Gemass 31 Oktober 2022

 *PENGANTAR BACAAN GEMASS Reguler Minggu ke-42* (31 Oktober s/d 6 November 2022) 

 

    Semenjak perjalanan misi dipimpin oleh Paulus, para pengikut Yesus berkembang dengan sangat pesat dan meliputi seluruh kekaisaran Romawi. Para pengikut Kristus ini terdiri dari orang Yahudi dan non-Yahudi. Interaksi antara kedua golongan ini belum pernah terjadi sebelumnya di dalam sejarah dan secara wajar mengakibatkan adanya perpecahan yang serius dalam perjalanan sejarah gereja mula-mula. Hal ini mendorong Paulus untuk menulis surat yang di dalamnya membahas topik mengenai kesatuan jemaat. Surat Roma juga tidak terkecuali.

 

    Namun yang membuat Surat Roma menjadi unik adalah karena ini merupakan magnum opus (karya monumental) dari Paulus. Dalam surat tersebut, ditawarkan penjelasan yang paling lengkap mengenai kehidupan, kematian, dan kebangkitan Yesus. Dari semua surat yang ditulis Paulus, Roma adalah yang paling canggih dan mempunyai kedalaman dalam menjelaskan Injil. Ini wajar jika kita mempertimbangkan bahwa surat ini ditulis 20 tahun setelah Paulus bertobat pada perjalanan menuju Damaskus dan mempunyai waktu panjang untuk berefleksi. 

 

    Pasal 1-4 memaparkan dasar yang dipakai Paulus untuk menjelaskan semua pemikirannya. Paulus menceritakan kisah tentang bagaimana semua manusia terjebak dalam lingkaran dosa dan keegoisan. Itu semua merupakan penyimpangan dari rancangan Allah yang semula. Paulus menyimpulkan bahwa semua orang dan semua bangsa membutuhkan anugerah dan belas kasihan dari Allah.

 

    Mengenai hal ini bisa saja orang Yahudi berespon dan berkata: “Wah kalau begitu kami tidak ada masalah. Engkau tahu bahwa kami telah ditunjukkan anugerah dan belas kasihan Allah. Dia menyelamatkan kami dari Mesir. Dia memberikan kepada kami petunjuk untuk memelihara Sabat, makan Perjamuan, dan sunat.” Namun Paulus mengingatkan bahwa orang Israel telah membuktikan dirinya sendiri ternyata sama jahat dan sama bejatnya dengan semua manusia.

 

    Semua manusia, Yahudi atau non-Yahdi telah terjebak dalam kubangan dosa, pemberontakan, dan keegoisan. Jawaban bagi semua persoalan ini adalah Yesus. Paulus mengatakan bahwa Yesus adalah Mesias Yahudi yang melalui kematiannya di atas kayu salib telah menyerap ke dalam diri-Nya semua derita, semua dosa, dan dengan demikian semua kejahatan dan cacat cela manusia. Tujuan Allah adalah membentuk keluarga besar yang terdiri dari semua suku bangsa dari berbagai belahan dunia untuk diselamatkan oleh Mesias Yahudi dan menjadi satu keluarga yang mempunyai relasi yang benar dengan Allah.    

 

_(diterjemahkan ulang secara bebas dari thebibleproject.com 

*BACAAN GEMASS Reguler Minggu ke-42 (Hari ke 288-294)*

Emoticon : ⛴

 

