Kasih Tuhan Memerdekakan Anda untuk Mengasihi Tanpa Rasa Takut

Kasih Tuhan Memerdekakan Anda untuk Mengasihi Tanpa Rasa Takut

09 Agustus 2022

Bacaan Hari ini:
1 Yohanes 4:18 “Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih.”

Apakah hubungan Anda digambarkan dengan kemerdekaan, atau ketakutan?

Apabila Anda seperti kebanyakan orang ini, berarti Anda tengah berada dalam dilema: Anda rindu untuk dekat dengan orang lain, tetapi Anda juga takut untuk menjadi dekat. Anda ingin merasa bebas dalam menjalin keintiman dengan orang lain, tetapi di saat yang sama Anda juga takut akan hal itu.

Dalam sebuah hubungan, sering kali rasa takut menyebabkan kita berebut kendali. Ketika Anda takut, Anda merasa tidak aman. Dan rasa tidak aman membuat Anda mencoba mengendalikan orang lain—dan menolak untuk dikendalikan! Akibatnya, Anda tidak bisa dekat dengan orang lain karena Anda hanya fokus dalam memperebutkan kendali. Oleh sebab itulah, rasa tidak aman menghalangi kedekatan dan menghancurkan hubungan.

Jika rasa tidak aman menghancurkan hubungan, lalu apa yang membangunnya? Kasih! Kasih membina hubungan. Alkitab berkata dalam 1 Yohanes 4:18, “Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih.”

Kasih mengusir rasa takut dengan mengalihkan fokus dari diri Anda lalu memindahkannya pada orang lain. Orang-orang sering bertanya kepada saya, “Apakah Anda pernah merasa gugup saat berbicara di hadapan banyak orang di Saddleback?” Jawabannya adalah, “Tentu saja!”

Tetapi berikut ini yang membuat perbedaan: Saya mengalihkan fokus dari diri saya sendiri untuk fokus pada orang-orang di depan saya. Jika saya berdiri di sana memikirkan apa yang mereka pikirkan tentang gaya rambut saya atau dari cara saya berbicara, saya akan takut. Tetapi begitu saya mulai berpikir tentang betapa saya mengasihi keluarga gereja saya, rasa takut itu lenyap.

Itu sama dalam hubungan apa pun. Berfokus pada orang lain memberi Anda kekuatan untuk membuang rasa takut dari hidup Anda.

Bagaimana Anda menemukan kekuatan untuk tetap fokus pada orang lain? Mulailah dengan memahami betapa besar Tuhan mengasihi Anda. Begitu Anda mulai memahaminya, Anda tak perlu membuktikan diri kepada orang lain. Karena Anda sudah aman di dalam kasih Tuhan, maka Anda tak perlu menghabiskan hidup Anda mencoba untuk mengesankan orang lain.

Tahukah Anda betapa merdekanya dan menyenangkannya menjalani hidup seperti itu? Ketika Anda merasa aman dalam hubungan Anda dengan Kristus, maka Anda tidak lagi merasa tertekan oleh ekspektasi orang lain. Identitas serta harga diri Anda ada di dalam Kristus—bukan seperti yang orang lain pikirkan tentang Anda.

Renungkan hal ini:
– Ketidakamanan atau ketakutan apa yang menghalangi Anda untuk membuka hidup dan hati Anda kepada seseorang, baik itu kepada teman, pasangan, atau anggota keluarga?

– Kapan Anda pernah mengalami kemerdekaan dalam suatu hubungan? Apa ciri-ciri dalam diri Anda serta orang lain yang membantu agar hubungan tersebut bebas dari rasa takut?

– Menurut Anda bagaimana perasaan Tuhan terhadap Anda? Bagaimana pemahaman itu bisa mengubah hubungan Anda?

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 77-78; Roma 10

Kasih Tuhan memerdekakan Anda untuk mengasihi orang lain tanpa rasa takut.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)