Gemass 3 Juni 2021

๐Ÿ“– GEMASSreguler 2021 – FIRMAN UNTUK SEMUA
Tersedia dalam apps GKI Layur
http://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~~
๐Ÿ—“ Hari 137
Bagian 8 : NABI-NABI SEBELUM MASA PEMBUANGAN
Bacaan hari ini: Nahum 1-3
Ungkapan doa : Mazmur 132
~~~~~~

ALKITAB SUARA
๐ŸŽง GEMASS – Hari 137
https://drive.google.com/folderview?id=12e7mCTJodNvwjb8T4n4DrdzalfDhtaAW

โ–ถ Video Baca Alkitab:
Penjelasan secara umum kitab NAHUM – Bible Project Indonesia
thebibleproject.com
Saksikan :

๐ŸŒŸ Nahum 1:7 (TB)
TUHAN itu baik; Ia adalah tempat pengungsian pada waktu kesusahan; Ia mengenal orang-orang yang berlindung kepada-Nya

๐Ÿ’ก Jangan sekali-kali meremehkan kesabaran Tuhan, lalu dengan sengaja kita berbuat dosa, sebab jika murka Tuhan datang tak seorang pun akan luput dari hukuman-Nya. Sebaliknya, bila kita mau taat melakukan firman Tuhan dan punya penyerahan diri penuh kepada Tuhan, maka Dia akan menjadi tempat perlindungan bagi kita.

๐Ÿ™ Doa:
Ya Tuhan, saya mau taat kepada-Mu, saya mau menyerahkan kehidupan ini hanya kedalam tangan-Mu. Amin.
~~~~~~
Bacaan besok : Habakuk 1-3
Ungkapan doa : Mazmur 133
~~~~~~
๐Ÿ“– GEMASSplus SH KITAB – 2021
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi โ€“ Santapan Harian Gemass edisi KITAB ULANGAN

Bacaan hari ini : Ulangan 33:13-29
Doa โ‡’ Baca โ‡’ Renungkan โ‡’ Bandingkan โ‡’ Doa
~~~~~~

KEBAHAGIAANKU

Di zaman yang materialistis, manusia mengejar kelimpahan materi karena adanya asumsi bahwa kelimpahan tersebut menentukan kebahagiaan hidup seseorang. Sebaliknya tanpa kecukupan secara materi maka kebahagiaan tidak mungkin diraih. Benarkah kecukupan materi menjadi sumber kebahagiaan yang sejati? Mari kita bersama mencermati apa yang diungkapkan bagian ini mengenai kebahagiaan (26-29).

Melanjutkan perikop sebelumnya, Musa memberkati suku-suku lainnya (13-25). Penutup dari berkat-berkat ini ditujukan kepada bangsa Israel keseluruhan (26-29). Pada bagian penutup ini, Musa menyebut bangsa Israel berbahagia. Ia menjelaskan alasan bangsa Israel berbahagia serta apa arti kebahagiaan itu.

Pertama, Musa abdi Allah itu menyebut mereka dengan sebutan โ€œYesyurunโ€ yang berarti bangsa yang benar. Dengan demikian bangsa Israel adalah orang-orang yang dibenarkan, bukan hanya benar di hadapan manusia tapi terutama di hadapan Allah.

Kedua, mereka memiliki Allah yang tiada duanya. Allah Israel adalah Allah yang hidup, tidak seperti ilah-ilah yang disembah oleh bangsa lain yang ada di sekitar mereka. Dia juga Allah yang kehadiran-Nya nyata di tengah-tengah bangsa Israel sebagai penolong dan tempat perlindungan yang abadi terhadap musuh-musuh di sekeliling mereka (26-27).

Ketiga, yang paling membahagiakan adalah bahwa di atas muka bumi ini tidak ada bangsa seperti bangsa Israel, suatu bangsa yang dipilih oleh Tuhan untuk menjadi saluran datangnya keselamatan bagi dunia ini (29).

Dengan demikian kita belajar bahwa kebahagiaan tidak hanya bergantung kepada materi atau hal-hal fisik saja, melainkan pada kehadiran Allah dalam hidup ini. Bagaimanakah Anda memberi arti bagi โ€œkebahagiaanโ€ dalam hidup Anda? Apakah yang menjadi tolok ukur dalam menyebut Anda berbahagia? Berdasarkan uraian di atas dapatkah Anda mengukur kebahagiaan hidup Anda saat ini?

Renungkan: Sudahkah Anda memiliki harta yang terindah dan tidak ternilai yaitu Allah sendiri?

Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Kitab Ulangan
https://www.su-indonesia.org
~~~~~~
Bacaan besok : Ulangan 34:1-12 โ€“ Lukisan Hidup

๐Ÿ“– GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun B
Minggu Trinitas
Kamis, 3 Juni 2021
~~~~~~
KITA ADALAH SAUDARA

Bacaan hari ini:
Mazmur 130
Yesaya 28:9-13
1 Petrus 4:7-19
~~~~~~
Bacaan hari ini, membantu mempersiapkan kita untuk bacaan pada hari Minggu, 6 Juni 2021.

Mazmur 130
Menanti adalah pekerjaan yang sangat membosankan bagi sebagian besar orang. Namun demikian, bagi pemazmur, menanti Tuhan adalah satu-satunya pengharapan. Pemazmur menyadari apa yang Tuhan sudah lakukan di masa lalu saat umat membutuhkan pertolongan dan kelepasan. Tuhan membuktikan diri-Nya layak diharapkan. Karena itulah pemazmur selalu menanti dan berharap hanya pada Tuhan saja.

Yesaya 28:9-13
Tuhan akan mendisiplin umat Israel yang telah menolak peringatan-Nya meski sudah disampaikan berkali-kali dengan gamblang dan jelas melalui para nabi. Yehuda akan jatuh ke tangan Babel dan disanalah mereka akan merindukan Firman Tuhan lagi. Kiranya Tuhan memampukan kita untuk terus memiliki kepekaan mendengar suara-Nya.

1 Petrus 4:7-19
Menjadi murid Kristus berarti siap untuk mengenali karunia Roh Kudus dan memakainya untuk saling membangun tubuh Kristus. Demikian juga, menjadi murid Kristus berarti siap menderita karena melakukan kehendak Allah bukan karena kesalahan sendiri.

Renungan pelengkap :
https://www.ykb-wasiat.org/wasiat
~~~~~~
Bacaan besok:
Mazmur 130
Ulangan 1:34-40
2 Korintus 5:1-5