Habiskan Waktu dengan Orang-Orang Bijak

Habiskan Waktu dengan Orang-Orang Bijak

03 Desember 2021

Bacaan Hari ini:
Amsal 13:20 “Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang.”

Jika Anda ingin menjadi bijak, undanglah orang-orang yang bijak masuk ke dalam hidup Anda.

Anda tak perlu banyak teman. Anda tak perlu menjadi populer. Anda hanya memerlukan beberapa teman baik yang membangun Anda, bukan yang meruntuhkan Anda—mereka yang berhikmat, bukan yang bebal.

Jika Anda bergaul dengan orang-orang bebal, Anda akan menjadi seperti mereka. Tetapi jika Anda menghabiskan waktu dengan orang-orang bijak, Anda akan tumbuh semakin bijak. Ini seperti pepatah lama: “Jika kau ingin terbang bersama para elang, jangan berlari bersama para kalkun.”

Tempat yang paling tepat untuk bertumbuh ialah di dalam komunitas. Anda tak dapat bertumbuh di dalam kedewasaan rohani sendirian.

Anda bisa menjadi seorang biksu, pindah ke puncak gunung dan menghabiskan hidup Anda dalam keheningan dan membaca kitab. Anda akan bertumbuh dalam pengetahuan, tetapi Anda tidak akan bertumbuh di dalam hikmat.

Mengapa? Karena hikmat adalah tentang kasih. Hikmat terutama muncul dari dalam hubungan. Itulah sebabnya banyak orang memiliki gelar akademis tetapi pernikahan mereka berantakan. Mereka berpendidikan, tetapi mereka tidak bijaksana.

Alkitab berkata dalam Amsal 13:20, “Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang.”

Jika saya berdiri di bibir panggung, dan saya mencoba untuk menarik Anda ke atas ketika Anda mencoba menarik saya ke bawah, mana yang lebih mudah dilakukan?
Selalu lebih mudah bagi seseorang untuk menarik Anda ke bawah dibanding menarik Anda ke atas. Orang yang menjatuhkan Anda bukanlah teman sejati Anda. *Teman sejati akan mendorong Anda untuk mengejar hikmat ilahi dengan cara berbagi hikmat mereka sendiri.

Apakah Anda memiliki orang-orang dalam hidup Anda yang gemar berbagi hikmat mereka secara teratur? Anda membutuhkan dorongan seperti itu dalam hidup Anda bila Anda ingin menjadi orang yang bijak.

Renungkan hal ini:
– Siapa orang-orang yang paling dekat dengan Anda? Bagaimana mereka mendorong Anda dalam pertumbuhan rohani dan hikmat Anda? Atau sebaliknya, bagaimana mereka mengalihkan perhatian Anda untuk belajar hidup dengan bijak?
– Siapa seseorang yang bijak yang ingin Anda jalin hubungan yang lebih dalam? Atau, jika Anda adalah seorang Kristen yang lebih tua dan lebih dewasa, siapa orang Kristen muda yang ingin Anda habiskan waktu bersama?
– Apakah lebih penting bagi Anda untuk memiliki banyak teman, atau memiliki sedikit teman namun mendalam? Mengapa demikian?

Bacaan Alkitab Setahun :
Nahum 2; Yakobus 3-5

Teman-teman sejati menarik Anda ke atas.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)