Gemass 28 Maret 2022

 PENGANTAR BACAAN GEMASS Reguler Minggu ke-11 (28 Maret s/d 3 April 2022)

Kitab Yosua diakhiri dengan dua perkataan Yosua yang mengingatkan kita pada perkataan Musa yang terakhir dalam Kitab Ulangan. Yosua menantang umat Israel untuk “shema”, yaitu “mendengarkan” perintah-perintah Taurat agar menerima janji-janji berkat dari Tuhan. Setelah Yosua meninggal, keadaan menjadi bertambah buruk dengan sangat cepat. Kitab Hakim-Hakim berisi kisah kegagalan Israel dan bagaimana mereka menjadi “seperti Kanaan” daripada menjadi imamat yang rajani. (Ingat Keluaran 19:4-6).

Kitab Hakim-Hakim akan membuat kita sangat terganggu dan menimbulkan banyak pertanyaan. Untuk mendapatkan pencerahan dipersilakan menonton video yang tautannya akan diinformasikan dalam pesan di grup whatsapp Gemass Reguler. Untunglah kita juga akan membaca Kitab Rut yang melegakan. Kitab Rut adalah kisah yang dijalin dengan indah yang melambangkan kekuatan penebusan Allah.

Untuk yang hanya tahu kisah Simson dari buku cerita Alkitab namun tidak membaca secara langsung kitab Hakim-Hakim, mungkin akan mengalami shock. Gambaran Simson sebagai orang kuat seperti pahlawan namun kikuk jauh dari kemiripan yang sebenarnya: arogan, penuh kekerasan, dan gila seks. Simson, hanyalah salah satu dari banyak tokoh yang memiliki karakter moral yang cacat yang kita baca di Kitab Hakim-Hakim. Kisah-kisah mereka tidak diceritakan dalam buku-buku cerita supaya tidak menjadi inspirasi bagi pembaca untuk menjadi penjahat seperti Yefta atau pembunuh seperti Ehud.

Semua tokoh tersebut di atas merupakan bagian dari busur kisah besar di dalam Kitab yang menunjukkan bagaimana umat Israel secara progresif makin menjadi lebih mirip Bangsa Kanaan dan semakin sedikit dan langka bersikap seperti layaknya umat Allah. Kitab Hakim-Hakim secara sengaja dimaksudkan untuk menunjukkan kepada kita bahwa Tuhan masih berkarya meski Tuhan tidak memiliki banyak rekan kerja yang bisa diandalkan. Saat membaca pasal 17 – 21, kita memasuki bayangan kelam. Kisah-kisah di dalamnya sangat mengganggu karena mengisahkan dengan gamblang tentang derita dan kekerasan yang terjadi sebagai akibat dosa manusia. Syukurlah kita bisa menemukan secercah harapan di Kitab berikutnya yaitu Kitab Ruth, yang menyalakan janji hadirnya raja mesianis di masa depan dari keturunan Daud.

(diterjemahkan ulang secara bebas dari thebibleproject.com )
 EMOTICON GEMASS
Minggu 10 : 🏞
Minggu 11 : 🌌
Minggu 12 : 👑
Minggu 13 : 🤴
 BACAAN GEMASS Reguler Minggu ke-11 (Hari ke 71-77)
Emoticon : 🌌

Bagian 6 : TANAH PERJANJIAN
▫ H71; Senin, 28 Maret 2022 : Hakim-hakim 4-5 ; Mazmur 71
▫ H72; Selasa, 29 Maret 2022 : Hakim-hakim 6-8 ; Mazmur 72
▫ H73; Rabu, 30 Maret 2022 : Hakim-hakim 9-12 ; Mazmur 73
▫ H74; Kamis, 31 Maret 2022 : Hakim-hakim 13-15 ; Mazmur 74
▫ H75; Jumat, 1 April 2022 : Hakim-hakim 16-18 ; Mazmur 75
▫ H76; Sabtu, 2 April 2022 : Hakim-hakim 19-21 ; Mazmur 76
Bagian 7 : KEBANGKITAN DAN KEJATUHAN BANGSA ISRAEL
▫ H77; Minggu, 3 April 2022 : Rut 1-4 ; Mazmur 77
 Senin, 28 Maret 2022
~~~~~
📖 GEMASSreguler 2022 – FIRMAN UNTUK SEMUA
Tersedia dalam apps GKI Layur
http://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~
🗓 Hari 71
Bagian 6 : TANAH PERJANJIAN
Bacaan hari ini: Hakim-hakim 4-5
Ungkapan doa : Mazmur 71
~~~~~
ALKITAB SUARA
🎧 GEMASS – Hari 71
https://drive.google.com/folderview?id=183QdlLVpCO8WRHMhPEmxIhm9xwjuCr4q

🌟 Hakim-hakim 5:31 (TB)
Demikianlah akan binasa segala musuh-Mu, ya TUHAN! Tetapi orang yang mengasihi-Nya bagaikan matahari terbit dalam kemegahannya. Lalu amanlah negeri itu empat puluh tahun lamanya.

