Pilihlah untuk Menjalankan Mimpi Anda

Pilihlah untuk Menjalankan Mimpi Anda

07 Mei 2022

Bacaan Hari ini:
Galatia 6:5 “Sebab tiap-tiap orang akan memikul tanggungannya sendiri.”

Orang-orang memperlakukan mimpi mereka dengan salah satu dari tiga cara ini: Mereka menyalahkan, mereka membuat alasan, atau mereka memilih.

Para penuduh menghabiskan seluruh hidup mereka menyalahkan orang lain mengapa mereka tak kunjung mencapai mimpi mereka. Para pembuat alasan mencari-cari alasan mengapa saat ini mereka tidak hidup seperti yang mereka impikan.

Tetapi para pemilih melakukan apa yang semestinya mereka lakukan untuk mewujudkan impian mereka.

Alkitab mengatakan bahwa Anda diciptakan menurut gambar dan rupa Allah. Kemampuan untuk memilih ialah sifat dasar yang membedakan manusia dari hewan. Itu adalah salah satu karunia terbesar Allah buat umat manusia. Akan tetapi, bebas memilih berarti ada kemungkinan Anda membuat pilihan yang salah. Dan itu bisa menjadi batu sandungan terbesar buat Anda.

Sementara, para pemilih bertanggung jawab atas pilihan dan arah hidup mereka. Mereka tidak menyalahkan orang lain atau mencari-cari alasan. Alkitab mengatakan dalam Galatia 6:5, “Sebab tiap-tiap orang akan memikul tanggungannya sendiri.”

Alih-alih mengeluh mempertanyakan mengapa mimpi Anda belum juga terwujud, bertanggungjawablah atas apa yang belum Anda kerjakan. Dibanding dengan faktor-faktor lainnya, keputusan yang baik atau pun yang buruk memberi dampak yang jauh lebih besar dalam meningkatkan kemampuan Anda untuk mengejar impian Anda.

Saya bertemu dengan orang-orang yang tak punya apa-apa tetapi berhasil mencapai jauh melampaui impian mereka. Saya juga bertemu dengan orang-orang yang disuapi dengan semua yang mereka butuhkan dan inginkan, tapi malah menyia-nyiakan hidup mereka.

Anda tidak dapat mengendalikan keadaan Anda. Tetapi Anda dapat mengontrol bagaimana Anda merespons keadaan itu.

Amsal 22:13 mengatakan, “Si pemalas berkata: “Ada singa di luar, aku akan dibunuh di tengah jalan.” Janganlah menjadi orang yang demikian. Berhentilah mencari-cari alasan atas impian yang belum tercapai.

Renungkan hal inii:
– Menyangkut, apakah Anda lebih tergoda untuk menjadi “penuduh” atau “pembuat alasan”? Mengapa?
– Bagaimana Anda membedakan apakah suatu impian berasal dari Tuhan atau bukan?
– Apa yang bisa Anda lakukan hari ini untuk bergerak lebih dekat menuju impian lama Anda?

Bacaan Alkitab Setahun :
2 Raja – raja 1 – 3 ; Lukas 24 : 1 – 35

Hari ini, ambil keputusan untuk berbuat sesuatu untuk mengejar mimpi yang telah Tuhan beri kepada Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)