Kasih Allah atas Anda Kekal Selamanya

Kasih Allah atas Anda Kekal Selamanya

24 Agustus 2022

Bacaan Hari ini:
Mazmur 100:5 “Sebab TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun.”

Tak ada yang mengasihi Anda seperti Allah mengasihi Anda. Bahkan Dia berkata, “Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu”
(Yeremia 31:3).

Seberapa pun dalamnya orang saling mencintai, cinta itu akan layu. Misalnya, saya sangat mencintai istri saya, tapi kadang saya juga mengecewakannya. Saya pernah mengecewakan anak-anak saya meski saya sangat mencintai mereka. Saya mengasihi para anggota Gereja Saddleback tetapi saya juga pernah mengecewakan mereka dalam beberapa hal.

Tetapi sebaliknya, Alkitab mengatakan bahwa Allah memiliki kasih yang kekal dan tidak akan ada habisnya. Bahkan Allah berfirman bahwa kasih-Nya menarik Anda lebih dekat kepada-Nya.

Mari kita pelajari dua aspek tentang kasih Allah berikut:

Kasih Allah tidak bersyarat. Kasih-Nya tidak berkata, “Aku mencintaimu jika . . .” Inilah yang disebut cinta bersyarat. Apakah cinta bersyarat?
Apakah Anda berhenti mencintai orang-orang yang Anda kasihi?
Cinta seperti itu adalah cinta bersyarat.

Kasih Allah atas Anda berkata, “Aku mengasihimu, titik. Aku mengasihimu meski engkau tidak selalu mengasihiku, engkau tidak selalu konsisten, dan engkau tidak selalu melakukan hal yang *benar.”

Kasih Allah konsisten. Itu tidak akan berubah-ubah. Itu tidak dapat diprediksi. Mungkin Anda dibesarkan oleh orang tua yang tidak konsisten. Ketahuilah, orang tua yang tidak konsisten akan menciptakan anak-anak yang tidak percaya diri. Seorang laki-laki pernah berkata pada saya, “Saya tidak pernah bisa menebak apakah ayah saya akan memukul saya atau memeluk saya. Beliau adalah orang yang tidak terduga.” Itulah cerminan cinta yang tidak konsisten.

Namun, bersama Allah, Anda tak perlu bertanya, “Apakah Tuhan akan mengasihi saya hari ini?” Kasih-Nya kekal selamanya.
Mazmur 100:5 mengatakan, “Sebab TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun.”

Renungkan hal ini:
– Pikirkan satu saat ketika Anda mengasihi seseorang dengan syarat. Apa saja syaratnya? Seperti apakah cinta tanpa syarat bagi mereka?
– Bagaimana minggu ini bisa berbeda seandainya Anda menjalani setiap hari dengan keyakinan akan kasih Allah atas Anda?
– Langkah-langkah apa yang dapat Anda ambil untuk memperdalam pemahaman Anda tentang kasih Allah?

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 116-118; 1 Korintus 7:1-19

Apa pun yang telah Anda lakukan, dengan siapa Anda telah melakukannya, atau berapa lama Anda telah melakukannya, kasih Allah atas Anda ada untuk selamanya.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)