Gemass 23 Mei 2022

 PENGANTAR BACAAN GEMASS Reguler Minggu ke-19 (23 s/d 29 Mei 2022)

Kita telah menyelesaikan Yesaya, salah satu dari kitab “Nabi Besar!” Kita akan melanjutkan beberapa kitab kenabian, yang sering disebut “Nabi-Nabi Kecil” atau dalam tradisi Yahudi disebut “12 Gulungan/kitab.” Kata “kecil” merujuk kepada pendeknya kitab-kitab kenabian tersebut (Hosea s/d Maleakhi).

Puisi dan narasi dari nabi-nabi telah dikumpulkan menjadi sebuah antologi dan disatukan dalam satu kesatuan menjadi 12 “bab.” Setiap nabi muncul dalam momen-momen yang berbeda dalam sejarah Israel, namun kemudian karya mereka disatukan menjadi 12 gulungan/kitab yang ditempatkan setelah gulungan yang lebih besar yaitu: Yesaya, Yeremia, dan Yehezkiel. Minggu ini kita akan membaca 4 bagian pertama dari 12 gulungan.

Hosea – Hosea adalah nabi untuk Kerajaan Utara dan rajanya, Yerobeam II, kurang lebih 200 th setelah perpecahan kerajaan. Kitab ini merupakan buku yang komplek penuh dengan bahasa puisi dan alegori, yakni Hosea dan hubungannya dengan “istri di tengah malam” Gomer. Kitab ini berfokus pada pemujaan berhala di Israel (sebagai prostitusi), penghukuman mereka melalui Asyur, namun juga kasih Allah dan kesetiaan terhadap perjanjian yang tidak pernah pudar untuk umatNya baik sekarang maupun selamanya.

Yoel – Tidak seperti Hosea, Yoel tidak memiliki kejelasan historis untuk tempat dan waktu, namun sepertinya ia berada pada masa sesudah pembuangan. Yoel tidak menegur dosa khusus yang dilakukan Israel, namun berfokus pada Hari Tuhan, baik di masa lalu atau masa depan. Dia juga menunjuk pada Tuhan yang menyatakan diri-Nya setia pada perjanjian yang sudah dinyatakan-Nya, yang menimbulkan harapan dan digambarkan sebagai masa depan yang indah.

Amos – Amos adalah nabi dari Yehuda bagian Selatan yang juga diutus ke Utara Israel kurang lebih 150 tahun sesudah kerajaan terpecah. Dia berfokus pada ketidakadilan sosial yang merajalela ke seluruh negeri, terutama dan paling parah adalah di Israel. Israel telah dipanggil Tuhan, dan tidak ada alasan lagi sebenarnya untuk berlaku seperti itu; Amos menelanjangi itu semua dan mengumumkan akan datangnya Hari Tuhan, yang akan datang untuk Israel.

Obaja – Kitab ini merupakan yang terpendek dari kitab nabi-nabi, dan juga terpendek di dalam seluruh Perjanjian Lama. Obaja adalah seorang nabi untuk tetangga Yehuda, yakni Edom. Namun demikian, seperti buku profetis lainnya, bersifat alegoris dalam menunjuk tentang Hari Tuhan, bukan hanya untuk Edom, namun juga untuk semua bangsa yang sombong dan meninggikan diri di hadapan Allah. Obaja juga berkotbah bahwa Tuhan akan membawa pemulihan dan pembaharuan untuk mereka yang bertobat dan mau berbalik kepada Tuhan.

(diterjemahkan ulang secara bebas dari thebibleproject.com )
 EMOTICON GEMASS
Minggu 18 : ⚖
Minggu 19 : 💙
Minggu 20 : 🐋
Minggu 21 : 🗣
BACAAN GEMASS Reguler Minggu ke-19 (Hari ke 127-133)

Emoticon : 💙

Bagian 8 : NABI-NABI SEBELUM MASA PEMBUANGAN
▫ H127; Senin, 23 Mei 2022: Hosea 1-5; Mazmur 122
▫ H128; Selasa, 24 Mei 2022 : Hosea 6-10; Mazmur 123
▫ H129; Rabu, 25 Mei 2022 : Hosea 11-14; Mazmur 124
▫ H130; Kamis, 26 Mei 2022 : Yoel 1-3; Mazmur 125
▫ H131; Jumat, 27 Mei 2022 : Amos 1-5; Mazmur 126
▫ H132; Sabtu, 28 Mei 2022: Amos 6-9; Mazmur 127
▫ H133; Minggu, 29 Mei 2022 : Obaja 1; Mazmur 128
 Senin, 23 Mei 2022
~~~~~
📖 GEMASSreguler 2022 – FIRMAN UNTUK SEMUA
Tersedia dalam apps GKI Layur
http://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~
🗓 Hari 127
Bagian 8 : NABI-NABI SEBELUM MASA PEMBUANGAN
Bacaan hari ini: Hosea 1-5
Ungkapan doa : Mazmur 122
~~~~~

