Gemass 24 September 2021

πŸ“– GEMASSreguler 2021 – FIRMAN UNTUK SEMUA
Tersedia dalam apps GKI Layur
http://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~~

πŸ—“ Hari 250
Bagian 14 : YESUS DAN KERAJAAN ALLAH
Bacaan hari ini: Markus 1-2
Ungkapan doa : Mazmur 95
~~~~~~

ALKITAB SUARA
🎧 GEMASS – Hari 250
https://drive.google.com/folderview?id=10bZfoyN6LZ9Wa8xInV0mmwlIa1RYJ-ju

β–Ά Video Baca Alkitab:
Penjelasan secara umum kitab MARKUS – Bible Project Indonesia
thebibleproject.com
Saksikan :

🌟 Markus 1:40-41 (TB)
Seorang yang sakit kusta datang kepada Yesus, dan sambil berlutut di hadapan-Nya ia memohon bantuan-Nya, katanya: “Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku.”
Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata kepadanya: “Aku mau, jadilah engkau tahir.”

πŸ’‘ Apapun masalah atau penyakit kita, datanglah, berlutut dan memohon kepada-Nya karena Dia penuh belas kasihan dan alami pertolongan-Nya yang tidak pernah terlambat!

πŸ™ Doa:
Tuhan ajari aku untuk selalu terbuka kepada-Mu sehingga dengan penuh keberanian membuka seluruh pergumulan dan masalah dengan keyakinan penuh bahwa Engkau begitu peduli dan mengasihiku. Amin.
~~~~~~
Bacaan besok : Markus 3-4
Ungkapan doa : Mazmur 96
~~~~~~
πŸ“– GEMASSplus SH KITAB – 2021
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi KITAB INJIL MARKUS

Bacaan hari ini : Markus 6: 14-29
Doa β‡’ Baca β‡’ Renungkan β‡’ Bandingkan β‡’ Doa
~~~~~~

PERINGATAN!

Pelayanan pemberitaan kebenaran yang sungguh-sungguh dapat membawa akibat buruk bagi kesehatan Anda. Apalagi memberitakan kebenaran di suatu dunia yang nilai-nilainya terbalik. Apa yang terjadi pada Yohanes Pembaptis adalah buktinya. Walaupun Herodes Antipas tahu bahwa tindakannya membunuh Yohanes Pembaptis itu salah dan menyedihkan hatinya, ia tetap melakukannya demi harga diri politis (26, bdk. 20).
 
Nasib Yohanes membuatnya sejajar dengan para nabi yang dibunuh oleh bangsa mereka sendiri (bdk. Mat 5:12, 23:29-36 dll.). Identifikasi oleh Herodes tentang Yesus sebagai Yohanes Pembaptis yang bangkit kembali menjadi petunjuk dini dari narasi Markus tentang sisi kelam dari pelayanan Yesus dan para murid-Nya: Yesus akan mati terbunuh dan para murid akan menderita.
 
Memberitakan kebenaran Allah di tengah dunia yang berkuasa dengan nilai-nilai kebenaran dari kekuasaan yang terbalik dan salah kaprah. Itulah keadaan yang dihadapi gereja di Indonesia, dan menjadi panggilan kita, jika kita masih ingin menjadi murid- murid dan utusan-utusan-Nya yang setia. Risiko yang dihadapi nyata. Mungkin bukan kehilangan kepala, tetapi kesempatan promosi dalam kerja, status sosial di masyarakat, rasa aman dll. Semua jadi penentu kaliber kita, seorang Herodes, atau Yohanes Pembaptis?
 
Renungkan: “… barang siapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya” (Mrk. 8:35).

Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Kitab Injil Markus
https://www.su-indonesia.org
~~~~~~
Bacaan besok : Markus 6: 30-44 – Sisi Perut Pelayanan Yesus

πŸ“– GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun B
Minggu biasa 16
Jumat, 24 September 2021
~~~~~~~~
KITA DAN MEREKA
Bacaan hari ini:
Mazmur 19:7-14
Ulangan 1:1-18
Kisah Para Rasul 12:20-25
~~~~~~
Bacaan hari ini, membantu mempersiapkan kita untuk bacaan pada hari Minggu 26 September 2021

Ulangan 1:1-18
Pada bagian awal kitab ini (1-8), Musa mengingatkan umat Israel akan perintah Tuhan bagi mereka untuk pergi ke pegunungan Amori dan sekitar ArabaYordan (6-7), alasan perintah itu diberikan karena daerah-daerah tersebut akan diserahkan Tuhan kepada umat Israel , sebagaimana yang telah dijanjikan-Nya kepada nenek moyang mereka. Yang perlu mereka lakukan hanyalah masuk dan menguasainya. Meski sangat menggentarkan, Tuhan tetap memerintahkan orang Israel untuk masuk dan menguasai daerah itu. Karena Tuhan beserta umat-Nya dan Ia akan menepati janji-Nya.Ketika Tuhan berjanji, Ia tidak pernah mengingkari, Ia akan membuktikan kepastian janji-Nya.
Dalam bagian ke 2 (9-18) Musa mengingat masa ketika ia membutuhkan pemimpin yang baik dan berkualitas untuk membantunya mengurus umat Allah. Karena itu, Musa membutuhkan bantuan dari orang-orang yang dapat dipercayainya dalam memimpin umat Allah. Musa pun meminta dua belas suku Israel mengajukan orang-orang yang sesuai dengan kriteria yang ia tetapkan, yaitu bijaksana, berakal budi, dan berpengalaman.

Cara, strategi, dan kriteria Musa dapat dijadikan pertimbangan yang berharga saat kita berkesempatan untuk memilih pemimpin, baik di gereja, di lembaga maupun di negara. Jika kita memilih pemimpin yang salah, akibatnya sangat fatal. Banyak aspek dan sistem yang rusak bila kita salah memilih pemimpin, terlebih lagi pemimpin rohani. Sebab teladan hidupnya sangat berpengaruh bagi kemajuan dan pertumbuhan rohani umat Allah.

Mazmur 19:7-14
Mazmur daud ini memperkenalkan hukum Allah, Taurat sebagai wahyu Allah yang sempurna yang menuliskan tentang diri dan kehendak Allah. Seperti halnya alam dapat menceritakan dan melukiskan keagunganNya, Allah juga dapat dikenal melalui Firman yang diilhamkan yang Allah berikan kepada umat manusia. Wahyu Allah dalam Kitab Suci adalah sempurna, dapat dipercaya, benar, murni, bersih, dan benar. Itu menghidupkan jiwa, membawa kebijaksanaan, menciptakan kegembiraan di hati, memberi pencerahan, dan tetap ada selamanya. Kitab Suci lebih berharga daripada emas terbaik dan rasanya lebih manis dari madu. Ada peringatan dan upah yang besar bagi setiap hamba Tuhan dan orang yang berpegang pada hukum-hukum Tuhan.
Daud mengakhiri Mazmur dengan doa, Daud meminta pembebasan dan perlindungan sehingga terbebas dari cela dan pelanggaran. Daud tidak hanya ingin menaati hukum-hukumNya, dia juga berusaha menyenangkan hati Allah.

Kisah Para Rasul 12:20-25
Herodes adalah seorang Raja yang mengejar hormat dan kuasa. Tindakan kejam dan tangan besinya, semata-mata untuk menyenangkan hati orang-orang Yahudi agar menerima dia sebagai raja mereka. Ia membiarkan diri disanjung-sanjung oleh orang-orang Tirus dan Sidon. Mereka bergantung pada kemurahan Herodes untuk bahan makanan, karena itu mereka memuja Herodes secara berlebihan, dan hal ini membuat Herodes menjadi lupa diri sanjungan rakyatnya yang berkata : β€œIni suara allah, bukan suara manusia!” telah membuat Herodes merampas kemuliaan Allah, dengan membiarkan dirinya disembah seperti Allah, dan akhirnya herodes menerima ganjaran yang mengerikan di akhir hidupnya.
Menjadi refleksi bagi kita marilah kita mengisi hidup ini dengan cara yang memuliakan Tuhan dan yang memberkati orang lain.

Renungan pelengkap :
https://www.ykb-wasiat.org/wasiat
~~~~~~~
Bacaan besok:
Mazmur 19:7-14
Ulangan 27:1-10
Matius 5:13-20