Gemass 22 Oktober 2020

πŸ“– GEMASSreguler 2020 – FIRMAN UNTUK SEMUA
πŸ—“ Hari 277
Bagian 14 : YESUS DAN KERAJAAN ALLAH
Bacaan hari ini: Lukas 21-22
Ungkapan doa : Mazmur 119:97-128
~~~~~~
Selamat pagi! 

ALKITAB SUARA
🎧 GEMASS – Hari 277
https://drive.google.com/folderview?id=1E5X-weZ7sZmM-_9fIE5EidZN3K88-0Ac

Gemass Reguler berikut audio alkitab suara dan video animasi perkitab sesuai bacaan bisa didapatkan juga pada aplikasi GKI LAYUR :
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.gkilayur.gkilayur

🌟 Lukas 22:26 (TB)
Tetapi kamu tidaklah demikian, melainkan yang terbesar di antara kamu hendaklah menjadi sebagai yang paling muda dan pemimpin sebagai pelayan.

πŸ’‘ Menjadi terbesar tidak ditentukan oleh jabatan atau kedudukan. Menjadi terbesar berarti menjadi pelayan. Dengan perkataan lain, siapa saja yang melayani sesama seperti Yesus melayani sesama adalah orang terbesar dalam kerajaan Allah.

πŸ™ Doa:
Ya Tuhan, berikanlah kepadaku prinsip melayani dengan kerendahan hati sebagai model kepemimpinan dan gaya hidup dengan meneladani prinsip pelayanan Tuhan Yesus Kristus. Amin.

~~~~~~
Bacaan besok : Lukas 23-24
Ungkapan doa : Mazmur 119:129-152

~~~~~~~
πŸ“– GEMASSplus SH KITAB – 2020
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi INJIL MATIUS

Bacaan hari ini : Matius 10:34-42
Doa β‡’ Baca β‡’ Renungkan β‡’ Bandingkan β‡’ Doa
~~~~~~~

TIDAK SIA-SIA MEMILIH KRISTUS

Sekilas tampak, perkataan Kristus membawa kontradiksi. Ia yang adalah Raja Damai mengatakan bahwa kedatangan-Nya bukan untuk membawa damai, melainkan pedang. Kedatangan Kristus memang membawa damai, damai antara manusia dengan Allah dan damai di antara sesama manusia yang percaya kepada-Nya. Namun demikian ada hal yang tak dapat dielakkan.

Kedatangan Kristus ternyata membawa pertentangan antara Kristus dengan anti Kristus, antara orang yang percaya kepada-Nya dan yang tidak, antara gelap dan terang. Pertentangan ini dapat terjadi bahkan di antara orang-orang yang tinggal dalam satu rumah atau antara orang-orang yang memiliki pertalian darah. Bila mengikut Kristus membuat orang terpisah dari keluarganya, itulah harga yang harus ditanggungnya. Bila berdiri di atas kebenaran Kristus membuat seseorang dimusuhi keluarganya, itulah salib yang mesti dipikulnya. Kristus menuntut diri-Nya diprioritaskan lebih daripada sanak keluarga (ayat 37-38). Ini memang tidak mudah! Akan tetapi, Ia menjanjikan bahwa pilihan itu tidak sia-sia. Pilihan itu menunjukkan kesejatian iman orang tersebut (ayat 39).

Kristus memberikan penghiburan kepada para murid. Pekabaran Injil tidak akan sia-sia. Ada orang-orang yang akan menyambut mereka, menerima Kristus untuk diselamatkan. Itulah upah pelayanan mereka. Sukacita yang didapat jauh melebihi penderitaan memikul salib (ayat 40-42).

Kini pikul salib bisa berwujud ditolak keluarga dan masyarakat. Tidak mustahil kita ditekan, diintimidasi, malah dipecat oleh pimpinan tempat kita bekerja karena mempraktikkan prinsip iman kita. Namun, semua itu tidak perlu menyurutkan tekad kita mengikut Dia. Karena Dia akan menyambut kita sebagai hamba yang setia. Juga kita akan bersukacita melihat mereka yang kita menangkan oleh kesaksian kita.

Doa: Tuhan, kuatkan kami agar segala bentuk penderitaan dan konsekuensi yang harus kami tanggung demi Engkau tidak membuat kami menyangkal Engkau.

Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Injil Matius
https://www.su-indonesia.org
~~~~~~~
Bacaan besok : Matius 11:1-15 – Mengatasi Ragu dan Bimbang

πŸ“– GEMASSplus LEKSIONARI
Minggu Biasa 19
Kamis, 22 Oktober 2020
~~~~~~~
KELUARGA YANG MEMAHAMI FIRMAN

Bacaan hari ini:
Bilangan 5: 5-10
Titus 1: 5-16
Mazmur 1
~~~~~~~
Bacaan hari ini, membantu mempersiapkan kita untuk bacaan pada hari Minggu, 25 Oktober 2020.

Bilangan 5: 5-10
Kesalahan terhadap sesama dan terhadap Tuhan tidak boleh dianggap remeh melainkan harus dibereskan/ ditebus. Tuhan berhak menerima persembahan tebusan karena bersalah. Imam sebagai wakil Tuhan juga berhak menerima tebusan rasa bersalah. Perhatikan dengan seksama bagaimana kita memperlakukan sesama yang ada disekitar kita karena mereka mempunyai Tuhan sebagai pembela.

Titus 1: 5-16
Mengaku mengenal Allah mesti dibuktikan dengan perbuatan baik yang tidak menyangkal Dia, hidup kudus, berintegritas, tidak bercacat, tidak angkuh, tidak serakah, suka memberi tumpangan, suka akan yang baik dan bijaksana, adli, saleh, dan mampu menguasai diri. Dengan perkataan dan tindakan kita, nyatakan bahwa kita mengenal Dia.

Mazmur 1
Kita harus menentukan pilihan: hidup sebagai orang benar atau orang fasik. Orang benar menyukai Firman Tuhan dan merenungkannya setiap saat, selalu berbuah, dan segala perbuatannya berhasil. Orang fasik berjalan menuju kebinasaan dan tidak tahan dalam penghakiman Tuhan. Monggo dipilih.

Renungan pelengkap :
https://www.ykb-wasiat.org/wasiat

~~~~~~
Bacaan besok:
Ulangan 9: 25-10: 5
Titus 2: 7-8, 11-15
Mazmur 1