Gemass 22 Juni 2022

Rabu, 22 Juni 2022
~~~~~
πŸ“– GEMASSreguler 2022 – FIRMAN UNTUK SEMUA
Tersedia dalam apps GKI Layur
http://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~
πŸ—“ Hari 157
Bagian 9 : HIKMAT BANGSA ISRAEL
Bacaan hari ini: Amsal 13-15
Ungkapan doa : Mazmur 2
~~~~~

ALKITAB SUARA
🎧 GEMASS – Hari 157
https://drive.google.com/folderview?id=13pZFHK-jD-mmG95BvbluW2ZbQ8PJwPsp

🌟 Amsal 14:16 (TB)
Orang bijak berhati-hati dan menjauhi kejahatan, tetapi orang bebal melampiaskan nafsunya dan merasa aman.

πŸ’‘Inilah bedanya orang bijak dengan orang bebal dalam hal spiritual. Orang bijak bukanlah malaikat yang tidak berdosa, namun ia berjaga agar tidak jatuh dalam dosa. Namun seorang yang bebal justru mencari kesempatan untuk berkanjang dalam dosanya.

πŸ™ Doa:
Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku; lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal.
~~~~~~
Bacaan besok : Amsal 16-18
Ungkapan doa : Mazmur 3
Rabu, 22 Juni 2022
~~~~~
πŸ“– GEMASSplus SH KITAB – 2022
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi KITAB 1-2 RAJA-RAJA

Bacaan hari ini : 2 Raja-Raja 21:1-26
Doa => Baca => Renungkan =>
Bandingkan => Doa
~~~~~

MANASYE DAN AMON, RAJA YANG KEJI

Takhta adalah anugerah Allah. Ketika seseorang dipercaya Tuhan untuk memimpin, itu bukan status untuk dibanggakan apalagi untuk disalahgunakan. Namun, banyak orang yang mengejar takhta untuk ambisi pribadi. Akibatnya dari takhta bukan mengalir keadilan dan kebaikan, melainkan kekejian dan kenajisan.

Manasye dan putranya, Amon adalah dua raja Yehuda yang terkenal sangat jahat padahal mereka keturunan raja Hizkia yang dikenal saleh. Sayang mereka memilih jalan hidup berdosa. Manasye melakukan banyak kejahatan. Ia beribadah pada banyak dewa, mendirikan ulang bukit-bukit pengurbanan, mempersembahkan anaknya sebagai kurban dan membunuh banyak orang tidak bersalah (2-9,16). Apa yang dilakukan raja Amon tidak beda jauh dengan ayahnya (21). Amon berani mengambil keputusan meninggalkan Tuhan. Amon tegas dan konsisten memilih melawan kehendak Tuhan (22). Apa sebabnya Amon memilih jalan yang jahat? Karena ia tidak mengenal Taurat Tuhan (2 Raj. 22:8); juga ia mencontoh teladan ayahnya yang jahat (21:20-21). Akibat dosa-dosa mereka, umat Allah juga ikut disesatkan (11).

Allah tidak membiarkan kejahatan dan kekejian kedua raja ini begitu saja. Allah menyatakan hukuman-Nya atas mereka melalui musuh-musuh Yehuda yang akan menghancurkan Yerusalem dan mengangkut penduduknya ke dalam pembuangan kelak. Allah menghukum raja Amon secara khusus melalui kudeta dari pegawai-pegawainya (23).

Renungkan: Orang yang menyalahgunakan takhta untuk berlaku jahat dan keji adalah orang yang melupakan kedaulatan Tuhan atas hidupnya. Orang itu tidak akan luput dari hukuman Tuhan. Kita perlu mendoakan para pemimpin kita, baik dalam skala gereja maupun nasional, agar mereka yang dipercaya Tuhan duduk di atas β€˜takhta’, menegakkan keadilan dan kebenaran bagi kesejahteraan umat dan bangsa.

Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Kitab 1,2 Raja-raja
https://www.su-indonesia.org

β–Ά Video Pelengkap Bacaan:
Bibit Tidak Menjamin Bobot (2 Raja-Raja 21) | Petrus Kwik | Bible Every Day

~~~~~
Bacaan besok: 2 Raja-Raja 22:1-20 – Yosia, Hidup Benar di Mata Allah
 πŸ“– GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun C
Minggu Biasa-1
Rabu, 22 Juni 2022
~~~~~
KUASA KRISTUS MEMBAWA PERUBAHAN
~~~~~
Bacaan hari ini:
Mazmur 64
Yehezkiel 32:1-10
Lukas 9:37-43

Tersedia dalam apps GKI Layur
Https://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~
Bacaan hari ini memperlengkapi apa yang kita baca pada Minggu, 19 Juni 2022.

Mazmur 64
Permohonan penjagaan Allah untuk kehidupan Daud agar dihindarkan dari gangguan musuh-musuhnya. Daud menyadari bahwa hati manusia yang diselimuti dosa akan menyeramkan ketika bertemu dengan orang yang menjadi lawannya. Demikianlah kehidupan manusia sampai sekarang. Hati manusia yang dilumuri dosa dapat memicu perbuatan keji untuk membalas sakit hati walau mungkin hanya karena suatu perbuatan kecil, misalnya perkataan lidah yang tidak disadari. Bacaan hari ini mengingatkan kita pentingnya mawas diri atas sikap kita terhadap orang lain sehingga hendaknya jangan terjadi permusuhan atau mungkin kesalah pahaman. Kiranya Tuhan menjaga hati kita agar hidup dalam perdamaian dengan sesama.

Yehezkiel 32:1-10
Tidak ada satupun yang dapat luput dari penghakiman Tuhan. Pedang yang menetak akan terhunus ke sebagian orang yang tidak mau bertobat dariNya dan sebagian orang lainnya menunggu giliran, tidak terkecuali bagi para raja sebagai simbol orang yang memiliki kekuasaan hebat sekalipun. Melihat orang yang tidak bertobat mengalami kehancuran karena dosanya, menjadi peringatan pula bagi semua orang yang masih terikat dosa. Hanya Tuhan yang dapat menghentikannya, entah melalui kesempatan pertobatan ataukah kebinasaan.

Lukas 9:37-43
β€œGod is the Answer!” sering kita temui kalimat itu. Bacaan hari ini menyaksikan keberadaan Kristus yang membebaskan seorang anak. Dengan membawa pergumulan kita kepada Tuhan dan melibatkanNya dalam rencana kehidupan, maka kita akan menemukan jalan keluar walau mungkin kita harus menunggu jawaban sekian lama. Bukankah kita tahu bahwa tidak ada yang mustahil tidak dapat diatasi olehNya dan tidak ada bandingnya kemampuan Tuhan di dunia ini, maka : maukah kita bertekun menunggu waktuNya dan memahami kedaulatanNya untuk memberikan jalan keluar?

Renungan pelengkap:
https://www.ykb-wasiat.org/wasiat


~~~~~
Bacaan besok:
Mazmur 16
Imamat 9:22-10:11
2Korintus 13:5-10