Gemass 22 Oktober 2022

*Sabtu, 22 Oktober 2022*
~~~~~~~~~~~~~~~
πŸ“– *GEMASSreguler 2021* – FIRMAN UNTUK SEMUA
_Tersedia dalam apps GKI Layur_
http://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~~~~~~~~~~~
πŸ—“ *Hari 279*
*Bagian 14 : YESUS DAN KERAJAAN ALLAH*
*Bacaan hari ini* : Kisah Para Rasul 1-2
*Ungkapan doa* : Mazmur 119:153-176
~~~~~~~~~~~~~~~
*ALKITAB SUARA*
🎧 GEMASS – Hari 279
https://drive.google.com/folderview?id=1f93NdMFy2rKIN1eEPcKWzQG2hv4RHksr

β–Ά Video Baca Alkitab:
Penjelasan secara umum kitab *KISAH PARA RASUL* pasal 1-12 – Bible Project Indonesia
thebibleproject.com
Saksikan :
https://youtu.be/S73ZmLcr_o8

🌟 *Kisah Para Rasul 2:17* (TB)
_Akan terjadi pada hari-hari terakhir β€” demikianlah firman Allah β€” bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi._

πŸ’‘ Penyingkapan tentang “hari-hari terakhir” merupakan saat kesaksian yang memanggil setiap orang untuk bertobat, percaya kepada Kristus dan mengalami pencurahan Roh Kudus. Oleh sebab itu, kita yang sudah menerima Kristus Yesus terpanggil untuk menyampaikan karya keselamatan Kristus melalui kuasa Roh Kudus, sementara kita menantikan hari penebusan dan kedatangan Kristus untuk umat-Nya.

πŸ™ *Doa*:
Ya Tuhan, kuasailah aku dengan Roh-Mu untuk berani bersaksi tentang Yesus Kristus, Juruselamatku. Amin
~~~~~~~~~~~~~~~~
*Bacaan besok* : Kisah 3-4
*Ungkapan doa* : Mazmur 120

 

*Sabtu, 22 Oktober 2022*
~~~~~~~~~~~~~~~
πŸ“– *GEMASSplus SH KITAB – 2022*
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi *INJIL YOHANES*

Bacaan hari ini : *Yohanes 12:20-26*
Doa β‡’ Baca β‡’ Renungkan β‡’ Bandingkan β‡’ Doa
~~~~~~~~~~~~~~~

*_KEMULIAAN MELALUI KEMATIAN_*

Seorang pemadam kebakaran, sering kali harus mempertaruhkan nyawa saat menghadapi kobaran api demi menyelamatkan jiwa orang lain. Tidak jarang mereka berhasil dalam tugasnya, namun tidak sedikit pula petugas pemadam kebakaran yang mengorbankan nyawanya sendiri demi orang lain.
 
Sambutan orang banyak yang luar biasa terhadap Tuhan Yesus, membuat beberapa orang Yunani yang menuju Yerusalem ingin bertemu Dia (20-22). Mengapa mereka ingin bertemu Tuhan Yesus? Kemungkinan karena mereka telah mendengar bahwa Tuhan Yesus membangkitkan Lazarus. Namun, jawaban Tuhan Yesus bagi mereka terdengar janggal sebab Ia justru bicara soal waktu dan kemuliaan (23). Tuhan Yesus membicarakan tentang diri-Nya sebagai Anak Manusia yang telah ditentukan jalan hidup-Nya untuk mati bagi orang banyak. Ia berbicara tentang kemuliaan yang akan diterima-Nya dari Allah saat Ia mengurbankan diri-Nya sendiri bagi orang banyak itu. Tuhan Yesus memakai ilustrasi satu biji yang harus mati supaya menghasilkan banyak buah. Ia mengumpamakan kematian-Nya itu dengan kematian satu biji itu, supaya menghasilkan kehidupan bagi orang banyak (24). Dampak kematian-Nya yang menghidupkan banyak orang akan digenapi saat Ia mengurbankan diri-Nya di kayu salib. Pengurbanan-Nya itu bukan dilakukan demi kehendak Bapa saja, melainkan oleh kehendak Yesus sendiri (25).
 
Seorang hamba Tuhan, Peter Claver, pernah berkata: “Agar dapat melakukan kehendak Tuhan, seseorang harus menganggap rendah dirinya sendiri: seseorang yang makin “mati” bagi dirinya sendiri akan makin hidup dalam kehendak Tuhan.” Memang tidak mudah “mati” bagi diri sendiri supaya menolong banyak orang lain, tetapi di akhir jalannya ia akan menuai kemuliaan, yaitu pengakuan dari Allah Bapa.
 
_Renungkan: Maukah Anda menjadi bagian dari rencana Tuhan bagi dunia ini?_

Sumber : _Santapan Harian Gemass edisi Injil Yohanes_
https://www.su-indonesia.org
~~~~~~~~~~~~~~~
*Bacaan besok* : Yohanes 12:27-36 – Jalan pemuliaan

