Mengapa Mimpi Anda Memerlukan Waktu yang Tepat

Mengapa Mimpi Anda Memerlukan Waktu yang Tepat

19 November 2022

Bacaan Hari ini:
Pengkhotbah 8:6a “Karena untuk segala sesuatu ada waktu pengadilan.”

Ketika Tuhan memberikan sebuah mimpi di dalam hati Anda, maka Anda tak harus melaksanakannya seketika itu juga. Alkitab mengatakan, “Karena untuk segala sesuatu ada waktu pengadilan”
(Lihat Pengkhotbah 8:6).

Seorang pitcher (pelempar bola) paham pentingnya pengaturan waktu dalam pertandingan bisbol. Setiap pitcher melempar bola dengan berat yang sama, berdiri di satu titik sejauh sekitar 1.8 meter. Tetapi perbedaan antara pitcher andal dan amatir ialah pemilihan waktu. Waktu pelempar dapat membantu atau malah menghancurkan.

Contoh lainnya soal pemilihan waktu dapat ditemukan dalam Nehemia 2. Nehemia tahu bahwa waktu dapat mendorong atau malah menghancurkan mimpinya untuk membangun kembali tembok Yerusalem. Dia bisa saja masuk ke kota Yerusalem dengan pemyambutan terompet dan bendera sambil mengumumkan alasan kedatangannya.

Tapi sebaliknya, Nehemia berdiam diri di tiga hari setelah tiba di Yerusalem. Apa yang ia lakukan selama tiga hari itu? Karena dia adalah orang yang suka berdoa, tak diragukan lagi, dia berdoa. Dia juga seorang perencana, jadi dia mungkin menghabiskan waktunya untuk menganalisa, mengamati, mendengarkan, dan belajar.
Contoh terbaik dari pemilihan waktu yang tepat terlihat dalam kehidupan Yesus. Waktu-Nya sempurna. Dia sering mengatakan hal-hal seperti, “Saat-Ku belum tiba.” Yesus mengatakan ini kepada ibunya ketika ia meminta-Nya untuk membuat mukjizat di sebuah pernikahan di Kana.

Pun Allah menunggu ribuan tahun untuk saat yang tepat buat mengutus Putra-Nya. Alkitab berkata, “Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan dan takluk kepada hukum Taurat. Ia diutus untuk menebus mereka, yang takluk kepada hukum Taurat, supaya kita diterima menjadi anak”
(Galatia 4:4-5).

Hal yang sama berlaku dengan mimpi yang Tuhan beri kepada Anda. Anda mungkin tidak melihat atau memahami waktu-Nya sekarang, tetapi percayalah bahwa rencana-Nya sempurna.

Renungkan hal ini:
– Pernahkah Anda melihat satu ide bagus yang hancur oleh karena pemilihan waktu yang buruk? Apa yang terjadi?
– Dalam bidang apa dalam hidup Anda di mana Anda bertindak impulsif? Dalam bidang apa Anda bisa lebih sabar?
– Bagaimana kerelaan Yesus untuk mengatakan, “Saat-Ku belum tiba,” mendorong Anda untuk melakukan hal-hal pada waktu yang tepat dan dengan cara yang benar?

Bacaan Alkitab Setahun :
Obaja 1; Ibrani 5:11-14

*Percayalah pada waktu Tuhan*
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)