Gemass 30 Agustus 2022

 Selasa, 30 Agustus 2022
~~~~~
📖 GEMASSreguler 2022 – FIRMAN UNTUK SEMUA
Tersedia dalam apps GKI Layur
http://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~
🗓 Hari 226
Bagian 13 : CERITA SEJAUH INI
Bacaan hari ini: 2 Tawarikh 1-4
Ungkapan doa : Mazmur 71
~~~~~

9 hari lagi kita menyelesaikan pembacaan Alkitab Perjanjian Lama.
Ayo, makin semangat!!!

ALKITAB SUARA
🎧 GEMASS – Hari 226
https://drive.google.com/folderview?id=1TPlRiI1RJGEXk7XtJdeGfKvlSfpvACR7

🌟 2 Tawarikh 1:1 (TB)
Salomo, anak Daud, menjadi kuat dalam kedudukannya sebagai raja, TUHAN, Allahnya, menyertai dia dan menjadikan kekuasaannya luar biasa besarnya.

💡 Ketika Tuhan sudah memilih dan menetapkan, Ia juga akan memperlengkapi luar biasanya.

🙏 Doa:
Ya Tuhan, aku percaya Engkau memilih aku sebagai terang dan garam-Mu di tengah kehidupan ini, perlengkapi selalu aku ya Allah. Amin.
~~~~~
Bacaan besok : 2 Tawarikh 5-8
Ungkapan doa : Mazmur 72
 Selasa, 30 Agustus 2022
~~~~~
📖 GEMASSplus SH KITAB – 2022
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi KITAB MAZMUR JILID III (73-89)

Bacaan hari ini : Mazmur 85
Doa ⇒ Baca ⇒ Renungkan ⇒ Bandingkan ⇒ Doa
~~~~~

BERTOBAT AGAR DIPULIHKAN

Salah satu peribahasa Indonesia berbunyi, “sudah jatuh tertimpa tangga”. Artinya, mendapatkan musibah secara beruntun. Peribahasa ini sungguh tepat menggambarkan kondisi bangsa Israel saat itu. Mereka bukan hanya kalah dalam perang, tapi juga Bait Suci yang mereka banggakan di hancurkan. Penderitaan mereka diperparah dengan pemindahan paksa seluruh rakyat Israel ke Babilonia, jauh dari tanah perjanjian Allah. Tak sedikit orang mulai merasakan frustasi dan depresi.

Menghadapi kondisi seperti ini, pemazmur memilih menyatakan keyakinannya pada Allah. Ia percaya bahwa Allah Israel adalah Allah yang penuh kasih dan pengampunan (2-4). Karena itu, dengan rendah hati pemazmur memohon agar kasih dan pengampunan itu segera direalisasikan oleh Allah (5-8). Di sisi lain, pemazmur bukan hanya berbicara pada Allah, namun juga pada umat. Ia sadar bahwa persoalan yang mereka hadapi adalah akibat dari perbuatan mereka sendiri (9). Sebab itu, pemazmur juga memohon pada umat Israel untuk berbalik dan tunduk pada Allah (10). Hanya lewat cara inilah maka Israel dapat menemukan keadilan,
damai sejahtera, dan berbagai berkat yang melimpah dari Allah
(11-14).

Meski dalam penderitaan, pemazmur tetap menunjukkan optimismenya. Bagi pemazmur, pemulihan bangsa bukanlah hal yang mustahil bila Tuhan yang bertindak. Bukankah keyakinan yang sama juga perlu kita miliki terhadap nasib bangsa kita, Indonesia? Di tengah krisis kepemimpinan, korupsi, serta berbagai permasalahan sosial-politik yang ada. Seharusnya, kita sebagai umat Allah mengintrospeksi diri. Apakah kita sudah hidup sesuai firman Allah atau belum? Hiduplah sesuai firman, baik dalam menjalankan kehidupan keluarga maupun di dunia bisnis. Yakinlah bahwa Allah dekat dengan orang yang setia pada-Nya.

Doa: Tuhan, tolong kami hidup dalam firman-Mu dan topang hidup bangsa kami, agar Indonesia dapat lepas dari berbagai permasalahan yang membelenggu selama ini. Amin.

Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Kitab Mazmur (psl. 73-89)
https://www.su-indonesia.org

▶ Video Pelengkap Bacaan:
Diajar Melalui Penderitaan (Mazmur 85) – Petrus Kwik | Bible Every Day

~~~~~
Bacaan besok: Mazmur 86 – Dekat dengan Allah
💠 BGA
÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷
BACA GALI ALKITAB 2