💡 Meski banyak tantangan dan pergumulan dan tidak mudah, memilih mengasihi Tuhan lebih baik daripada memusuhi Tuhan.

🙏 Doa:
Tuhan, mampukan aku untuk mengasihi-Mu setiap saat dan dalam segala keadaan. Amin
~~~~~
Bacaan besok : Hakim-hakim 6-8
Ungkapan doa : Mazmur 72
 📖 GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun C
Bacaan 28 Maret – 3 April 2022

Emoticon : 🌌

▫ Senin, 28 Maret 2022: Mazmur 53 ; Imamat 23:26-41 ; Wahyu 19:1-8
▫ Selasa, 29 Maret 2022: Mazmur 53 ; Imamat 25:1-19 ; Wahyu 19:9-10
▫ Rabu, 30 Maret 2022: Mazmur 53 ; 2 Raja – Raja 4:1-7 ; Lukas 9:10-17
▫ Kamis, 31 Maret 2022: Mazmur 126 ; Yesaya 43:1-7 ; Filipi 2:19-24
▫ Jumat, 1 April 2022: Mazmur 126 ; Yesaya 43:8-15 ; Filipi 2:25-3:1
▫ Sabtu, 2 April 2022: Mazmur 126 ; Keluaran 12:21-27 ; Yohanes 11:45-47
▫ Minggu, 3 April 2022 :
MAKNA PENGURAPAN YESUS
Yesaya 43:16-21 ; Mazmur 126 ; Filipi 3:4-14 ; Yohanes 12:1-8
📖 GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun C
Minggu Pra Paskah IV
Senin, 28 Maret 2022
~~~~~
MENERUSKAN KASIH BAPA YANG MENYAMBUT

Bacaan hari ini:
Mazmur 53
Imamat 23;26-41
Wahyu 19:1-8

Tersedia dalam apps GKI Layur
https://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~
Bacaan hari ini memperlengkapi apa yang kita baca pada Minggu 27 Maret 2022   

Mazmur 53
Orang bebal selalu menentang Allah. Perbuatan mereka jahat, menyimpang, bejat, dan tidak ada niatan sama sekali untuk mencari Allah dan suka menindas umat Allah. Tuhan sendiri yang akan menghukum dan mempermalukan mereka. Pemazmur berseru agar dilepaskan dari penindasan orang bebal dan setia menantikan pemulihan dan keselamatan yang dari Allah.

Imamat 23:26-41
Tuhan memerintahkan Musa agar Bangsa Israel mengadakan hari-hari khusus untuk menguduskan Allah dan mengingat perbuatan baik Allah. Ada tiga hari raya penting: hari raya Pendamaian untuk mendamaikan umat dengan Tuhan agar tidak ada dosa yang menghalangi relasi Allah dengan manusia; hari raya Pondok Daun untuk mengingat bagaimana Allah memimpin perjalanan umat di padang gurun dari Mesir menuju Tanah Perjanjian; Hari Sabat untuk bersyukur dan beristirahat menikmati berkat-berkat Tuhan. Yang tidak menghargai hari-hari tersebut akan dihukum oleh Tuhan sendiri. Karena itu mari terus mempersembahkan hidup kita kepada Allah.

Wahyu 19:1-8
Ada waktunya segala kuasa Iblis dan pengikutnya yang melawan Allah akan dikalahkan. Allah dan kuasaNya yang akan menang. Karena itu kesetiaan umat Allah dalam menjaga kekudusan tidak akan sia-sia. Semua umat akan memuji Allah dengan gegap gempita dan kegembiraan itu digambarkan seperti sebuah perjamuan kawin. Karena itu mari kita selalu siap sedia mempersiapkan diri selaku mempelai Kristus. Segala jerih payah dan perjuangan kita tidak akan sia-sia.

Renungan pelengkap :
https://www.ykb-wasiat.org/wasiat.
~~~~~
Bacaan besok:
Mazmur 53
Imamat 25:1-19
Wahyu 19:1-8
 📖 GEMASSplus SH KITAB – 2022
Kitab ke 2 –Tahun III
Bacaan 28 Maret – 3 April 2022
KITAB 1,2 SAMUEL

Emoticon : ⚔️

▫ Hari 70 ; Senin, 28 Maret 2022 : 2 Samuel 18:1-18 – Akhir dari Penentang Allah
💠 BGA : 2 Samuel 18:1-18
▫ Hari 71 ; Selasa, 29 Maret 2022 : 2 Samuel 18:19-32 – Kemenangan yang Hampa
▫ Hari 72 ; Rabu, 30 Maret 2022 : 2 Samuel 18:33-19:8 – Jangan Dilumpuhkan oleh Kesedihan
▫ Hari 73 ; Kamis, 31 Maret 2022 : 2 Samuel 19:9-23 – Menyelesaikan dengan Kasih
▫ Hari 74 ; Jumat, 1 April 2022 : 2 Samuel 19:24-34 – Hikmat dalam Mengambil Keputusan
▫ Hari 75 ; Sabtu, 2 April 2022 : 2 Samuel 20:1-26 – Memadamkan Ketidakpuasan
▫ Hari 76 ; Minggu, 3 April 2022 : 2 Samuel 21:1-22 – Tidak Sewenang-Wenang
💠 BGA : 2 Samuel 21:1-22
 Senin, 28 Maret 2022
~~~~~
📖 GEMASSplus SH KITAB – 2022
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi 1-2 SAMUEL

