Gemass 29 Maret 2022

Selasa, 29 Maret 2022
~~~~~
πŸ“– GEMASSreguler 2022 – FIRMAN UNTUK SEMUA
Tersedia dalam apps GKI Layur
http://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~
πŸ—“ Hari 72
Bagian 6 : TANAH PERJANJIAN
Bacaan hari ini: Hakim-hakim 6-8
Ungkapan doa : Mazmur 72
~~~~~
ALKITAB SUARA
🎧 GEMASS – Hari 72
https://drive.google.com/folderview?id=1AMuKJ6f3Nk6AJ3fChqFQAmu-3W0qw1hK

🌟 Hakim 8: 27 (TB)
Kemudian Gideon membuat efod dari semuanya itu dan menempatkannya di kotanya, di Ofra. Disanalah orang Israel berlaku serong dengan menyembah efod itu, inilah yang menjadi jerat bagi Gideon dan seisi rumahnya.

πŸ’‘ Gideon mengawali pelayanan dengan baik, namun mengakhiri dengan buruk. Mari tetap andalkan Tuhan seumur hidup agar kita tetap setia sampai akhir.

πŸ™ Doa:
Tuhan, beri aku hikmat untuk memilih keputusan yang penting yaitu menyembah dan beribadah hanya kepada-Mu dan setia sampai akhir. Amin.
~~~~~
Bacaan besok : Hakim-hakim 9-12
Ungkapan doa : Mazmur 73
 Selasa, 29 Maret 2022
~~~~~
πŸ“– GEMASSplus SH KITAB – 2022
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi 1-2 SAMUEL

Bacaan hari ini : 2 Samuel 18:19-32
Doa β‡’ Baca β‡’ Renungkan β‡’ Bandingkan β‡’ Doa
~~~~~

KEMENANGAN YANG HAMPA

Seperti makan buah simalakama, begitulah Daud menantikan berita dari medan perang. Di satu sisi, Daud ingin pemberontakan Absalom diberantas, namun ia tidak menghendaki anaknya celaka dalam peperangan. Di sisi lain, ia tidak ingin dibunuh dan kehilangan kerajaannya, namun saat yang sama ia takut jikalau Absalom kalah maka kemungkinan besar Absalom akan celaka.

Kemenangan atas Absalom merupakan anugerah besar yang Allah berikan kepada Daud. Tak heran bila Ahimaas melihat kemenangan tersebut sebagai keadilan Allah kepada Daud (19). Ia begitu bersemangat. untuk menyampaikan kabar baik tersebut kepada raja. Namun Yoab tahu bahwa kematian Absalom bukanlah kabar yang akan menyenangkan Daud. Oleh karena itu, ia tidak mau kabar tersebut disampaikan oleh Ahimaas. Dua kali Yoab berusaha mencegah Ahimaas (20, 22). Namun Ahimaas bersikeras sehingga akhirnya Yoab mengizinkan Ahimaas pergi juga (23).

Benar saja dugaan Yoab. Berita kemenangan yang disampaikan oleh Ahimaas (28) tidak membuat Daud tertarik. Begitu pun berita tentang keadilan Allah bagi Daud di medan perang (31) tidak menjadi perhatian utamanya. Daud sama sekali tidak menanyakan hasil dari peperangan yang diperolehnya. Ia lebih tertarik pada berita mengenai keselamatan Absalom (29,32).

Bijaksanakah Daud sebagai pemimpin? Kita tidak bisa sepenuhnya mengatakan bahwa Daud kurang bijak. Bagaimana pun yang mati adalah anaknya sendiri. Bila anda sudah memiliki anak, anda pasti bisa merasakan apa yang dirasakan Daud. Walaupun anak mendukakan hati anda, tentu anda tidak bisa melupakan dia begitu saja. Begitu jugalah hati Allah, Bapa kita, terhadap kita yang adalah anak-anak-Nya.

Renungkan: Hati-Nya senantiasa tertuju kepada kita walaupun kita berulang kali menyakiti hati-Nya. Ia selalu merindukan kita kembali kepada Dia.

Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Kitab 1,2 Samuel
https://www.su-indonesia.org
~~~~~
Bacaan besok: 2 Samuel 18:33-19:8 – Jangan Dilumpuhkan oleh Kesedihan
 πŸ“– GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun C
Minggu Pra Paskah IV
Selasa, 29 Maret 2022
~~~~~
MENERUSKAN KASIH BAPA YANG MENYAMBUT

Bacaan hari ini:
Mazmur 53
Imamat 25:1-19
Wahyu 19:9-10

Tersedia dalam apps GKI Layur
https://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~
Bacaan hari ini memperlengkapi apa yang kita baca pada Minggu 27 Maret 2022.  

Mazmur 53
Orang bebal selalu menentang Allah. Perbuatan mereka jahat, menyimpang, bejat, dan tidak ada niatan sama sekali untuk mencari Allah dan suka menindas umat Allah. Tuhan sendiri yang akan menghukum dan mempermalukan mereka. Pemazmur berseru agar dilepaskan dari penindasan orang bebal dan setia menantikan pemulihan dan keselamatan yang dari Allah.

Imamat 25:1-19
Tuhan memerintahkan Sabat tidak hanya untuk manusia, melainkan juga untuk tanah dan alam. Secara khusus, ada Tahun Yobel, tahun pembebasan dimana anugerah Allah dinyatakan dan prinsip tidak merugikan orang lain ditegaskan sebagai wujud sikap takut akan Allah. Berkat Tuhan ternyata terkait erat juga dengan bagaimana anak Tuhan memperlakukan sesamanya. Mari periksa diri: bagaimana kita memperlakukan sesama kita, terutama yang lemah dan terpinggirkan.

Wahyu 19:9-10
Kebahagiaan terbesar pengikut Kristus yang tetap setia dan taat meski menghadapi aniaya dan derita adalah menikmati perjamuan kawin Anak Domba. Gambaran pesta ini akan terus memampukan umat Allah untuk terus memberitakan tentang keselamatan dari Allah di dalam dan melalui penebusan Kristus, Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia. Mari fokuskan hidup kita untuk menjadi peraga Kabar Baik.

Renungan pelengkap :
https://www.ykb-wasiat.org/wasiat.
~~~~~
Bacaan besok:
Mazmur 53
2 Raja – Raja 4:1-7
Lukas 9:10-17