Kerendahan Hati Membangun Hubungan

Kerendahan Hati Membangun Hubungan

08 Agustus 2022

Bacaan Hari ini:
Filipi 2:3 “Dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri.”

Kebanggaan diri menghancurkan hubungan. Itu muncul dalam banyak bentuk, seperti kritik, persaingan, keras kepala, dan kedangkalan.

Masalah yang muncul dari kebanggaan diri ialah bahwa itu menipu diri kita sendiri. Ketika Anda punya terlalu banyak kesombongan, maka Anda tidak bisa melihatnya dalam hidup Anda—tetapi semua orang bisa melihatnya!

Amsal 16:18 mengatakan, “Kecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan.”

Sementara kebanggaan diri menghancurkan hubungan, maka kerendahan hati berfungsi sebagai penawarnya yang mempererat hubungan. Filipi 2:3 memberitahu Anda bagaimana cara memerangi kebanggaan diri dengan memilih kerendahan hati: “Dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri.”
Satu Petrus 3:8 memberi lebih banyak rincian: “Dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati.”

Bagaimana caranya tumbuh dalam kerendahan hati? Dengan membiarkan Yesus Kristus mengendalikan pikiran, hati, sikap, dan reaksi Anda. Efesus 4:23-24 mengatakan, “Supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.”

Hukum dasar hubungan adalah berikut: Anda cenderung menjadi sama seperti orang-orang yang bergaul dengan Anda. Jika Anda menghabiskan waktu dengan orang-orang yang pemarah, Anda menjadi lebih pemarah. Jika Anda menghabiskan waktu dengan orang-orang bahagia, Anda menjadi lebih bahagia.

Jika Anda ingin menjadi orang baru yang lebih rendah hati, maka Anda harus meluangkan waktu bersama Yesus Kristus karena Dia rendah hati. Dengan membangun relasi dengan Dia lewat doa dan membaca Firman-Nya, maka Anda akan mengenal Dia dan menjadi lebih seperti Dia.

Filipi 2:5-6 mengatakan seperti ini: ” Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan.”

Yesus ialah Teladan utama dari kerendahan hati. Dia datang dari surga ke Bumi untuk menjadi seorang manusia, hidup untuk Anda, memberikan hidup-Nya untuk Anda, dan dibangkitkan untuk menyelamatkan Anda.

Renungkan hal ini:
– Apa saja ciri-ciri dan kebiasaan umum dari orang-orang yang rendah hati dalam hidup Anda?
– Bagaimana rasanya lebih menghargai orang lain ketimbang diri Anda sendiri?
– Menurut Anda bagaimana Roh Allah perlu mengubah cara pikir Anda, sehingga Anda semakin seperti Yesus?

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 74-76; Roma 9:16-33

Ketika Anda menghabiskan waktu bersama Tuhan, hal itu akan membuat Anda rendah hati. Kerendahan hati itu, pada akhirnya, akan membangun hubungan Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)