Bacaan hari ini : 2 Samuel 18:1-18
Doa ⇒ Baca ⇒ Renungkan ⇒ Bandingkan ⇒ Doa
~~~~~

AKHIR DARI PENENTANG ALLAH

Perang segera dimulai!
Daud dan orang-orangnya mempersiapkan diri. Saat itu orang bisa melihat bahwa Daud memang seorang panglima perang yang maju berperang dengan sebuah strategi. Ia membagi orang-orangnya menjadi tiga pasukan yang akan dipimpin oleh Yoab, Abisai, dan Itai (2). Ia sendiri akan bersama-sama mereka.

Akan tetapi, pasukannya melarang Daud ikut bersama mereka (3). Mengapa? Mereka menganggap hidup Daud lebih berharga, apalagi Daud menjadi incaran dalam peperangan itu. Menurut mereka, adalah baik bila Daud tidak bersama mereka. Lagi pula Daud bisa mencarikan pertolongan apabila diperlukan. Selain itu, mungkin saja akan sulit bagi Daud berperang melawan anaknya sendiri. Hal tersebut dapat menyulitkan armada perang Daud. Dalam hal ini, kita melihat bahwa Daud bukanlah pemimpin yang hanya mau didengar. Ia menyadari bahwa dirinya juga perlu mendengar nasihat baik dari orang-orang di sekitarnya (4). Hanya saja Daud berpesan agar mereka tak melukai Absalom (5).

Amanat Daud itu begitu dijunjung tinggi oleh seorang prajurit yang menemukan Absalom tergantung karena tersangkut di pohon tarbantin (9-10). Lalu ia melaporkan penemuannya kepada Yoab, komandannya. Yoab memarahi si prajurit karena tidak segera menghabisi nyawa Absalom (11). Tentu saja si prajurit mengemukakan alasannya (12-13). Dengan rasa gemas, Yoab mendatangi Absalom dan kemudian membunuhnya (14-15).

Betapa mengenaskan akhir hidup putra raja itu, padahal Yoab yang mengatur amnesti bagi Absalom hingga dia dapat kembali ke Yerusalem. Hubungannya dengan Daud secara perlahan pulih karena peran Yoab. Sungguh ironis karena Absalom, si pemberontak, mati di tangan Yoab.

Renungkan: Tidak seorang pun menginginkan akhir hidup seperti yang dialami Absalom. Karena itu, marilah bersama pemazmur kita menyatakan, “Aku berhasrat mentaati ketetapan-Mu sampai akhir hidupku.” (Mzm.119:112)

Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Kitab 1,2 Samuel
https://www.su-indonesia.org
~~~~~
Bacaan besok: 2 Samuel 18:19-32 – Kemenangan yang Hampa
💠 BGA
÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷
BACA GALI ALKITAB – 10

2 SAMUEL 18:1-18
Pemberontakan Absalom akhirnya menjadi bumerang bagi dirinya sendiri. Raja memberi perintah untuk memberantas pemberontakan itu meskipun dengan satu pesan: anaknya, Absalom, hendaklah dibiarkan tetap hidup. Namun apa yang terjadi rupanya tidak sesuai dengan harapan Daud. Absalom menemui kematian secara tragis.

💠 Apa saja yang Anda baca?
1. Apakah yang sedang dilakukan oleh Daud? Siapa-siapakah yang diangkat Daud sebagai kepala pasukan? Apakah Daud sendiri terlibat dalam pertempuran itu (1-4)?
2. Apakah perintah Daud kepada para kepala pasukan? Siapakah kemudian pihak yang terpukul kalah dalam pertempuran (5-7)?
3. Bagaimana keadaan Absalom sewaktu ditemukan oleh tentara Daud? Apakah yang dilakukan oleh tentara tersebut (8-10)?
4. Apakah yang dilakukan oleh Yoab terhadap Absalom? Bagaimanakah Absalom akhirnya tewas (11-16)? Di mana Absalom dikuburkan (17-18)?

💠 Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?
1. Mengapa Daud mempersiapkan pasukan dan bala tentaranya? Bagaimana caranya mengatur pasukan yang akan maju berperang?
2. Mengapa Daud melarang pasukannya untuk membunuh Absalom?
3. Mengapa pada akhirnya Yoab memilih membangkang terhadap instruksi Daud mengenai Absalom?

💠 Apa respon Anda?
1. Bagaimana Anda melihat kematian Absalom? Menurut Anda apakah kematian Absalom menjadi hukuman yang setimpal atas pemberontakan yang telah dia lakukan?

POKOK DOA :
Kehidupan jemaat Tuhan dipenuhi oleh belas kasihan kepada sesama dan kesetiaan kepada Tuhan.

Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Kitab 1,2 Samuel
https://www.su-indonesia.org