 20 tahun yang lalu masih menyakiti Anda hingga hari ini oleh karena sakit hati. Jangan biarkan hal itu terus terjadi. Masa lalu Anda telah berlalu. Anda harus melepaskannya.

3. Anda harus mengampuni mereka yang telah menyakiti Anda karena Anda akan membutuhkan lebih banyak pengampunan di masa depan.
Yesus berkata, “Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di surga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu”
(Matius 6: 14-15).
Pengampunan ialah hubungan timbal balik. Anda tidak dapat menerima apa yang tidak ingin Anda beri.

Seseorang pernah memberi tahu John Wesley, seorang teolog Inggris di abad ke-18, “Saya tidak akan pernah bisa memaafkan orang itu.” Wesley menjawab, “Kalau begitu saya harap Anda tidak akan pernah berbuat dosa.”

Tentunya Anda tidak mau membakar jembatan yang harus Anda lintasi untuk sampai ke surga, bukan?

Renungkan hal ini:
– Yesus telah membayar lunas setiap kesalahan yang pernah Anda buat. Bagaimana hal itu membuat Anda lebih mudah untuk mengampuni?
– Dosa apa yang Anda percaya tidak akan pernah bisa Anda maafkan? Menurut Anda bagaimana perasaan Tuhan tentang dosa itu?
– Dalam situasi apa Anda perlu menawarkan pengampunan agar Anda dapat melupakan masa lalu Anda?

Bacaan Alkitab Setahun :
Bilangan 28-30; Markus 8:22-38

Alasan untuk mengampuni seseorang bukan berpusat pada orang itu, tapi pada diri Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)