Kebangkitan yang Memusnahkan Ketakutan

Kebangkitan yang Memusnahkan Ketakutan

15 April 2022

Bacaan Hari ini:
2 Korintus 5:14-15 “Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati. Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka.”

Alkitab dipenuhi dengan instruksi dari Allah. Tapi tahukah Anda mana yang paling banyak disebutkan?

Jangan takut.

Dalam Alkitab, Anda akan menemukannya sebanyak 365 kali—termasuk beberapa kali dalam kisah Paskah. “Jangan takut” adalah kata-kata pertama yang dikatakan malaikat kepada orang-orang yang datang ke makam Yesus di pagi Paskah. Itu juga kata-kata pertama yang Yesus ucapkan setelah kebangkitan-Nya.

Tak heran mengapa ini merupakan tema umum dalam Alkitab dan dalam kisah Paskah: Ketakutan adalah masalah paling lazim bagi umat manusia.

Anda mungkin tidak menganggap diri Anda seorang yang penakut. Tetapi Anda jarang menyadari betapa banyak keputusan Anda yang didasarkan pada rasa takut, seperti ketakutan akan apa yang orang pikirkan tentang Anda dan ketakutan akan kegagalan.

Namun, Paskah membawa kabar baik!

Oleh karena kebangkitan Yesus Kristus, Anda sekarang dapat hidup tanpa rasa takut. Alkitab berkata dalam 2 Korintus 5:14-15 “Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati. Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka.”

Ketika Anda hidup seturut dengan kebangkitan Kristus, Alkitab mengatakan Anda sedang menjalani kehidupan yang lebih baik, kehidupan yang bebas dari rasa takut.

Ada lima kebenaran tentang Kebangkitan Yesus yang akan membebaskan Anda dari rasa takut, apabila Anda memahaminya. Saya akan berbagi tentang kebenaran ini selama dua hari ke depan.

Pertama, Anda tahu bahwa Yesus mengajarkan Anda kebenaran. Sepanjang sejarah ada banyak orang yang mengaku sebagai Tuhan atau Mesias—tetapi hanya satu yang dapat membuktikannya. Alkitab mengatakan, “Dan menurut Roh kekudusan dinyatakan oleh kebangkitan-Nya dari antara orang mati, bahwa Ia adalah Anak Allah yang berkuasa, Yesus Kristus Tuhan kita”
(Roma 1:4).

Tanpa Kebangkitan Yesus, Anda akan sulit memercayai apa pun yang Yesus katakan. Tetapi Anda dapat memercayai apa yang Dia katakan tentang Allah, surga, dan segala hal lain yang Dia ajarkan sebab Dia telah bangkit dari kematian sebagaimana yang Yesus katakan.

Ketika Anda mengerti bahwa Yesus hanya mengatakan kebenaran dan bahwa Anda bisa memegang kata-kata-Nya, maka Anda akan lebih mudah untuk melepaskan ketakutan-ketakutan Anda.

Kedua, Anda tahu bahwa kematian bukanlah akhir. Sampai Yesus bangkit dari kematian, Anda tidak tahu apakah ada kehidupan setelah kematian, karena tidak ada bukti sebelum itu. Yesus kemudian mengubah itu. Alkitab mengatakan, “Karena kami tahu, bahwa Ia, yang telah membangkitkan Tuhan Yesus, akan membangkitkan kami juga bersama-sama dengan Yesus. Dan Ia akan menghadapkan kami bersama-sama dengan kamu kepada diri-Nya”
(2 Korintus 4:14).

Belajar untuk hidup tanpa rasa takut akan mengubah hidup Anda!
Besok saya akan berbagi tentang tiga kebenaran Paskah lagi yang akan membantu Anda untuk menjalani hidup yang merdeka dari rasa takut.

Renungkan hal ini:
– Apa saja ketakutan yang menghalangi Anda untuk mengejar tujuan hidup yang telah Tuhan rancangkan untuk Anda?
– Menurut Anda mengapa begitu banyak kehidupan kita yang diperbudak oleh rasa takut?
– Seperti apa kehidupan yang bebas dari rasa takut bagi Anda? Bagaimana pengaruhnya terhadap interaksi harian Anda dengan orang lain?

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Samuel 27-29; Lukas 13:1-22

Anda tak perlu takut akan maut sebab kebangkitan Yesus menunjukkan kepada kita bahwa kematian bukanlah akhir cerita, melainkan awal sesungguhnya dari sebuah kehidupan yang kekal di dalam hadirat-Nya.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)