ALKITAB SUARA
🎧 GEMASS – Hari 127
https://drive.google.com/folderview?id=11sWES7NHPKDK3ftm2aGegjWwRGtfZ_yA

▶ Video Baca Alkitab:
Penjelasan secara umum kitab HOSEA – Bible Project Indonesia
thebibleproject.com
Saksikan :

🌟 Hosea 5:15 (TB)
Aku akan pergi pulang ke tempat-Ku, sampai mereka mengaku bersalah dan mencari wajah-Ku. Dalam kesesakannya mereka akan merindukan Aku:

💡 Kita tidak bisa bersembunyi dari Tuhan. Lebih baik Mengakui dosa dan menghidupi pertobatan.

🙏 Doa:
Tuhan, mampukan aku untuk selalu peka akan kekudusan-Mu dan menjauhi dosa. Amin.
~~~~~
Bacaan besok : Hosea 6-10
Ungkapan doa : Mazmur 123
📖 GEMASSplus SH KITAB – 2022
Kitab ke 3 –Tahun III
Bacaan 23 – 29 Mei 2022
KITAB 1,2 RAJA-RAJA

Emoticon : 🌾

▫ Hari 44 ; Senin, 23 Mei 2022 : 2 Raja-Raja 4:8-44 – Peka terhadap Kebutuhan Orang Lain
▫ Hari 45 ; Selasa, 24 Mei 2022 : 2 Raja-Raja 5:1-14 – Kecil bagi Dunia, Besar Di hadapan Allah
▫ Hari 46 ; Rabu, 25 Mei 2022 : 2 Raja-Raja 5:15-27 – Iman, Aman, atau Serakah?
▫ Hari 47 ; Kamis, 26 Mei 2022 : 2 Raja-Raja 6:1-23 – Hikmat dalam Melayani Tuhan
▫ Hari 48 ; Jumat, 27 Mei 2022 : 2 Raja-Raja 6:24-7:2 – Percaya, Jangan Menghujat!
▫ Hari 49 ; Sabtu, 28 Mei 2022 : 2 Raja-Raja 7:3-20 – Menjadi Berkat bagi Sesama
💠 BGA 7 : 2 Raja-raja 7:3-20
▫ Hari 50 ; Minggu, 29 Mei 2022 : 2 Raja-Raja 8:1-15 – Respons Terhadap Nubuat
Senin, 23 Mei 2022
~~~~~
📖 GEMASSplus SH KITAB – 2022
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi KITAB 1-2 RAJA-RAJA

Bacaan hari ini : 2 Raja-Raja 4:8-44
Doa ⇒ Baca ⇒ Renungkan ⇒ Bandingkan ⇒ Doa
~~~~~

PEKA TERHADAP KEBUTUHAN ORANG LAIN

Orang sering silau oleh hal-hal yang spektakuler. Baik yang bersifat jasmani, seperti kekayaan dan kuasa, maupun yang supranatural, seperti mukjizat. Ada hal lain yang jauh lebih penting, yaitu hati yang penuh kasih dan peka terhadap kebutuhan orang lain. Hati seperti ini menjadi syarat Tuhan memakai kita menjadi berkat untuk orang lain.

Perempuan Sunem ini peka akan kebutuhan Elisa, nabi yang kerap singgah di rumahnya. Wanita ini membangun sebuah bilik untuk tempat istirahat Elisa. Semua ini dilakukan bukan atas dasar pamrih, tetapi wujud ungkapan kasih kepada Allah yang kudus (9). Itulah sebabnya, keinginannya untuk mendapatkan seorang anak tidak dia ungkapkan (12-14).

Elisa juga peka akan kebutuhan keluarga Sunem ini (16). Kerinduan mereka akan anak dikabulkan Tuhan (17). Namun, Elisa belajar pula bahwa kepekaan kepada sesama manusia saja tidak cukup tanpa pimpinan Tuhan (18-28). Tuhan membimbing anak-anak-Nya dengan cara yang unik. Keluarga Sunem itu harus mengalami tragedi kehilangan anak terlebih dahulu sebelum mereka mendapatkan kembali anaknya (32,36-37). Melalui penderitaan itu mereka sungguh-sungguh merasakan anugerah Tuhan. Kepekaan Elisa lebih lanjut ditunjukkan dengan kepeduliannya memenuhi kebutuhan hidup para nabi yang dipimpinnya (38-44).

Apa yang dilakukan perempuan Sunem dan Elisa tersebut menunjukkan sikap saling peduli. Dibutuhkan kepekaan dari Tuhan yang mewujudkan sikap peduli tersebut. Teladan Elisa dan perempuan Sunem menunjukkan bahwa sikap saling peduli mereka adalah kepedulian antara umat dan hamba Tuhan.

Renungkan: Saat umat Tuhan mewujudkan sikap saling peduli, Gereja menyaksikan kasih dan kepedulian Tuhan kepada dunia. Bukalah hati kepada Tuhan, maka Dia akan membuka hati anda kepada orang-orang yang membutuhkan Dia.

Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Kitab 1,2 Raja-raja
https://www.su-indonesia.org
~~~~~
Bacaan besok: 2 Raja-Raja 5:1-14 – Kecil bagi Dunia, Besar Di hadapan Allah
📖 GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun C
Bacaan 23 – 29 Mei 2022

