Ketika Anda Menunggu, Tuhan sedang Bekerja

Ketika Anda Menunggu, Tuhan sedang Bekerja
 
15 Juli 2022
 
Bacaan Hari ini:
Galatia 6:9 “Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.”
 
Alkitab memberi tahu kita bahwa ada musim-musim dalam kehidupan. Pengkhotbah 3:1 mengatakan, “Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya.” Itu artinya ada waktu menunggu. Antara “dulu” dan “sekarang”—atau “sekarang” dan “kemudian”— selalu ada yang namanya penundaan. Bagi kebanyakan orang, ini sesuatu yang menyebalkan. Menabung, berinvestasi, atau membuat rencana keuangan bisa jadi membuat mereka frustrasi karena tidak bisa langsung menikmati buahnya.
 
Buah matang secara perlahan. Apakah Anda lebih suka makan buah yang matang di pohon atau yang yang masih hijau kemudian diperam hingga matang? Tentunya ada perbedaan antara buah yang matang sempurna yang dibiarkan tumbuh perlahan, dengan buah yang yang dipetik sebelum waktunya. Jika Anda memetiknya terlalu awal, tentu Anda akan kehilangan rasanya.
 
Dalam manajemen uang, Anda akan selalu menuai di musim yang berbeda dari musim Anda menabur. Konsepnya sama dengan buah; tidak semua buah matang di waktu yang sama. Ketika menanam buah persik, tidak semuanya akan matang sekaligus. Mereka matang sedikit demi sedikit sehingga Anda harus menunggu. Begitu pula dengan uang, ketika Anda mulai menanam dan mengikuti prinsip Tuhan tentang pengelolaan uang, tentu Anda tidak akan mendapatkan rezeki nomplok keesokan harinya. Itu akan datang seiring jalannya waktu. Oleh sebab itu, Anda harus menunggu untuk menuai di musim yang berbeda.
 
Saat Anda menunggu buah dari jerih payah atau uang atau tenaga yang telah Anda curahkan untuk sesuatu, mungkin Anda berpikir tidak ada kemajuan. Lalu, oh, terjadi sesuatu! Ketika benih itu masih tersembunyi di dalam tanah, sesungguhnya itu mulai tumbuh. Dan ketika benih itu membuka, bertunas dengan berkat Tuhan di atasnya, selanjutnya ia akan terus tumbuh dan berkembang. Dan pada waktunya, tunas kecil itu akan mencuat dari dalam tanah dan kemudian Anda akan melihat bahwa usaha Anda berhasil.
 
Namun sebelum waktu itu tiba, Anda harus percaya sepenuhnya bahwa Tuhan sedang bekerja—bahkan ketika Anda tidak bisa melihat hasil kerja Anda sekali pun.
 
Tanaman membutuhkan waktu untuk tumbuh. Tidak ada yang namanya kedewasaan instan. Tidak ada petani yang keluar, menanam benih di tanah, lalu kembali satu jam kemudian, menggalinya, dan mendapati benih itu tumbuh. Yang harus Anda lakukan ialah membiarkannya, dan biarkan Tuhan menumbuhkannya seturut dengan waktu-Nya.
 
Galatia 6:9 mengatakan, “Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.”
 
Renungkan hal ini:
– Apa yang selama ini Anda tunggu agar Tuhan mendatangkan buah dalam hidup Anda?
– Bagaimana selama ini Anda bertumbuh secara rohani karena hasil dari penantian Anda menunggu musim menuai Anda? Apa yang telah Tuhan ajarkan kepada Anda di musim penantian tersebut?
– Menurut Anda mengapa Tuhan membuat Anda menunggu untuk menuai apa yang telah Anda tabur?
 
 
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 13-15; Kisah Para Rasul 19:21-40
 
 
Ketahuilah selagi Anda menunggu, Tuhan sedang bekerja.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)