Mengapa Anda Butuh Wahyu Tuhan

Mengapa Anda Butuh Wahyu Tuhan

04 Februari 2022

Bacaan Hari ini:
Amsal 29:18 “Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat. Berbahagialah orang yang berpegang pada hukum.”

Mengapa Alkitab mengatakan bahwa wahyu Tuhan sangatlah penting dalam hidup Anda?

Karena “Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat. Berbahagialah orang yang berpegang pada hukum”
(Amsal 29:18).

Berikut ini tiga alasan penting mengapa kita harus memiliki wahyu Tuhan untuk tujuan hidup kita yang seturut kehendak-Nya.

Tanpa wahyu Tuhan, ada keraguan. Yakobus 1:8 mengatakan, “Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.” Tanpa wahyu Tuhan untuk masa depan Anda, maka Anda akan terbawa arus kehidupan. Anda tak punya gol, tujuan, atau makna hidup. Ketika Anda hanya membiarkan segala sesuatunya terjadi begitu saja dalam hidup Anda, berarti Anda tidak menjalani hidup yang sepenuh!

Tanpa wahyu Tuhan, Anda menyia-nyiakan waktu dan melewatkan banyak peluang.
Anda tidak memanfaatkan apa yang telah diberikan kepada Anda sebaik-baiknya, dan itu menjadikan Anda budak atas hidup Anda sendiri. Dan pada akhirnya Anda hanya akan meluncur ke bawah.

Tanpa wahyu Tuhan, ada perpecahan.
J;ika Anda tidak mengerti wahyu Tuhan atas hidup Anda, bagaimana Anda bisa mengharapkan orang lain mendukung Anda dalam mengejar tujuan Anda. Malah, kurangnya visi membuat Anda gampang disetir oleh pemikiran dan asumsi orang lain.

Hanya Tuhan yang dapat memberi tahu apa tujuan hidup Anda, karena Dia menciptakan Anda secara spesial dan unik agar Anda mampu meraihnya. Dan hanya dengan mengikuti wahyu-Nyalah yang akan memampukan Anda menjalani ;kehidupan yang berkelimpahan yang seturut dengan rancangan-Nya. Jika Anda tak yakin ke mana arah tujuan Anda, maka jangan berharap orang lain mengikuti jalan Anda.

Amsal 28:2 mengatakan, “Karena pemberontakan negeri banyaklah penguasa-penguasanya, tetapi karena orang yang berpengertian dan berpengetahuan tetaplah hukum.” Wahyu Tuhan adalah penangkal dari perpecahan.

Tanpa wahyu Tuhan, ada perselisihan.
Bagi banyak orang, kehidupan hanyalah serangkaian konfrontasi relasional, kehancuran finansial, dan krisis pribadi. Itu ibarat naik bumper car, di mana Anda terus ditabrak dari segala sisi. Tanpa arah yang jelas dari Tuhan, pasti Anda akan menemui jalan buntu.

Alkitab memperingatkan konsekuensi dari tidak mengikuti wahyu Tuhan atas hidup Anda: “Beberapa orang telah menolak hati nuraninya yang murni itu, dan karena itu kandaslah iman mereka”
(1 Timotius 1:19).

Mendapatkan wahyu Tuhan untuk hidup Anda membutuhkan doa, pemikiran yang cermat, dan upaya yang tak pernah putus untuk mendengar suara Tuhan. Itu merupakan hasil dari melihat sesuatu dengan jernih, dengan mata iman, bukan dengan mata ketakutan.

Renungkan hal ini:
– Menurut Anda apa wahyu Tuhan bagi hidup Anda?
– Jika saja Anda melihat keadaan Anda saat ini melalui mata iman daripada rasa takut, apa yang mau Anda ubah?
– Apa artinya iman membimbing hati nurani Anda, seperti yang dikatakan dalam 1 Timotius 1:19?

Bacaan Alkitab Setahun :
Keluaran 34-35; Matius 22:23-46

Ketika iman Anda menuntun hati nurani Anda, maka Anda akan mendapatkan pemahaman yang lebih jelas tentang bagaimana caranya melangkah maju dengan tujuan yang jelas.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)