MAZMUR 85
Betapa sering kita sebagai anak-anak Tuhan jatuh bangun dalam menjalani kehidupan yang berkena kepada-Nya. Justru kita lebih sering gagal daripada berhasil. Tentu ini bukan alasan untuk kemudian tidak serius dalam menuntut kehidupan yang kudus! Pemazmur menyadari betapa seringnya umat Israel gagal hidup berkenan kepada Tuhan, namun Tuhan penuh kesabaran dan belas kasih. Betul Ia menghukum, bahkan dengan keras. Namun, Ia juga senantiasa mengampuni dan memulihkan. Pemazmur mengajak kita semua untuk belajar mendengarkan Tuhan dan menaatiNya. Syukur kepada Tuhan, bukan karena kita tetapi karena Dia, kemuliaan-Nya, karakter-Nya yang menjadi kepastian pengharapan pengampunan daripada-Nya.

💠 Apa saja yang Anda baca?
1. Apa yang pemazmur harapkan dari Tuhan bagi umat-Nya (2-8)? Apa yang diakui pemazmur telah dilakukan oleh umat Tuhan pada masa lampau sehingga menyakiti hati-Nya (3)?
2. Sikap apa yang akan diambil oleh pemazmur kemudian (9)?
3. Apa yang pemazmur yakini tentang Tuhan sehingga ia berani mengajukan doa permohonannya (10-14)?

💠 Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?
1. Siapa Tuhan yang Anda sembah menurut mazmur ini?
2. Bagaimana seharusnya sikap anak-anak Tuhan terhadap Dia?

💠 Apa respon Anda?
1. Pernahkah Anda mengalami pengampunan Allah atas dosa-dosa yang Anda lakukan terhadap-Nya? Bagaimana respons Anda terhadap pengampunan tersebut?
2. Adakah sikap-sikap Anda yang perlu diubah mengingat pengampunan-Nya yang sudah Anda alami?

POKOK DOA :
Gereja mengajar kasih Allah dengan kesucian dan keadilanNya secara seimbang.

Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Kitab Mazmur
https://www.su-indonesia.org
📖 GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun C
Minggu biasa – 11
Selasa, 30 Agustus 2022
~~~~~
TERUS BELAJAR BERJALAN BERSAMA
SEBAGAI GEREJA
~~~~~
Bacaan hari ini:
Mazmur 119:65-72
Yesaya 2:12-17
Titus 1:1-9

Tersedia dalam apps GKI Layur
Https://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~
Bacaan hari ini memperlengkapi apa yang kita baca pada Minggu, 28 Agustus 2022.

Mazmur 119:65-72
Bagi pemazmur, taurat TUHAN lebih berharga daripada ribuan keping emas dan perak karena melalui perenungan akan taurat, ia mendapatkan kebijaksanaan dan pengetahuan untuk menghadapi segala keadaan. Ia melihat kebaikan dan anugerah yang diberikan lewat taurat. Meski dalam keadaan tertindas, ia bisa menghadapinya dengan benar karena berkomitmen untuk tetap menjalankan hukum Tuhan. Tiada seorang pun yang menggoyahkan kecintaan pemazmur akan taurat. Bagaimana dengan kita?

Yesaya 2:12-17
Tidak ada seorang pun, bangsa mana pun yang bisa dan berhak meninggikan diri di hadapan TUHAN semesta alam. TUHAN akan menghukum, menundukkan, dan merendahkan mereka semua. Hanya TUHAN yang layak disembah dan ditinggikan. Sayangnya manusia sering menggantikan tempat TUHAN dengan yang lain: harta, kekuasaan, jabatan, dll. Mari periksa diri: adakah yang sedang menggantikan tempat TUHAN dalam hidup kita?

Titus 1:1-9
Paulus berpesan pada Titus tentang pentingnya hidup jemaat berpadanan dengan Kabar Baik yang mereka terima. Kabar Baik itu mengandung janji hidup sejati dan kekal dan harus diperagakan dalam kehidupan agar sesama boleh melihat, merasakan, dan tertarik datang kepada Yesus Kristus. Karena itu Titus diberi tugas supaya jemaat di Kreta dipelihara oleh pemimpin-pemimpin yang berintegritas dan menjadi teladan dalam hal menjadi pemimpin di keluarga dan juga dalam karakter. Mari berefleksi: sudahkah hidup kita menjadi peragaan Kabar Baik yang kita terima?

Renungan pelengkap:
https://www.ykb-wasiat.org/wasiat


~~~~~
Bacaan besok:
Mazmur 119:65-72
Yesaya 57:14-21
Lukas 14:15-24