Kasih Allah Itu Selamanya

Kasih Allah Itu Selamanya

 

21 Oktober 2022

 

Bacaan Hari ini:

Roma 8:38-39 “Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.”

 

 

Bagaimana pun sulitnya hidup ini, Anda akan selalu bisa bersandar pada satu kebenaran penting: *Allah tidak akan berhenti mengasihi Anda.*

 

Anda mungkin akan bertindak benar. Anda mungkin akan membuat kesalahan. Namun, kasih Allah tak akan pernah ada habisnya. Anda dapat mengandalkan itu.

Bahkan, kebenaran tersebut haruslah menjadi salah satu sumber kebahagiaan terpenting dalam hidup Anda!

 

Alkitab mengatakan seperti ini dalam Roma 8:38-39: “Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.”

 

*Itu sebuah kabar baik.*

 

Ketika Anda meletakkan tangan Anda di tangan Allah, Dia akan meraihnya dan tidak akan melepaskannya. *Dia akan menggenggam Anda dengan segenap kuasa-Nya.*

 

Ketika anak-anak saya masih kecil, kami berlibur ke Grand Canyon. Ketika kami berjalan ke tepi tebing, saya meraih tangan dua anak bungsu saya, Josh dan Matthew. Tentu saja, mereka ingin berdiri lebih dekat ke tepi tebing daripada yang saya minta. Mereka mencoba menggeliat dan melepaskan diri dari genggaman tangan saya, tetapi saya tidak mau melepaskannya. Saya adalah ayah mereka, dan saya sangat mencintai mereka.

Anda akan mengalami saat-saat dalam hidup Anda ketika Anda ingin melepaskan tangan Allah. Anda merasa ingin melepaskan komitmen Anda kepada Kristus ketika kehidupan kian sulit.

 

Namun, Allah tak akan melepaskan Anda—selamanya. Begitu Anda meletakkan tangan Anda di dalam tangan-Nya, itu tidak akan bisa direnggut kembali dari Anda.

 

Seandainya Anda bisa memperoleh keselamatan Anda dengan kekuatan Anda sendiri, maka Anda pun bisa kehilangan itu ketika Anda berhenti berusaha. Sebaliknya, Anda tidak dapat berusaha dengan kekuatan Anda untuk memiliki hubungan dengan Allah, sebab itu merupakan karunia yang cuma-cuma. Setelah itu diberikan kepada Anda, itu tidak akan bisa diambil kembali dari Anda.

 

*Itulah sumber sukacita luar biasa bagi setiap orang percaya.*

 

Renungkan hal ini:

– Kasih Allah tidak akan pernah berlalu. Bagaimana kebenaran ini memberi Anda sukacita?

– Kapan Anda pernah tergoda untuk melepaskan tangan Allah? Bagaimana Dia menunjukkan kesetiaan-Nya kepada Anda selama waktu itu?

– Kekhawatiran atau ketakutan apa yang harus Anda serahkan kepada Allah di dalam terang kasih-Nya yang besar atas Anda?

 

 

 Bacaan Alkitab Setahun :

Yeremia 29-33; I Tesalonika 4 : 13-18 

 

 

*Tidak ada satu pun yang dapat memisahkan Anda dari besarnya kasih Allah.*

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)