*Bagian 14 : YESUS DAN KERAJAAN ALLAH*

▫ H288; Senin, 31 Oktober 2022: Kisah 19-20; Mazmur 128

▫ H289; Selasa, 2 November 2022: Kisah 21-22; Mazmur 129

▫ H290; Rabu, 3 November 2022: Kisah 23-24; Mazmur 130

▫ H291; Kamis, 4 November 2022: Kisah 25-26; Mazmur 131

▫ H292; Jumat, 5 November 2022: Kisah 27-28; Mazmur 132

*Bagian 15 : UMAT KERAJAAN ALLAH*

▫ H293; Sabtu, 6 November 2022: Roma 1-2; Mazmur 133

▫ H294; Minggu, 7 November 2022: Roma 3-4; Mazmur 134

EMOTICON GEMASS 

Minggu 41 : ✝

Minggu 42 : ⛴

Minggu 43 : 🍽

Minggu 44 : 💝

[10/30, 9:52 PM] Gemass: *Senin, 31 Oktober 2022* 

~~~~~~~~~~~~~~~~

📖 *GEMASSreguler 2022* – FIRMAN UNTUK SEMUA 

_Tersedia dalam apps GKI Layur_

http://bit.ly/GKILayurApps

~~~~~~~~~~~~~~~~

 

🗓 *Hari 288*

*Bagian 14 : YESUS DAN KERAJAAN ALLAH*

*Bacaan hari ini* : Kisah 19-20

*Ungkapan doa* : Mazmur 128

~~~~~~~~~~~~~~~

 

*ALKITAB SUARA*

🎧 GEMASS – Hari 288

https://drive.google.com/folderview?id=1lMADd4NoC2P3-YxmYdTJQAFT_6FAK2Ay

 

🌟 *Kisah Para Rasul 19:15* (TB)

_Tetapi roh jahat itu menjawab: “Yesus aku kenal, dan Paulus aku ketahui, tetapi kamu, siapakah kamu?”_

 

💡 Memakai nama dan kuasa Tuhan tanpa pengenalan dan relasi yang intim dengan-Nya adalah mustahil

 

🙏 *Doa:*

Tuhan, jauhkan aku dari tindakan memanipulasi Nama-Mu.

~~~~~~~~~~~~~~~

*Bacaan besok* : Kisah 21-22

*Ungkapan doa* : Mazmur 129

[10/30, 10:07 PM] Gemass: 📖 *GEMASSplus SH KITAB – 2022*

*Kitab ke 6 –Tahun III* 

Bacaan 31 Oktober – 6 November 2022

*KITAB INJIL YOHANES*

 

Emoticon: 🍇

 

▫ Hari 56; Senin, 31 Oktober 2022: Yohanes 14:8-14 – _Kenal Bapa dari Yesus_

▫ Hari 57; Selasa, 1 November 2022: Yohanes 14:15-24 – _Allah beserta kita_

▫ Hari 58; Rabu, 2 November 2022: Yohanes 14:25-31 – _Damai yang sejati_

💠 BGA 8 : Yohanes 14

▫ Hari 59; Kamis, 3 November 2022: Yohanes 15:1-8 – _Tinggal dalam Yesus_

▫ Hari 60; Jumat, 4 November 2022: Yohanes 15:9-17 – _Kasih menghasilkan buah_

▫ Hari 61; Sabtu, 5 November 2022: Yohanes 15:18-27 – _Murid Yesus vs dunia_

▫ Hari 62; Minggu, 6 November 2022: Yohanes 16:1-11 – _Ketika rintangan menghadang_

*Senin, 31 Oktober 2022*

~~~~~~~~~~~~~~~

📖 *GEMASSplus SH KITAB – 2022*

Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi *INJIL YOHANES* 

 

Bacaan hari ini : *Yohanes 14:8-14*

Doa ⇒ Baca ⇒ Renungkan ⇒ Bandingkan ⇒ Doa

~~~~~~~~~~~~~~~

 

*_KENAL BAPA DARI YESUS_* 

 

  Pertanyaan yang masih mengganjal Filipus dan para murid lainnya adalah bagaimana mereka dapat melihat Bapa (8). Mengapa mereka tidak mampu melihat Bapa? Menyedihkan ketumpulan rohani mereka, padahal Yesus membuat Bapa dapat dilihat dan dikenal melalui Dia.