Emoticon : 💙

▫ Senin, 23 Mei 2022: Mazmur 93 ; 1 Tawarikh 12:16-22 ; Wahyu 21:5-14
▫ Selasa, 24 Mei 2022: Mazmur 93 ; 2 Tawarikh 15:1-15 ; Wahyu 21:15-22
▫ Rabu, 25 Mei 2022: Mazmur 93 ; 2 Tawarikh 34:20-33 ; Lukas 2:25-38
▫ Kamis, 26 Mei 2022:
SAMPAIKANLAH BERITA PERTOBATAN DAN PENGAMPUNAN
Kisah Para Rasul 1:1-11; Mazmur 47 ; Efesus 1:15-23 ; Lukas 24:44-53
▫ Jumat, 27 Mei 2022: Mazmur 97 ; Keluaran 33:12-17 ; Wahyu 22:6-9
▫ Sabtu, 28 Mei 2022: Mazmur 97 ; Keluaran 33:18-23 ; Yohanes 1:14-18
▫ Minggu, 29 Mei 2022 :
SUPAYA DUNIA PERCAYA
Kisah Para Rasul 16:16-34 ; Mazmur 97 ; Wahyu 22:12-21 ; Yohanes 17:24-26
📖 GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun C
Minggu Paskah VI
Senin, 23 Mei 2022
~~~~~
WARISAN DAMAI SEJAHTERA
~~~~~
Bacaan hari ini:
Mazmur 93
1 Tawarikh 12:16-22
Wahyu 21:5-14

Tersedia dalam apps GKI Layur
https://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~
Bacaan hari ini memperlengkapi apa yang kita baca pada Minggu 22 Mei 2022.

Mazmur 93
Umat menghayati Tuhan sebagai raja yang kekal, kekuasaanNya sejak dulu kala, kekuatanNya tidak tertandingi, semua yang ada di dunia tunduk padaNya. Dibandingkan dengan ilah yang dipahami pada jaman penulisan mazmur ini, jelas Allah tidak tertandingi. Namun dengan segala kebesaranNya, Allah tetap dapat dikenal dan tetap dekat dengan umatNya. Tidak percuma dan sia-sia memiliki dan menyembah Allah. Di tengah dunia yang penuh bahaya dan penuh ketidakpastian, memiliki Allah Israel berarti memiliki jaminan kepastian dan perlindungan.

1 Tawarikh 12:16-22
Dalam perikop ini kita melihat bagaimana Allah melindungi Daud yang selalu bersandar dan mengandalkan Allah. Allah mengirim Roh-Nya sehingga bergabung pasukan yang handal. Beberapa suku dari Utara juga memihak kepada Daud. Bahkan saat lari dari Saul, Tuhan juga melindungi Daud meski ia lari ke Filistin, dan mempunyai pasukan yang disebut seperti bala tentara Allah. Mari belajar dari Daud untuk selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap pergumulan dan persoalan yang kita hadapi.

Wahyu 21:5-14
Mereka yang setia dan tahan uji meski mengalami penderitaan dan aniaya akan menerima keselamatan dan menjadi anak Allah serta menikmati relasi yang indah dengan Allah. Mereka akan hidup dalam langit dan bumi baru yang luar biasa indah dan dipenuhi dengan kemuliaan Allah serta tidak tercemari oleh dosa. Sebaliknya yang tidak setia dan menyangkal iman akan menerima penghukuman yang setimpal. Mari kita terus setia menggenapkan kehendak Allah meski mengalami banyak hambatan dan tantangan karena upah besar dari Tuhan menanti kita.

Renungan pelengkap :
https://www.ykb-wasiat.org/wasiat.
~~~~~
Bacaan besok:
Mazmur 93
2 Tawarikh 15:1-15
Wahyu 21:15-22