Mengapa Allah Menciptakan Alam Semesta

Mengapa Allah Menciptakan Alam Semesta

15 Agustus 2022

Bacaan Hari ini:
Efesus 1:4-5 “Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya.”

Alasan utama Allah menciptakan alam semesta ialah karena Dia menginginkan sebuah keluarga—dan keluarga itu adalah gereja. Itulah satu-satunya alasan adanya alam semesta.

Tahukah Anda bahwa sebelum Allah memikirkan tentang alam semesta, Dia telah memikirkan tentang Anda? Itulah betapa berharganya Anda; itulah betapa berartinya Anda bagi Dia.

Bagaimana Anda bisa tahu apa sesuatu yang benar-benar berharga bagi seseorang?
Dengan melihat dari apa yang rela mereka bayar.

Alkitab berkata, “Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya”
(Efesus 1:4-5).

Jauh sebelum Allah menciptakan dunia, rancangan-Nya yang tak pernah berubah ialah untuk mewujudkan misi-Nya melalui gereja—bukan melalui negara, pemerintah, atau perusahaan. Institusi duniawi sifatnya temporer, dan mereka tidak cukup besar untuk menangani semua masalah di seluruh dunia. Hanya gerejalah yang mampu melaksanakannya. Dan hanya gerejalah yang akan bertahan selamanya.

Mari kita bayangkan. Diperkirakan ada sekitar 2.5 miliar orang Kristen di dunia saat ini. Jumlahnya lebih banyak daripada populasi Cina, negara terpadat di dunia. Jadi, gereja bukan hanya memiliki pengikut paling besar di planet ini, tetapi juga yang paling punya alasan untuk mewujudkan misi Allah: kasih-Nya. Satu Yohanes 4:19 mengatakan, “Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.” Bukankah luar biasa mengetahui bahwa gereja, alasan utama Allah menciptakan alam semesta, ialah atas dasar kasih-Nya? Itulah alasan mengapa menjadi bagian dari keluarga Allah merupakan hak istimewa terbesar yang kita miliki.

Renungkan hal ini:
– Bagaimana perasaan Anda mengetahui bahwa Allah memikirkan Anda terlebih dahulu, bahkan sebelum Dia menciptakan alam semesta?
– Dalam hal apa Allah sedang menggunakan Anda untuk melaksanakan misi-Nya lewat gereja?
– Bagaimana kasih Allah memotivasi Anda untuk melayani orang lain selama ini?

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 91-92; Roma 15:14-33

Kristus bersedia mati bagi gereja, kita semua. Ketika seseorang rela memberikan hidup mereka untuk sesuatu, berarti itu memiliki nilai yang luar biasa.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)