Gemass 23 Juni 2022

Kamis, 23 Juni 2022 
~~~~~
📖 GEMASSreguler 2022 – FIRMAN UNTUK SEMUA 
Tersedia dalam apps GKI Layur
~~~~~
🗓 Hari 158
Bagian 9 : HIKMAT BANGSA ISRAEL
Bacaan hari ini: Amsal 16-18 
Ungkapan doa : Mazmur 3  
~~~~~
 
ALKITAB SUARA
🎧 GEMASS – Hari 158
 
🌟 Amsal 16:16 (TB)  
Memperoleh hikmat sungguh jauh melebihi memperoleh emas, dan mendapat pengertian jauh lebih berharga dari pada mendapat perak.
 
💡 Meskipun ditulis puluhan abad yang lalu, ayat ini masih sangat relevan dengan kehidupan kita sekarang, dimana banyak orang masih mengejar harta dan kekuasaan. Firman Tuhan ini mengingatkan kita bahwa mengejar hikmat dan pengertian melalui perenungan dan melakukan Firman-Nya, jauh melebihi segala sesuatu. 
 
🙏 Doa :
Ingatkan saya bahwa Firman-Mu adalah sumber segala hikmat dan pengertian yang seharusnya saya kejar untuk mendapatkannya. Amin.
~~~~~
Bacaan besok : Amsal 19-21
Ungkapan doa : Mazmur 4
 

Kamis, 23 Juni 2022
~~~~~
📖 GEMASSplus SH KITAB – 2022
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi KITAB 1,2 RAJA-RAJA

Bacaan hari ini : 2 Raja-Raja 22:1-20
Doa ⇒ Baca ⇒ Renungkan ⇒ Bandingkan ⇒ Doa
~~~~~

YOSIA, HIDUP BENAR DI MATA ALLAH

Sulit hidup benar di tengah-tengah kejahatan dan kenajisan. Kecenderungan kita adalah kompromi dengan hal-hal berdosa dan kemudian membenarkan diri sendiri dengan mengatakan, “Kalau tidak kompromi tidak mungkin sukses.”

Namun, hal itu tidak berlaku pada Yosia. Walau usianya baru. delapan tahun dan ia besar di tengah-tengah. bangsanya yang berbuat jahat, bahkan ayah dan kakeknya sendiri juga jahat, Yosia tidak ikut-ikutan berbuat dosa. Catatan mengenai kehidupan dan pemerintahannya amatlah indah: “Ia melakukan apa yang benar di mata Tuhan dan hidup sama seperti Daud, bapa leluhurnya, dan tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri” (2). Bukan hanya menjaga diri hidup suci, ia juga mengusahakan pembaruan ibadah dan pentahiran bangsanya dengan cara memperbaiki rumah Tuhan yang sudah terbengkalai sekian lama (3-7). Oleh usahanya itu, ia dan rakyat Yehuda mendapat belas kasih Tuhan secara nyata. Pertama, kitab Taurat ditemukan (8). Kitab Taurat itulah yang mendorong Yosia bertobat dan meminta petunjuk Allah (11-13). Kedua, Allah memberi petunjuk kepada Yosia dan rakyat Yehuda melalui nabiah Hulda (15-20). Isi petunjuk itu adalah Allah menunda penghukuman atas Yehuda pada masa pemerintahan raja Yosia. Allah menjanjikan Yosia akan dikuburkan dalam keadaan damai dan matanya tidak akan melihat segala malapetaka yang akan menimpa Yehuda. Belas kasih Allah atas Yosia membawa dampak damai sejahtera untuk seluruh rakyat.

Renungkan: Bila catatan sejarah hidup kita sama seperti Yosia, yaitu bertobat dari hidup berdosa dan giat membangun kehidupan ibadah yang kudus dan benar, maka kehadiran kita akan menjadi berkat bagi orang lain di sekitar kita. Tuhan akan memakai kita sebagai alat pembaruan bagi umat-Nya di dunia ini sehingga mereka terhindar dari murka Allah yang menghancurkan.

Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Kitab 1,2 Raja-raja
https://www.su-indonesia.org

▶ Video Pelengkap Bacaan:
Hidup Benar itu Pilihan! (2 Raja-Raja 22) | Petrus Kwik | Bible Every Day
https://youtu.be/rIqszkltWIQ
~~~~~
Bacaan besok : 2 Raja-Raja 23:1-30 – Pertobatan Sejati atau Semu?

📖 GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun C
Minggu Biasa-1
Kamis, 23 Juni 2022
~~~~~
TUHAN, AKU INGIN MENGIKUT ENGKAU
~~~~~
Bacaan hari ini:
Mazmur 16
Imamat 9:22-10:11
2Korintus 13:5-10

Tersedia dalam apps GKI Layur
https://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~
Bacaan hari ini, mempersiapkan kita untuk bacaan pada hari Minggu, 26 Juni 2022

Mazmur 16
Daud mengenal betul siapa Allahnya. Dia mengatakan “Engkaulah bagian warisanku dan pialaku”, dengan kata lain dia mengatakan Tuhan itu miliknya dan upahnya/reward. Daud menyadari bahwa warisannya bukanlah tanah atau jabatan tetapi pribadi Allah itu sendiri. Piala sendiri melambangkan upah pada masa depan. Jadi ketika berbicara warisan, ini berkenaan dengan hidup sekarang (kehidupan yang sedang dijalani). Sedangkan piala berbicara tentang kehidupan setelah kematian. Dengan kata lain, bagi Daud kehidupan saat ini dan masa depan adalah kehidupan milik Allah saja. Relasi Daud dan Allah sepatutnya menjadi teladan buat kita sebagai anak-anak Tuhan. Milik siapakah kita, kepada siapakah kita menyerahkan diri kita, kepada Tuhan atau kepada dunia.

Imamat 9:22-10:11
Pada ayat sebelumnya Tuhan memerintahkan bangsa Israel mengadakan ibadah. Ibadah dilaksanakan dengan mempersembahkan korban penghapus dosa, korban bakaran dan korban keselamatan – simbol pengampunan dosa bangsa Israel dan perdamaian antara umat dengan Tuhan. Semua dilaksanakan persis sesuai aturan yang diperintahkan Tuhan melalui Musa. Sebagai tanggapan atas pengorbanan umat, Tuhan menunjukkan kemuliaan-Nya agar umat mengetahui bahwa Dia tinggal di tengah-tengah mereka. Ironisnya pada pasal selanjutnya dikatakan anak-anak Harun mati terbakar akibat api asing yang mereka yang nyalakan. Tuhan tidak memerintahkan mereka untuk melakukan itu. Sebuah perenungan untuk kita, Tuhan menginginkan sebuah ketaatan, dan sebuah relasi yang benar di dalam mengikut Dia.

2Korintus 13:5-10
Paulus mengingatkan kepada jemaat di Korintus akan kerentanan manusia terhadap dosa, sehingga merupakan tanggung jawab orang Kristen/pengikut Kristus untuk secara teratur memeriksa diri sendiri untuk mencari bukti bahwa Injil bekerja dengan sendirinya dalam hidup. Paulus tidak mengatakan, “Ujilah dirimu secara berkala untuk memastikan kamu tetap selamat”. Uji yang dimaksud Paulus adalah untuk meneguhkan kembali apa yang telah umat ketahui: “Tidak tahukah kamu yakin bahwa Kristus ada di dalam kamu?”. Mengikut Tuhan berarti menguji diri terus menerus, sehingga ada buah yang dihasilkan dari Injil yang bertumbuh di dalam diri.

Renungan pelengkap:
https://www.ykb-wasiat.org/wasiat

https://youtu.be/PHXMDyekcNI
~~~~~
Bacaan besok:
Mazmur 16
2Raja-raja 1:1-16
Galatia 4:8-20