Kebahagiaan Sejati Berasal dari Melayani

Kebahagiaan Sejati Berasal dari Melayani
 
20 Juni 2022
 
Bacaan Hari ini:
Markus 8:35 “Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya.”
 
 
Allah mengatur alam semesta ini agar kebahagiaan tidak datang dari apa pun yang ditawarkan dunia.
 
Kebahagiaan berasal dari pelayanan. Allah merancang Anda untuk mengalami kebahagiaan penuh ketika Anda mengabdikan hidup Anda untuk Tuhan. Mengapa? 
Karena Tuhan ingin Anda meneladani Dia—Dia mempersembahkan diri-Nya untuk mengasihi. Sebab hidup ini adalah untuk mengasihi!
 
“Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya” 
(Markus 8:35).
 
Matius 20:28 mengatakan, “Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”
 
Yesus datang untuk melayani dan memberi. Kedua hal ini akan mendatangkan lebih banyak kebahagiaan dibanding hal-hal lainnya dalam hidup Anda dan mendefinisikan apa artinya ikut Yesus. Jika Anda tidak melayani, jika Anda tidak memberi, berarti Anda tidak mengikuti Yesus. Sesederhana itu.
 
Allah juga menetapkan alam semesta ini sedemikian rupa supaya semakin Anda mempersembahkan diri Anda untuk melayani, semakin Dia memberkati dan semakin behagia Anda.
 
Apakah hati Anda semakin murah hati setiap tahunnya? Apakah Anda lebih sering memberi di tahun ini dibanding tahun lalu? Atau apakah Anda sedang terjebak pada tingkat kemurahan hati yang sama dan bertanya-tanya mengapa saat ini Anda juga terjebak dalam ketidakbahagiaan?
 
Dalam Filipi 2:17-18, Paulus berkata, “Tetapi sekalipun darahku dicurahkan pada korban dan ibadah imanmu, aku bersukacita dan aku bersukacita dengan kamu sekalian. Dan kamu juga harus bersukacita demikian dan bersukacitalah dengan aku.”
 
Iman Anda mendorong Anda untuk mempersembahkan hidup untuk melayani Tuhan dengan melayani orang lain. Pengorbanan dan pelayanan merupakan dua kunci kebahagiaan yang kekal ketika Anda dengan murah hati mempersembahkan hidup Anda untuk Injil.
 
Renungkan hal ini:
– Apa yang membuat Anda paling bahagia dalam kehidupan Anda sehari-hari?
– Kapan Anda pernah mengalami kebahagiaan lewat pelayanan atau kemurahan hati Anda?
– Apa satu cara spesifik yang dapat Anda lakukan untuk melayani orang lain hari ini?
 
 
Bacaan Alkitab Setahun :
Ester 1-2; Kisah Para Rasul 5:1-21
 
 
Untuk memiliki hati yang penuh sukacita, Anda harus mempraktikkan pelayanan dan kemurahan hati setiap hari.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)