Gemass 3 Agustus 2022

: Rabu, 3 Agustus 2022
~~~~~
๐Ÿ“– GEMASSreguler 2022 – FIRMAN UNTUK SEMUA
Tersedia dalam apps GKI Layur
http://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~~
๐Ÿ—“ Hari 199
Bagian 10 : NABI-NABI DI MASA PEMBUANGAN
Bacaan hari ini: Yehezkiel 45-48
Ungkapan doa : Mazmur 44
~~~~~

ALKITAB SUARA
๐ŸŽง GEMASS – Hari 199
https://drive.google.com/folderview?id=1HdM1xwoJHVgv66wI59jGcPyR8ZB8lM2_

๐ŸŒŸ Yehezkiel 47:9 (TB)
sehingga ke mana saja sungai itu mengalir, segala makhluk hidup yang berkeriapan di sana akan hidup. Ikan-ikan akan menjadi sangat banyak, sebab ke mana saja air itu sampai, air laut di situ menjadi tawar dan ke mana saja sungai itu mengalir, semuanya di sana hidup.

๐Ÿ’ก Dalam penglihatan, Yehezkiel melihat sebuah sungai pemberi hidup yang mengalir dari Bait Suci. Sementara mengalir, sungai ini makin dalam dan lebar, memberi hidup yang berkelimpahan dan kesembuhan kepada mahluk-mahluk yang ada disitu. Hal ini mengingatkan kita akan perkataan Yesus: “Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup” (Yoh 7:38).

๐Ÿ™ Doa:
Segarkanlah jiwaku dengan air hidup itu, ya Tuhan. Bersihkanlah hatiku dengan firmanMu. Amin.
~~~~~
Bacaan besok : Ezra 1-3
Ungkapan doa : Mazmur 45
 Rabu, 3 Agustus 2022
~~~~~
๐Ÿ“– GEMASSplus SH KITAB – 2022
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi โ€“ Santapan Harian Gemass edisi KITAB AYUB

Bacaan hari ini : Ayub 34:1-15
Doa => Baca => Renungkan =>
Bandingkan => Doa
~~~~~

PENASIHAT YANG TIDAK BERHIKMAT

Dalam pasal 32, Elihu mempersalahkan ketiga teman Ayub yang menyangka diri berhikmat, namun tidak dapat membuktikan Ayub bersalah (3). Hanya Roh Allah yang membuat seseorang memiliki hikmat (8). Di pasal 33, Elihu menyatakan diri memiliki Roh Allah. Ia mengklaim dirinya sebagai orang berhikmat (4). Ia masih menempatkan posisi dirinya sejajar dengan Ayub sebagai sesama manusia yang berhikmat (6-7). Namun pada pasal 34 ini, Elihu menyejajarkan dirinya dengan para kaum berhikmat (2-4) dan menuduh Ayub sebagai orang fasik yang telah menghujat Allah (5-9). Elihu bukan lagi penengah yang netral (lih. 32:21-22). Ia menengahi dengan motivasi bukan menolong Ayub, melainkan menuduh Ayub.

Pandangan Elihu benar ketika ia mengatakan bahwa Allah itu adil dan tidak ada kecurangan pada-Nya (34:10-12). Apapun yang dilakukan Allah terhadap manusia pasti adil karena alam semesta dan segala isinya adalah milik Allah (13-15). Elihu telah terjebak dengan pola pikir sempit ketiga teman Ayub bahwa penderitaan Ayub adalah bukti keberdosaan Ayub.

Betapa sering kita menjadi para konselor Allah yang bersemangat tanpa mengerti persoalan dengan benar. Dengan arogan kita mengambil alih otoritas Allah untuk menyatakan seseorang benar atau salah. Alih-alih menolong orang yang bermasalah, kita justru menambah beban rasa bersalah kepada diri sendiri. Orang yang memiliki hikmat ilahi akan tulus mempertimbangkan semua aspek sebelum ia menilai. Ia akan bersandar pada pengertian ilahi dan bukan pada analisa akal budi yang terbatas.

Renungkan: Jangan memberi nasihat atau teguran yang bukan berasal dari hikmat ilahi sebab hanya akan menghasilkan kepahitan dan kedukaan yang membinasakan.

Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Kitab Ayub
https://www.su-indonesia.org

โ–ถ Video Pelengkap Bacaan:
Cara Melihat Karakter Asli Seseorang (Ayub 34) – Petrus Kwik | Bible Every Day

~~~~~
Bacaan besok: Ayub 34:16-37 โ€“ Separuh Kebenaran yang Menyesatkan
 ๐Ÿ“– GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun C
Minggu Biasa-7
Rabu, 3 Agustus 2022
~~~~~
PEMAHAMAN YANG BENAR TENTANG HARTA MILIK
~~~~~
Bacaan hari ini:
Mazmur 127
Pengkhotbah 12:1-14
Lukas 12:22-31

Tersedia dalam apps GKI Layur
Https://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~
Bacaan hari ini memperlengkapi apa yang kita baca pada Minggu, 31 Juli 2022.

Mazmur 127
Sebagian orang membandingkan pokok bahasan Mazmur ini dengan Pengkhotbah yang mirip yaitu tentang kesia-siaan perkara duniawi serta pentingnya menjaga kekudusan dan relasi kepada Tuhan, sosok kepadaNya hidup kita bergantung. Pemeliharaan Allah mencakup tidak hanya materi namun juga kehidupan turun-temurun dengan semua aspeknya. Pada akhirnya semua pemberian di dunia ini akan kita tinggalkan ketika kembali kepada Tuhan maka hanya kepada Tuhanlah kita selayaknya mempercayakan semuanya.

๐ŸŽถ Mazmur 127
https://www.juswantori.com/Mazmur/127/

Pengkhotbah 12:1-14
Pengkhotbah mengingatkan mengenai adanya saat penghakiman atau akhir hidup seseorang. Tidak pandang bulu, penghakiman dapat dialami oleh siapapun dan semua usia baik muda maupun lanjut usia. Masa muda merupakan masa yang produktif, masa emosional tinggi serta masa yang berkembang dalam pemikiran dll maka tepat sekali Pengkhotbah mengingatkan,โ€Ingatlah akan Penciptamu pada masa mudamuโ€, bahwa segala sesuatu di dunia ini adalah fana sehingga apa yang kita perbuat janganlah diisi dengan sesuatu yang sia-sia melainkan yang dapat memuliakan Tuhan dan membawa hidup di dalam Tuhan, dan juga mengingatkan bahwa penghakiman Tuhan bisa datang kapan saja.

Lukas 12:22-31
Kemampuan dan karya Tuhan melebihi apa yang dapat terlintas di pikiran manusia, maka tidak seharusnya manusia mengkhawatirkan kehidupannya. Selama manusia menyadari bahwa apapun di dunia ini akan berakhir atau bersifat fana, sehingga hanya Tuhan yang dapat memenuhi kebutuhan jasmani dan rohaninya. Untuk itulah manusia perlu terus membangun iman kepada Tuhan, supaya sepanjang kehidupan tidak bergantung pada kekuatan sendiri yang fana dan terbatas, bahkan dihantui kekhawatiran sepanjang hidupnya (Luk. 12:29).

Renungan pelengkap:
https://www.ykb-wasiat.org/wasiat


~~~~~
Bacaan besok:
Mazmur 33:12-22
Ayub 21:1-16
Roma 9:1-9