 

  Yesus tegas mengatakan bahwa barang siapa melihat dan mengenal Dia berarti juga akan melihat dan mengenal Bapa (9). Mengapa demikian? Karena status dan hubungan unik Yesus dan Bapa: “Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku” (10a). Sehingga semua perkataan dan pekerjaan Yesus hanya berasal dari Bapa (10b).

 

  Bukti bahwa Ia dan Bapa adalah satu, yaitu pekerjaan yang Yesus lakukan adalah pekerjaan Bapa (11). Lalu Yesus mengajak para murid-Nya untuk terlibat dalam karya Allah karena Ia akan meninggalkan mereka untuk meneruskan misi-Nya di dunia (bdk. Yoh. 4:38). Ia menjanjikan bahwa mereka akan melakukan pekerjaan yang lebih besar daripada pekerjaan-Nya. Dalam hal apa, pekerjaan para murid akan lebih besar? Pertama, dari segi waktu, pelayanan Yesus hanya berlangsung kurang lebih tiga tahun, sedangkan para murid memiliki waktu lebih lama. Dikemudian hari para murid akan meneruskan pelayanan-Nya ini kepada generasi berikutnya. Kedua, dari segi cakupan. Pelayanan Yesus berfokus pada umat Israel, sedangkan para murid akan menyebarkan Injil pada semua bangsa. Akibatnya, Injil akan diberitakan ke seluruh dunia. Para murid tidak lebih besar daripada Yesus, tetapi akan dipakai Yesus berfungsi lebih luas meneruskan misi pelayanan Yesus. Bagi para murid yang melakukan pekerjaan ini, Ia menjanjikan penyertaan-Nya dalam nama-Nya sebagai jaminan pemenuhan kebutuhan mereka (13-14).

 

  Sesudah mengalami pembaruan hidup dari Yesus, kita diharapkan menjalani panggilan hidup meluaskan misi dan pelayanan Yesus melalui hidup kita.

 

  _Renungkan: Apakah Anda sedang terlibat dalam perkara besar dan kekal dari Yesus?_

  

Sumber : _Santapan Harian Gemass edisi Injil Yohanes_

https://www.su-indonesia.org 

 

▶ Video Pelengkap Bacaan:

Greater Works (Yohanes 14:12-14) – Pdt. Yakub Tri Handoko 

~~~~~~~~~~~~~~~

*Bacaan besok* : Yohanes 14:15-24 – _Allah beserta kita_

📖 *GEMASSplus LEKSIONARI*

Tahun C

Bacaan 31 Oktober – 6 November 2022

 

Emoticon : ⛴

 

▫ Senin, 31 Oktober 2022: Mazmur 50; Nehemia 13:1-3, 23-31;1Korintus 5:9-13

▫ Selasa, 1 November 2022: Mazmur 50; Zakharia 7:1-14; Yudas 5-21

▫ Rabu, 2 November 2022: Mazmur 50; Amos 5:12-24; Lukas 19:11-27

▫ Kamis, 3 November 2022: Mazmur 17:1-9; Ulangan 25:5-10; Kisah Para Rasul 22:22-23:11

▫ Jumat, 4 November 2022: Mazmur 17:1-9; Kejadian 38:1-26; Kisah Para Rasul 24:10-23

▫ Sabtu, 5 November 2022: Mazmur 17:1-9; Keluaran 3:13-20; Lukas 20:1-8

▫ Minggu, 6 November 2022, Minggu Biasa-21, DIA ALLAH YANG HIDUP: Ayub 19:23-27; Mazmur 17:1-9; 2Tesalonika 2:1-5, 13-17; Lukas 20:27-38

📖 *GEMASSplus LEKSIONARI*

Tahun C

Minggu 

*Senin, 31 Oktober 2022*

~~~~~~~~~~~~~~~

KELUARGA YANG MEMILIKI HIDUP YANG BERDAMPAK

~~~~~~~~~~~~~~~

*Bacaan hari ini:*

Mazmur 50

Nehemia 13:1-3, 23-31

1Korintus 5:9-13

 

_Tersedia dalam apps GKI Layur_

Https://bit.ly/GKILayurApps

~~~~~~~~~~~~~~~

Bacaan hari ini memperlengkapi apa yang kita baca pada Minggu, 31 Juli 2022.

