Gemass 9 Agustus 2022

Selasa, 9 Agustus 2022
~~~~~
πŸ“– GEMASSreguler 2022 – FIRMAN UNTUK SEMUA
Tersedia dalam apps GKI Layur

~~~~~
πŸ—“ Hari 205
Bagian 11 : KEMBALI DARI PEMBUANGAN
Bacaan hari ini: Nehemia 7-9
Ungkapan doa: Mazmur 50
~~~~~

ALKITAB SUARA
🎧 GEMASS – Hari 205
https://drive.google.com/folderview?id=1Kb67uw2j8L82l0Nag27oefiw1UD84ZQu

🌟 Nehemia 8:10 (TB)
Lalu Nehemia, yakni kepala daerah itu, dan imam Ezra, ahli kitab itu, dan orang-orang Lewi yang mengajar orang-orang itu, berkata kepada mereka semuanya: “Hari ini adalah kudus bagi TUHAN Allahmu. Jangan kamu berdukacita dan menangis!”, karena semua orang itu menangis ketika mendengar kalimat-kalimat Taurat itu.

πŸ’‘Mari responi Firman Tuhan dengan kesungguhan hati dan tindakan.

πŸ™ Doa:
Ya Allah, saya mau menjadi pelaku Firman dan bukan hanya pendengar saja. Tolong mampukan saya ya Tuhan. Amin
~~~~~
Bacaan besok : Nehemia 10-11
Ungkapan doa : Mazmur 51
Selasa, 9 Agustus 2022
~~~~~
πŸ“– GEMASSplus SH KITAB – 2022
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi KITAB AYUB

Bacaan hari ini : Ayub 39:1-21
Doa β‡’ Baca β‡’ Renungkan β‡’ Bandingkan β‡’ Doa
~~~~~

PENCIPTA YANG MEMELIHARA

Untuk apa Allah menciptakan binatang hutan yang buas dan padang yang liar? Mereka ada untuk kepentingan ekosistem dunia ini. Ada daur kehidupan yang memiliki dampak besar pada kehidupan manusia. Jika hutan kehilangan penghuninya, maka manusia yang tamak dapat sewenang-wenang merusak hutan. Akibatnya, kerusakan hutan akan berpengaruh besar pada kehidupan umat manusia.

Allah menghadapkan suatu fakta kepada Ayub bahwa manusia tidak mampu mengendalikan binatang-binatang tersebut bagi kepentingan manusia. Allah mendeskripsikan ciri khas para binatang liar dan buas ini untuk menunjukkan ketidakmampuan manusia mengendalikan mereka. Singa (1-2), gagak (3), kambing gunung dan rusa (4- 7), keledai liar (8-11), lembu hutan (12-15), burung unta (16-21), semua tinggal di wilayah yang terpisah dari manusia. Masing-masing memiliki sifat unik supaya mereka mampu menjalani hidup mereka. Singa dan lembu melukiskan keperkasaannya; kambing dan keledai menggambarkan keuletannya; burung unta menunjukkan kekuatannya. Namun mereka juga memiliki keterbatasan. Dalam setiap kekurangan mereka, Allah bertindak dengan menolong dan memelihara mereka. Tindakan pemeliharaan Allah itu merupakan cerminan kepedulian Allah atas manusia.

Renungkan: Allah mengisi dan mengatur dunia ini sangat sempurna supaya manusia dapat mengelola dan menikmatinya bagi kemuliaan Allah. Saat dosa merusak tatanan asli alam semesta dan melemahkan kepekaan manusia akan anugerah Allah, Ia tetap setia memelihara umat-Nya. Kalau Tuhan memelihara binatang liar dan buas dengan penuh kasih sayang, apakah Dia melupakan gambarNya sendiri?

Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Kitab Ayub
https://www.su-indonesia.org

β–Ά Video Pelengkap Bacaan:
Tuhan Memerhatikan Hal-Hal Kecil (Ayub 39) – Petrus Kwik | Bible Every Day

~~~~~
Bacaan besok: Ayub 39:22-40:9 – Meragukan Allah?
 πŸ“– GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun C
Minggu Biasa-8
Selasa, 9 Agustus 2022
~~~~~
MEMILIKI TETAPI TIDAK MELEKAT
~~~~~
Bacaan hari ini:
Mazmur 89:1-18
2Tawarikh 34:22-33
Ibrani 11:17-28

Tersedia dalam apps GKI Layur
Https://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~
Bacaan hari ini memperlengkapi apa yang kita baca pada Minggu, 7 Agustus 2022.

Mazmur 89:1-18
Pemazmur mengajak pembacanya untuk mengingat dan bersandar pada kasih setia Tuhan. Tuhan rela mengikatkan diriNya dengan Daud dan keturunannya. Umat layak bersyukur karena Tuhan adalah Allah yang berkuasa atas segala alam semesta dan isinya. Tuhan layak ditinggikan dan dimuliakan karena kuasa dan kebaikanNya. Sudah semestinya umat mempersembahkan hidup sebagai ibadah sejati kepada Tuhan yang telah memberkati dan melindungi mereka.

2Tawarikh 34:22-33
Karena kesalahan rakyat Yehuda dan para penguasa yang meninggalkan Tuhan dan tidak mengindahkan peringatanNya, maka Tuhan memutuskan untuk menjatuhkan hukuman. Namun karena Raja Yosia mengindahkan peringatan Tuhan dan mengajak seluruh bangsa bertobat dan berbalik pada Tuhan maka hukuman tersebut ditunda dan tidak dilaksanakan semasa hidup raja Yosia. Mari segera berbalik dan bertobat pada Tuhan selagi masih diberi kesempatan.

Ibrani 11:17-28
Penulis Ibrani memaparkan tokoh iman: Abraham, Ishak, Yakub, Yusuf, orang tua Musa, dan Musa. Mereka mempercayai janji Allah akan menjadi kenyataan dalam waktuNya, meski secara kasat mata, janji itu belum terjadi. Mereka berpedoman pada believing is seeing, percaya dulu baru melihat. Kita pun perlu belajar untuk memiliki iman yang benar. Iman yang benar tetap menyandarkan diri dan setia pada Tuhan, apa pun yang terjadi.

Renungan pelengkap:
https://www.ykb-wasiat.org/wasiat


~~~~~
Bacaan besok:
Mazmur 89:1-18
Yeremia 33:14-26
Lukas 12:41-48