Jadilah Rendah Hati

Jadilah Rendah Hati

25 Maret 2022

Bacaan Hari ini:
1 Korintus 10:12 “Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh!”

Kegagalan adalah bagian dari kehidupan. Siapa pun Anda atau apa pun kisah Anda, suatu hari Anda akan mengalami kegagalan. Itu adalah bagian dari kehidupan sebagai seseorang yang tidak sempurna di dunia yang tidak sempurna ini.

Di malam ketika Yesus ditangkap, sebelum Dia pergi ke kayu salib, murid Yesus, Petrus, mengecewakan Dia dengan cara yang tragis. Petrus menyangkal Yesus—tidak hanya sekali tetapi tiga kali.

Selama Perjamuan Terakhir, Yesus memberi tahu murid-murid-Nya bahwa Ia akan ditangkap, mati, dan akan bangkit dari maut tiga hari kemudian. “Maka berkatalah Yesus kepada mereka: “Malam ini kamu semua akan tergoncang imanmu karena Aku. Sebab ada tertulis: Aku akan membunuh gembala dan kawanan domba itu akan tercerai-berai”
(Matius 26:31).
Namun, Petrus tetap bersikeras bahwa dia tidak akan pernah menyangkal Yesus. Bahkan, ia mengatakannya sebanyak tiga kali!

Petrus melebih-lebihkan kekuatannya- yang pada akhirnya jadi penyebab kegagalannya.

Saat ini, melebih-lebihkan kekuatan sendiri masih menjadi penyebab umum dari kegagalan manusia. Anda kira Anda lebih kuat dari yang Anda pikir; Anda yakin mampu mengatasi godaan. Akan tetapi, ketika orang melebih-lebihkan kekuatan mereka, ada konsekuensi yang mengerikan: Gagal dalam bisnis, kalah dalam pergumulan, atau jatuh dalam perselingkuhan.

Mungkin Anda berpikir, “Itu tidak akan pernah terjadi pada saya.” Tapi 1 Korintus 10:12 mengatakan, “Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh!”

Tidak ada yang terkecuali. Apabila waktunya sudah tiba, maka akan selalu ada kemungkinan Anda jatuh dalam dosa, dosa apa pun itu, begitu juga saya.

Ketika Anda tidak memperhatikan kekuatan Anda, maka itu akan jadi kelemahan Anda. Kekuatan yang tidak dijaga sebenarnya adalah kelemahan ganda, karena di situlah godaan yang paling kecil kemungkinan besar akan membuat Anda jatuh.

Kegagalan terbesar Petrus, menyangkal Kristus, terjadi tepat setelah Perjamuan Terakhir, suatu peristiwa yang sangat personal dan berdampak besar. Satu hal di mana Anda punya peluang meraih kemenangan besar bisa jadi batu sandungan Anda berikutnya.

Renungkan hal ini:
– Kapan Anda pernah gagal akibat melebih-lebihkan kekuatan Anda?
– Apa kekuatan Anda yang harus lebih diperhatikan agar tidak berubah menjadi suatu kelemahan?
– Bagaimana Firman Tuhan membantu Anda menjaga agar Anda rendah hati?

Bacaan Alkitab Setahun :
Yosua 19-21; Lukas 2:25-52

Tahan godaan untuk melebih-lebihkan kekuatan Anda. Sebaliknya, jadilah rendah hati agar itu tidak menjadi sumber kegagalan Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)