 

*Mazmur 50*

Mazmur Asaf ini kembali mengingatkan kita, bahwa ibadah sejati yang Allah inginkan dari umat-Nya bukanlah sebatas persembahan yang banyak namun tanpa hati yang selalu tertuju kepada-Nya. Allah justru merindukan agar umat-Nya juga senantiasa hidup taat di dalam perintah-perintah-Nya. Tidak seperti orang fasik yang hidupnya jauh dari Allah dan melakukan segala perbuatan yang Allah benci. Namun umat Allah justru diingatkan bahwa ibadah sejati yang Allah rindukan adalah saat hidup kita selalu menggambarkan kasih Allah dan hidup yang seturut dengan kehendak Allah saja. Janganlah penyembahan juga persembahan kita hanya sebatas terhenti saat berada di dalam gereja dengan segala rutinitasnya, melainkan segala hal yang menyenangkan hati Allah itu senantiasa tergambar di dalam kehidupan kita hari lepas hari.

 

🎶 Mazmur 50 

https://www.juswantori.com/Mazmur/50/

 

*Nehemia 13:1-3, 23-31*

Kita hidup dalam zaman yang seringkali membuat kita seakan menormalisasi hal-hal yang sebenarnya tidak menyenangkan hati Allah. Hal-hal seperti pesta mabuk bahkan narkoba kerap kali dijadikan standar anak muda untuk berkata bahwa mereka adalah anak yang “tidak ketinggalan zaman”, bahkan sebagai pembuktian diri bahwa mereka adalah anak yang keren dan berani. Kebalikannya jika ada orang yang tidak pernah atau tidak mau menyentuh hal-hal buruk tersebut, mereka akan dibilang sebagai orang yang penakut dan ketinggalan zaman. Lewat bacaan ini, Nehemia nyatanya juga mengingatkan kita umat Allah di zaman ini supaya tetap teguh terhadap kebenaran Allah saja. Janganlah kita menjadi orang yang berkompromi dengan dosa, namun jauhilah segala dosa dan hal-hal yang tidak menyenangkan hati Allah. Sebagaimana Nehemia pun menjadi marah dengan ketidaksetiaan umat Allah yang dengan sengaja memperistri orang-orang yang tidak mengenal Allah. Jauhilah dosa, dan setialah dalam melakukan segala kehendak Allah di dalam hidup kita, sebab itulah kerinduan Allah terhadap umat yang dikasihi-Nya.

 

*1Korintus 5:9-13*

“Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik,” begitulah perkataan Paulus yang dituliskan di dalam 1 Korintus 15:33, dan nyatanya perkataan ini juga yang mau digambarkan di dalam bacaan saat ini. Paulus mengingatkan agar jemaat tidak bergaul dengan orang-orang yang hidupnya jauh dari Tuhan. Kita diingatkan untuk berani dan tegas dalam bergaul dengan orang lain. Janganlah kita berkompromi dengan orang-orang yang kita tahu akan menjadi pengaruh buruk bagi diri kita. Bahkan lebih jauh lagi, tidak hanya menjauhi namun kita harus berani untuk menegur jika teman kita itu berbuat salah. Jadilah teladan Kristus di mana pun kita berada, karena Kristus selalu memberikan teladan untuk tidak berkompromi dengan dosa tetapi senantiasa melakukan kebenaran.

 

Renungan pelengkap:

https://www.ykb-wasiat.org/wasiat

 

~~~~~~~~~~~~~~~

*Bacaan besok:*

Mazmur 50

Zakharia 7:1-14

Yudas 5-21