Gemass 15 November 2022

Selasa, 15 November 2022*
~~~~~~~~~~~~~~
πŸ“– *GEMASSreguler 2022* – FIRMAN UNTUK SEMUA
_Tersedia dalam apps GKI Layur_
http://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~~~~~~~~~~~
πŸ—“ *Hari 303*
*Bagian 15 : UMAT KERAJAAN ALLAH*
*Bacaan hari ini* : 1 Korintus 5-6
*Ungkapan doa* : Mazmur 143
~~~~~~~~~~~~~~~

*ALKITAB SUARA*
🎧 GEMASS – Hari 303
https://drive.google.com/folderview?id=1M7SDViQSHpoS026w0GozITgA2tes1gOS

🌟 *1 Korintus 6:19* (TB)
_Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, β€” dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?_

πŸ’‘Sudah sewajarnya jika hidup kita dipimpin Roh Kudus, karena kita adalah bait-Nya. Jangan biarkan nafsu daging kita berkuasa atas diri kita.

πŸ™ *Doa:*
Tuhan, mampukan aku untuk terus hidup dipimpin Roh Kudus, sehingga nafsu dagingku tidak berkuasa atas diriku. Amin.
~~~~~~~~~~~~~~~
*Bacaan besok* : 1 Korintus 7-8
*Ungkapan doa* : Mazmur

Selasa, 15 November 2022*
~~~~~~~~~~~~~~~
πŸ“– *GEMASSplus SH KITAB – 2022*
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi *INJIL YOHANES*

Bacaan hari ini : *Yohanes 19: 1-16*
Doa β‡’ Baca β‡’ Renungkan β‡’ Bandingkan β‡’ Doa
~~~~~~~~~~~~~~~
β–Ά Video Pelengkap Bacaan.
Yohanes 19: 1-18 | LUMO Indonesia

*_KUASA DARI ATAS_*
 
Pilatus sadar ia telah melakukan kesalahan fatal dengan mengompromikan kebenaran (Yoh. 18:39). Namun, ia tidak mau mengaku salah. Ia berupaya membujuk orang Yahudi supaya Yesus dibebaskan dengan cara menyesah-Nya (1). Ketika Pilatus tidak berhasil meredakan amarah mereka (4-7), ia berbalik membujuk Yesus agar mengaku bersalah agar Ia terhindar dari kemungkinan penyaliban. Pilatus mengingatkan Yesus bahwa sebagai wakil kaisar Romawi, ia memiliki kuasa atas nasib Yesus (10). Namun sekali lagi, Yesus memojokkan Pilatus dengan menyatakan bahwa Pilatus tidak memiliki kuasa apa pun, baik untuk menyatakan Yesus salah atau benar maupun untuk memvonis Yesus bebas atau mati. Kuasa itu hanya ada pada Allah Bapa (11). Dan kuasa itu hanya dinyatakan pada orang-orang yang menerima kebenaran sejati.
 
Sebenarnya Yesus sudah menyatakan bahwa bila Pilatus berani membela kebenaran maka ia lebih baik daripada para musuh Yesus yang menyerahkan Yesus kepadanya (11b). Sayang sekali, Pilatus memilih menyelamatkan kedudukan daripada menegakkan kebenaran. Daripada terancam dianggap memusuhi kaisar (12b), ia memilih menyerahkan orang tidak bersalah untuk dihukum. Pengadilan Pilatus tidak lebih daripada pengadilan boneka karena tidak ada otoritas, kuasa, keadilan dan kebenaran di dalamnya. Pengadilan yang seharusnya menjadi tempat orang berharap kebenaran ditegakkan, telah berubah menjadi tempat orang tidak bersalah dibantai demi kedengkian orang banyak dan keamanan pribadi Pilatus.
 
Orang yang berpegang pada kebenaran sejati akan diberi kuasa oleh Allah untuk berani menegakkan kebenaran apa pun konsekuensinya. Seharusnya kita yang sudah dibenarkan dalam Kristus menjadi orang-orang yang menyaksikan kebenaran sejati itu.
 
Sumber : _Santapan Harian Gemass edisi Injil Yohanes_
https://www.su-indonesia.org
~~~~~~~~~~~~~~~
*Bacaan besok* : Yohanes 19: 17-37 – _Salib bukan kekalahan_