Ikuti Panggilan Tuhan, Abaikan Para Penentang Anda

Ikuti Panggilan Tuhan, Abaikan Para Penentang Anda

23 November 2021

Bacaan Hari ini:
Bilangan 14:3 “Mengapakah TUHAN membawa kami ke negeri ini, supaya kami tewas oleh pedang, dan isteri serta anak-anak kami menjadi tawanan? Bukankah lebih baik kami pulang ke Mesir?”

Pada tahun 1979, setelah menyelesaikan seminari saya di Fort Worth, Texas, saya merasakan Tuhan memanggil saya untuk pergi ke California Selatan untuk memulai Gereja Saddleback. Saya memberi tahu tentang apa yang menurut saya Tuhan ingin saya kerjakan kepada seorang teman yang saya hormati.

Tanggapan dia, “Rick, itu ide terbodoh yang pernah kudengar. Coba saja kau pindah ke California, dan kabarmu tidak akan pernah terdengar lagi. Kau hanya mimpi.” Dia mematahkan seluruh impian saya!

Setiap kali Anda bertekad untuk memakai hidup Anda seperti yang Tuhan kehendaki, pasti akan ada beberapa orang yang menentang Anda. Setan akan mengerahkan seluruh godaannya sehingga itu akan menghalangi Anda untuk melaksanakan panggilan Anda.

Salah satu alasan mengapa hanya sedikit orang yang sungguh-sungguh melaksanakan panggilan Tuhan ialah karena mereka tidak mau melawan pendapat dunia.

Jika Anda ingin mengikuti panggilan Tuhan dalam hidup Anda, maka Anda harus bersedia menolak nasihat negatif—dari siapa pun itu berasal.

Alkitab berkata dalam Bilangan 14:2-3, “Bersungut-sungutlah semua orang Israel kepada Musa dan Harun; dan segenap umat itu berkata kepada mereka, “Ah, sekiranya kami mati di tanah Mesir, atau di padang gurun ini! Mengapakah TUHAN membawa kami ke negeri ini, supaya kami tewas oleh pedang, dan isteri serta anak-anak kami menjadi tawanan? Bukankah lebih baik kami pulang ke Mesir?”

Ketika dihadapkan pada keadaan yang sulit, umat Israel malah bersungut-sungut menyatakan bahwa lebih suka tinggal di Mesir daripada dibebaskan untuk menuju Tanah Perjanjian. Alih-alih melakukan apa yang TUHAN perintahkan, mereka ingin kembali ke cara hidup mereka yang lama.

Namun, salah satu pemimpin umat Israel, Kaleb, punya keberanian yang luar biasa. Dia memutuskan untuk menghadapi ancaman mereka dengan mengandalkan bantuan TUHAN, meskipun dia takut. Kaleb menangkis nasihat-nasihat negatif untuk sebaliknya, mengikuti panggilan TUHAN.

Malah Kaleb bukan hanya menerima nasihat negatif; ia juga diancam secara fisik. Bilangan 14:10 mengatakan, “Lalu segenap umat itu mengancam hendak melontari kedua orang itu dengan batu. Tetapi tampaklah kemuliaan TUHAN di Kemah Pertemuan kepada semua orang Israel.” Hadirat TUHAN menyelamatkan Kaleb dan Yosua. Pun itu akan terjadi dalam hidup Anda.

Ketika Anda berusaha melaksanakan panggilan Tuhan atas hidup Anda, maka Anda akan selalu menjumpai para penentang. Oleh karena itu, sekarang, ambil keputusan untuk menolak nasihat-nasihat negatif, dan mulai penuhi panggilan Anda. Dan andalkan hadirat Tuhan untuk membantu Anda melewatinya.

Renungkan hal ini:
– Apa cara hidup lama yang ingin Anda kembali jalani kembali, ketimbang bergerak maju dan mengambil risiko?
– Ketika Anda mengevaluasi nasihat yang Anda terima akhir-akhir ini dari orang-orang yang Anda cintai dan percayai, seberapa banyak dari nasihat tersebut yang membantu Anda bergerak mendekat ke arah panggilan Anda? Berapa banyak dari nasihat tersebut yang bersifat negatif?
– Mengapa kadang begitu sulit untuk melawan pendapat dunia atau saran dari teman-teman?

Bacaan Alkitab Setahun :
Mikha 1:8-16 ; Ibrani 7:11-28

Pilihlah sekarang, Anda ingin menyenangkan hati manusia ataukah hati Tuhan ?
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)