Kegagalan Dapat Menghasilkan Kesuksesan Terbesar Anda

Kegagalan Dapat Menghasilkan Kesuksesan Terbesar Anda

31 Maret 2022

Bacaan Hari ini:
Lukas 22:32 “Tetapi Aku telah berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur. Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu.”

Ketika mengalami kegagalan, Anda mungkin merasa seolah itu tak ada manfaatnya buat Anda. Tapi ketahuilah, Tuhan selalu bisa mendatangkan kebaikan dari kegagalan. Bahkan, kegagalan terburuk Anda sekali pun bisa menjadi kesuksesan terbesar Anda. Jika Anda mengizinkannya, maka Tuhan akan menggunakan kegagalan Anda untuk membangun umat-Nya!

Yesus memberi tahu Petrus dalam Lukas 22:32, “Tetapi Aku telah berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur. Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu.” Bahkan sebelum Petrus jatuh dalam kegagalan, menyangkal Yesus tiga kali, Yesus sudah terlebih dahulu memberi tahu dia tentang bagaimana Allah dapat menggunakan kegagalannya itu untuk kebaikan.

Setelah kegagalan Petrus itu, Yesus mati dan kemudian bangkit. Dan ketika Dia dan Petrus bertemu kembali di pantai, Yesus mengingatkan Petrus tentang bagaimana kebaikan bisa datang lewat kegagalannya. Berikut percakapannya:

Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus, “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?” Jawab Petrus kepada-Nya, “Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata Yesus kepadanya, “Gembalakanlah domba-domba-Ku.” Kata Yesus pula kepadanya untuk kedua kalinya, “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?” Jawab Petrus kepada-Nya, “Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata Yesus kepadanya, “Gembalakanlah domba-domba-Ku.” Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya, “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?” Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya, “Apakah engkau mengasihi Aku?” Dan ia berkata kepada-Nya, “Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata Yesus kepadanya, “Gembalakanlah domba-domba-Ku”
(Yohanes 21:15-17).

Tiga kali Yesus bertanya kepada Petrus, “Apakah engkau mengasihi Aku?”
Kenapa Yesus menanyakan itu hingga tiga kali?
Dia sedang memberi Petrus kesempatan untuk menebus tiga kali kesalahannya menyangkal Yesus.

Petrus kemudian bertanya pada Yesus bagaimana kebaikan dapat datang dari kegagalannya, Yesus pun menjawab hal yang sama sebanyak tiga kali: “Gembalakanlah domba-domba-Ku.” “Gembalakanlah domba-dombaku.” “Gembalakanlah domba-domba-Ku.”

Di malam yang sama waktu Petrus menyangkal Yesus, seorang murid lain, Yudas, juga mengecewakan Yesus. Namun, akhirnya Yudas memilih menjadi pengkhianat Yesus, sedangkan Petrus memilih menjadi seorang guru dan pemimpin gereja.

Dalam Matius 16:18 Yesus berkata, “Dan Aku pun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.” Tuhan sedang membangun gereja-Nya lewat orang-orang yang gagal. Bahkan, Tuhan hanya menggunakan orang-orang yang gagal—sebab tidak ada manusia yang sempurna!

Renungkan hal ini:
– Apa satu cara untuk melihat bahwa kegagalan Anda adalah alat untuk mendatangkan kebaikan? Apakah Anda percaya bahwa doa dapat melakukan lebih dari yang bisa Anda minta atau bayangkan?
– Pikirkan rekan-rekan Kristen yang Anda kagumi. Bagaimana Anda telah melihat Tuhan mengubah kegagalan terbesar mereka menjadi pelayanan besar dalam hidup mereka?
– Kegagalan besar apa yang pernah Anda alami? Apakah Anda siap untuk menyerahkannya kepada Tuhan hari ini sehingga Anda dapat melihat bagaimana Dia dapat mendatangkan kebaikan darinya?

Bacaan Alkitab Setahun :
Hakim-hakim 11-12; Lukas 6:1-26

Akan menjadi apakah Anda lewat kegagalan Anda? Itu Anda yang menentukan.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)