πŸ“– *GEMASSplus LEKSIONARI*
Tahun C
Minggu Biasa – 18
*Sabtu, 22 Oktober 2022*
~~~~~~~~~~~~~~~
KELUARGA YANG TETAP PERCAYA PADA PERTOLONGAN TUHAN
~~~~~~~~~~~~~~~
*Bacaan hari ini:*
Mazmur 84:1-7
Yeremia 14:1-6
Lukas 1:46-55

_Tersedia dalam apps GKI Layur_
Https://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~~~~~~~~~~~
Bacaan hari ini, mempersiapkan kita untuk bacaan pada hari Minggu, 23 Oktober 2022.

*Mazmur 84:1-7*
Melihat gaya penulisannya diyakini Mazmur ini ditulis oleh Daud. Dimana pada masa pemberontakan Absalom, Daud terpaksa meninggalkan Yerusalem, kota raja. Tapi dalam hal ini, kesedihan terbesar Daud adalah karena ia harus meninggalkan kota suci, kota tempat dimana kediaman Allah berada. Mazmur ini merupakan ungkapan jiwanya yang sangat merindukan Allah dan persekutuan dengan-Nya. Ungkapan perasaan kasih sayangnya yang penuh pengabdian, penghargaan dan kerinduan kepada ketetapan-ketetapan Allah. Serta keyakinannya tentang kebahagiaan orang-orang yang menikmati ketetapan-ketetapan itu.
Seperti Daud, selayaknyalah kita orang percaya juga memiliki kerinduan, rasa kasih sayang penuh pengabdian yang sama terhadap Allah seperti yang dimiliki Daud.
Dan sama seperti peziarah yang terus maju berjalan semakin kuat walau harus melewati lembah dan gurun untuk bertemu Allah di Sion, kita juga terus maju melewati permasalahan yang ada dengan kuasa Allah untuk menikmati karunia dan kasih setia-Nya.

🎢 Mazmur 84

https://www.juswantori.com/Mazmur/84/

*Yeremia 14:1-6*
Betapa mengerikannya kemarahan Tuhan! Dan ini bisa berdampak pada seluruh alam semesta dan segala isinya.
Bacaan ini merupakan firman TUHAN kepada Yeremia mengenai musim kering yang akan menimpa bangsa Israel. Allah menyampaikan secara terperinci penderitaan yang akan melanda ini. Tidak ada hujan, sumur kering, tanah menjadi retak dan tandus, binatang sekarat dan mati, serta petani gagal panen. Yang terdengar hanyalah tangisan perkabungan dan teriakan minta tolong.
Semua ini merupakan penghukuman dari Allah yang terjadi karena bangsa Israel yang terus menerus melawan dan berdosa kepada Allah.
Sesungguhnya Allah itu panjang sabar, tapi janganlah kita dengan sengaja membuat kesabaran-Nya habis. Dia tidak segan-segan menghajar dan menghukum kita, umat pilihan-Nya.

*Lukas 1:46-55*
Dalam bahasa Latin pujian Maria ini disebut Magnificat. Maria dengan penuh sukacita merespon peneguhan Elizabeth dengan menaikkan pujian indah yang memuliakan Allah yang sekaligus juga merupakan pernyataan imannya. Pujian ini lahir dari hati Maria yang terdalam, berkenaan dengan karya besar Allah atas dirinya dan umat Allah. Maria menyadari bahwa dirinya hanyalah seorang hamba yang akan disebut berbahagia karena ia telah dipilih untuk mengandung dan melahirkan Anak Allah. Kemudian Maria memuji kekudusan Allah, rahmat, dan kuasa-Nya, yang ditujukan kepada orang-orang yang takut akan Dia. Juga memuji Allah yang setia pada perjanjian-Nya dengan umat-Nya.
Seperti Maria, marilah kita memuji Allah dengan segenap hati dan dengan segenap kesadaran serta pemahaman kita akan Dia.

Renungan pelengkap:
https://www.ykb-wasiat.org/wasiat

https://youtu.be/ue3qj8_VFsk
~~~~~~~~~~~~~~~
*Bacaan besok:*
Yeremia 14:7-10, 19-22
Mazmur 84:1-7
2Timotius 4:6-8, 16-18
Lukas 18:9-14