Gemass 31 Maret 2022

Kamis, 31 Maret 2022
~~~~~
πŸ“– GEMASSreguler 2022 – FIRMAN UNTUK SEMUA
Tersedia dalam apps GKI Layur
http://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~
πŸ—“ Hari 74
Bagian 6 : TANAH PERJANJIAN
Bacaan hari ini: Hakim-hakim 13-15
Ungkapan doa : Mazmur 74
~~~~~
ALKITAB SUARA
🎧 GEMASS – Hari 74
https://drive.google.com/folderview?id=1Zn-kGg45gRj6DFc2uKeXAEFWKt67FAYf

🌟 Hakim-Hakim 15:15
Kemudian ia menemui sebuah tulang rahang keledai yang masih baru, diulurkannya tangannya, dipungutnya dan dipukulnya mati seribu orang dengan tulang itu.

πŸ’‘ Bila Allah menyertai kita, masih adakah alasan untuk takut? Kuncinya bukanlah terletak pada kekuatan atau kemampuan kita, melainkan Allah. Mari datang kepada Allah, bergantung sepenuhnya kepada Allah, maka ketakutan akan kita lewati dengan kekuatan-Nya saja.

πŸ™ Doa:
Ya Tuhan, aku mau menggantungkan diriku sepenuhnya kepada Engkau, ketakutan, kecemasan, kesakitan, ku mau serahkan penuh hanya kepada-Mu saja. Amin.
~~~~~
Bacaan besok : Hakim-hakim 16-18
Ungkapan doa : Mazmur 75

Kamis, 31 Maret 2022
~~~~~
πŸ“– GEMASSplus SH KITAB – 2022
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi KITAB 1,2 SAMUEL

Bacaan hari ini : 2 Samuel 19:9-23
Doa β‡’ Baca β‡’ Renungkan β‡’ Bandingkan β‡’ Doa
~~~~~

MENYELESAIKAN DENGAN KASIH

Bagaimana kita bisa menyelesaikan konflik dengan berbagai pihak? Daud menunjukkan bahwa kelapangan dada dan kesediaan menerima orang merupakan solusinya.

Walau Absalom telah mati dan tentara Israel kembali ke kemahnya (8b), bukan berarti Daud dapat dengan mudah mengklaim takhtanya kembali. Suku-suku utara, yang proDaud, lebih cepat bertindak untuk mengembalikan Daud ke takhtanya (9-10). Sedangkan Yehuda, suku Daud sendiri, yang dahulu pertama kali mengangkat Daud sebagai raja (2Sam. 2:4), masih belum bertindak. Daud tidak putus asa. Ia juga tidak kehilangan akal. Daud bertindak strategis dengan mengutus Zadok dan Abyatar untuk membujuk orang Yehuda bertindak (11-12). Ia menjanjikan kepada Amasa, panglima perang Absalom, jabatan sebagai panglima perang Daud menggantikan Yoab. (13). Ternyata, strategi Daud berhasil merebut hati orang Yehuda sehingga mereka meminta Daud untuk kembali (14).

Hikmat Daud terlihat saat ia bersedia mengabulkan permintaan Simei untuk tidak menghukum dia karena pernah mengutuki Daud. Waktu itu, Daud sedang berada dalam pelarian dari Absalom (2Sam. 16:5-8). Daud menyatakan bahwa ia tak akan membunuh Simei (23).

Sikap Daud terhadap suku Yehuda yang telah mengkhianati dia, terhadap Amasa yang mendukung pemberontakan, bahkan terhadap Simei yang mengutuki dia adalah sikap seorang pemimpin bijaksana. Ia bersedia merendahkan dirinya dan merangkul semua pihak demi keamanan dan kesejahteraan seluruh bangsa.

Renungkan: Kita perlu mencontohi Daud. Memang tidak mudah menerima kembali orang-orang yang pernah bersalah kepada kita. Tetapi, kita harus belajar bahwa pembalasan dendam hanya membawa kehancuran, sedangkan pemulihan hubungan membuat banyak pihak merasakan kasih dan damai sejahtera.

Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Kitab 1,2 Samuel
https://www.su-indonesia.org
~~~~~
Bacaan besok : 2 Samuel 19:24-34 – Hikmat dalam Mengambil Keputusan

πŸ“– GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun C
Minggu Pra Paskah V
Kamis, 31 Maret 2022
~~~~~
MAKNA PENGURAPAN YESUS

Bacaan hari ini:
Mazmur 126
Yesaya 43:1-7
Filipi 2:19-24

Tersedia dalam apps GKI Layur
https://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~
Bacaan hari ini memperlengkapi apa yang kita baca pada Minggu 3 April 2022      

Mazmur 126
Pemazmur menggambarkan kesetiaan perjanjian dan kasih karunia Allah yang berdaulat yang memelihara Yerusalem di masa lalu (ay.1-3). Kesetiaan Tuhan inilah yang menjadi dasar pengharapan yang pasti bahwa Tuhan yang sama, yang penuh kuasa dan pengasih akan memulihkan Yerusalem di masa depan, walaupun keadaan saat ini mengecewakan dan tak tentu (ay. 4– 6). Tuhan memang akan memulihkan Yerusalem secara fisik. Namun, terlebih besar lagi, dalam terang kedatangan Kristus, Tuhan akan memulihkan umat-Nya dari kepungan dosa yang menghimpit. Ketika keadaan menghimpit kehidupan, yakinlah akan kasih setia Allah yang akan membebaskan kita.
 
▢️ Mazmur 126 – Christine Sinaga https://youtu.be/3MgmtBzIOpg

Yesaya 43:1-7
“Jangan takut, karena Aku menyertai kamu” (ay.1 dan 5), sebuah janji yang Allah ucapkan kepada umat – Nya, menunjukkan betapa umat – Nya sangat berharga dan sangat dikasihi – Nya. Allah memperkenalkan diri – Nya ketika mereka berjalan melalui pencobaan yang menakutkan. Dia memperkenalkan diri sebagai sang pembebas yang akan menebus mereka dari tangan musuh, dan hanya Dia satu – satunya yang mampu melakukan itu. Dia adalah Juruselamat dan Allah (ay.1-5). Kristus adalah bukti nyata dari penyelamatan Allah. Dia membebaskan dan menebus umat – Nya. Namanya adalah Imanuel – “Allah beserta kita”

Filipi 2:19-24
Paulus sekarang mengangkat dua hamba yaitu Timotius dan Epafroditus yang dikenal sebagai orang yang rendah hati. Ay.19-24 menjelaskan pribadi Timotius yang memberi diri secara utuh untuk memperhatikan kesejahteraan umat yang dilayaninya, yang setia kepada kepentingan Kristus bukan dirinya. Timotius memberikan teladan di dalam melayani. Menjadi pribadi yang rendah hati dan penuh pengorbanan karena dia hidup dalam rasa syukur atas kasih karunia Allah. Hidup bagi Kristus tidaklah mudah, membutuhkan pengurapan dari Tuhan, kerendahan hati dan ketergantungan pada kasih karunia Tuhan. Timotius menjadi memaknai dirinya sebagai alat yang dipakai Tuhan untuk melayani orang lain, dan ini pun menjadi panggilan untuk kita sebagai umat yang sudah ditebus.

Renungan pelengkap :
https://www.ykb-wasiat.org/wasiat.
~~~~~
Bacaan besok:
Mazmur 126
Yesaya 43:8-15
Filipi 2:25-3:1