Gemass 9 Maret 2022

 Rabu, 9 Maret 2022
~~~~~
๐Ÿ“– GEMASSreguler 2022 – FIRMAN UNTUK SEMUA
Tersedia dalam apps GKI Layur
http://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~
๐Ÿ—“ Hari 52
Bagian 5: PADANG GURUN
Bacaan hari ini: Bilangan 35-36
Ungkapan doa : Mazmur 52
~~~~~
ALKITAB SUARA
๐ŸŽง GEMASS – Hari 52
https://drive.google.com/folderview?id=19genlXg4OM1HAHfd0e8n2diZVB1uxuB2

๐ŸŒŸ Bilangan 35:30 (TB)
Setiap orang yang telah membunuh seseorang haruslah dibunuh sebagai pembunuh menurut keterangan saksi-saksi, tetapi kalau hanya satu orang saksi saja tidak cukup untuk memberi keterangan terhadap seseorang dalam perkara hukuman mati.

๐Ÿ’ก Bagian ini merupakan panduan bagi para hakim untuk bertindak adil. Membunuh dengan kebencian dibedakan dengan membunuh tanpa sengaja. Pada bagian ini keadilan Allah dinyatakan terhadap dosa dan pelanggaran hukum Allah.

๐Ÿ™ Doa:
Bapa yang baik, sekiranya aku hidup pada zaman Musa, niscaya aku tidak tahan memandang kekudusan dan keadilan-Mu yang tanpa kompromi itu. Disini aku merasakan, betapa besar pengorbanan Kristus yang sudah menggantikan hukumanku di kayu salib.
~~~~~
Bacaan besok : Ulangan 1-3
Ungkapan doa : Mazmur 53
 Rabu, 9 Maret 2022
~~~~~
๐Ÿ“– GEMASSplus SH KITAB – 2022
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi โ€“ Santapan Harian Gemass edisi 1-2 SAMUEL

Bacaan hari ini : 2 Samuel 6:1-23
Doa => Baca => Renungkan =>
Bandingkan => Doa
~~~~~

โ–ถ Video Pelengkap Bacaan:
UZA, Peristiwa Kematiannya โ€“#FaktaAlkitab | Jawaban

MERENDAHKAN DIRI

Yerusalem, kota yang menjadi tempat kediaman raja, rasanya akan kurang lengkap tanpa kehadiran Tabut Tuhan. Menyadari hal itu, Daud berencana memindahkannya dari Kiryat-Yearim. Didukung tiga puluh ribu orang Israel pilihan, Tabut Tuhan — yang sudah dua puluh tahun berada di rumah Abinadab (1 Sam. 7:1-2) — diangkut ke Yerusalem disertai iring-iringan manusia yang menari.

Di tengah perjalanan, pukulan dahsyat Tuhan menimpa Uza, salah seorang anak Abinadab yang mengawal tabut. Uza mati seketika hanya karena menyentuh tabut yang nyaris jatuh. Daud pun menjadi takut kepada Tuhan hingga akhirnya urung meneruskan rencananya. Tabut Tuhan untuk sementara diletakkan di rumah Obed-Edom, orang Gat itu.

Dimanakah letak kesalahan Daud? Memang tidak ada petunjuk teks yang mengatakan Daud meminta petunjuk Tuhan saat berencana memindahkan tabut. Tetapi rupanya di situlah letak kesalahan Daud. Sekalipun diiringi puluhan ribu orang dengan tarian dan pujian, sesungguhnya Tuhan tidak berkenan apabila Daud berjalan sendiri tanpa meminta pimpinan Tuhan.

Usaha pemindahan yang kedua, Daud menunjukkan rasa hormat dengan mengubah โ€œliturgiโ€ yang mengiringi pemindahan tabut. Ia mengenakan pakaian keimaman (efod) dan mengatur korban persembahan secara konsisten sepanjang jalan menuju Yerusalem (13-14). Ada sukacita saat mengawal keseluruhan prosesi pemindahan Tabut Tuhan (12). Rasa sukacita itu yang membuat Daud bersedia merendahkan diri di hadapan Tuhan dengan menari. Mikhal memandang rendah Daud karena baginya hanya budak yang menari dan bukan seorang raja (20). Daud tidak peduli dengan komentar Mikhal.

Renungkan: Daud menunjukkan teladan pemimpin yang memprioritaskan Tuhan. Ia tidak berhitung terhadap apa yang dilakukannya untuk Tuhan. Maukah kita meneladani Daud?

Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Kitab 1,2 Samuel
https://www.su-indonesia.org
~~~~~
Bacaan besok: 2 Samuel 7:1-17 โ€“ Perjanjian Kasih Tuhan
 ๐Ÿ“– GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun C
Minggu Pra Paskah I
Rabu, 9 Maret    2022
~~~~~
MENGAKRABI KESUSAHAN, MERANGKUL KEHIDUPAN

Bacaan hari ini:
Mazmur 17
Ayub 1:1-22
Lukas 21:34-22:6

Tersedia dalam apps GKI Layur
https://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~
Bacaan hari ini memperlengkapi apa yang kita baca pada Minggu 6 Maret 2022.

Mazmur 17
Tuhan maha mengetahui apa yang ada di hati terdalam sekalipun, yang tiada seorangpun tahu. Maka kiranya kita menjaga perkataan, perbuatan, pikiran dan kehendak agar tidak melawan Tuhan dengan menyakiti atau merugikan orang lain. Allah, sang Hakim yang adil memeriksa diri kita yang terbuka di hadapanNya. Tidak ada satupun yang terluput.

Ayub 1:1-22
Penting bagi kita untuk โ€œmengumpulkanโ€ harta kekal yang tersedia bagi kita di Sorga kelak. Karena semewah apapun yang ada di dunia tidak akan kita bawa ketika kembali ke rumah Bapa. Kumpulkanlah bagimu harta di Sorga yang tidak dimakan ngengat dan dirusak karat (Mat. 6:20)

Lukas 21:34-22:6
Segala sesuatu di dunia ini fana atau tidak kekal sehingga kita harus menjaga agar tidak terikat dengan keadaan di dunia ini_

Renungan pelengkap :
https://www.ykb-wasiat.org/wasiat.
~~~~~
Bacaan besok:
Mazmur 27
Kejadian 13:1-7
Filipi 3:2-12