Gemass 22 Juli 2022

Jumat, 22 Juli 2022 
~~~~~
πŸ“– GEMASSreguler 2022 – FIRMAN UNTUK SEMUA 
Tersedia dalam apps GKI Layur
~~~~~
πŸ—“ Hari 187
Bagian 10 : NABI-NABI DI MASA PEMBUANGAN
Bacaan hari ini: Yehezkiel 5-8        
Ungkapan doa : Mazmur 32
~~~~~
 
ALKITAB SUARA
🎧 GEMASS – Hari 187
 
🌟 Yehezkiel 8:6 (TB)  
Firman-Nya kepadaku: “Hai anak manusia, kaulihatkah apa yang mereka perbuat, yaitu perbuatan-perbuatan kekejian yang besar-besar, yang dilakukan oleh kaum Israel di sini, sehingga Aku harus menjauhkan diri dari tempat kudus-Ku? Engkau masih akan melihat perbuatan-perbuatan kekejian yang lebih besar lagi.”
 
πŸ’‘ Berhala kekejian yang ada di Bait Allah telah membuat Allah meninggalkan umat-Nya. Pada akhirnya, Bait Allah itu dihancurkan musuh. 
Tubuh kita adalah Bait Roh Kudus, jangan biarkan ada berhala yang menghalangi persekutuan kita dengan Allah.
 
πŸ™ Doa:
Ya Allah, aku mau menjaga kekudusan tubuh dan jiwaku, karena aku tahu bahwa Engkau hadir dalam kehidupanku.
~~~~~
Bacaan besok : Yehezkiel 9-12        
Ungkapan doa : Mazmur 33
 
Jumat, 22 Juli 2022
~~~~~
πŸ“– GEMASSplus SH KITAB – 2022
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi KITAB AYUB 
 
Bacaan hari ini : Ayub 22:1-30
Doa β‡’ Baca β‡’ Renungkan β‡’ Bandingkan β‡’ Doa
~~~~~ 
 
KONSELOR ATAU PENDAKWA? 
 
  Tidak henti-hentinya mereka menuduh Ayub telah berdosa kepada Allah. Elifas masih bersikukuh mendakwa Ayub melakukan perbuatan dosa dan meminta Ayub untuk bertobat (4-5). Namun Ayub bersikeras mengatakan dirinya tidak berdosa. Dengan tegas Ayub menampik tuduhan Elifas bahwa ia harus bertanggung jawab atas penderitaannya. Lalu, Elifas melancarkan sejumlah dakwaan palsu (6-9). Elifas menuduh Ayub melakukan berbagai dosa sosial yang menyengsarakan sesamanya. Dosa sosial itulah yang menyebabkan Ayub menderita karena Allah membalas perbuatan jahatnya (10-20). Oleh karena itu, Elifas meminta Ayub mengakui segala dosanya untuk melunakkan hati Allah sehingga Allah akan memulihkan kembali keadaan dirinya (21-30). Pelbagai tuduhan itu bertolak belakang dengan komentar narator dan pernyataan Allah sendiri di pasal 1. Ayub dikatakan seorang yang saleh, jujur, takut akan Tuhan, dan menjauhi kejahatan. Dengan begitu kita tahu bahwa tuduhan Elifas tidak objektif. Jangankan perbuatan dosa sosial, kesalahan yang tak terlihat saja diselesaikan Ayub dengan kepekaan rohani yang tinggi (1:5). Jadi, di mata Allah pun Ayub tidak bersalah. Sungguh menyedihkan bagaimana ketiga sahabat Ayub secara terang-terangan memusuhi Ayub. Awalnya mereka mulai dialog dengan sikap empati atas penderitaan Ayub. Ketika pembicaraan menyentuh ranah teologis, secara spontan para sahabatnya berbalik menuduh Ayub. Jangankan menolong Ayub mengatasi deritanya, malahan mereka menambah beban yang tidak perlu pada Ayub. Alangkah berbahayanya jika kita memiliki konsep teologis yang `sempit’. Sebab pemahaman itu akan membuat kita melukai orang lain. 
 
  Renungkan: Jadilah konselor (penasihat) yang memotivasi sesama dan bukan menjadi pendakwa yang menghakimi hidup orang lain dari sudut pandang yang subjektif.
 
Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Kitab Ayub
 
β–Ά Video Pelengkap Bacaan:
Tidak Jahat Belum Tentu Baik! (Ayub 22) – Petrus Kwik | Bible Every Day 
~~~~~
Bacaan besok : Ayub 23:1-17 – Di manakah Allah Pembelaku?
 
πŸ“– GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun C
Minggu Biasa-5
Jumat, 22 Juli 2022
~~~~~
TUHAN AJARLAH KAMI BERDOA
~~~~~
Bacaan hari ini:
Mazmur 138
Esther 3:7-15
Kisah Para Rasul 2:22-36
 
Tersedia dalam apps GKI Layur
~~~~~
Bacaan hari ini,  mempersiapkan kita untuk bacaan pada hari Minggu, 24 Juli 2022.
 
Mazmur 138
Entah dalam rangka apa Raja Daud menuliskan mazmur ini, namun apapun alasannya kita bisa belajar darinya. Mazmur ini menyatakan kasih dan kesetiaan Tuhan, yang  tidak pernah mengingkari janjinya,  dan tak pernah mengabaikan kita. Ketika kita letih, lesu dan berbeban berat, kita dapat datang kepadaNya, Dia pasti menolong. Tuhan yang maha besar mau memperhatikan mereka yang hina, yang tak dipandang oleh dunia ini. Dia selalu mendengar seruan kita dan siap mengulurkan tanganNya kepada mereka yang memanggil namaNya. Karena itulah Daud mengungkapkan syukur dan puji-pujian bagi Tuhan. 
Saat kita merasa tertekan dan dalam pergumulan berat, datanglah kepadaNya dan percayalah, Dia akan menyelesaikannya bagi kita.
 
▢️ Mazmur 138 | Maria Netta
 
Esther 3:7-15
Haman seorang yang gila hormat dan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya. Dengan kelicikannya, dia memfitnah bangsa Yahudi dan menghasut Raja Ahasyweros agar menyetujui pemusnahan bangsa Yahudi. Hal ini dipicu oleh kemarahannya kepada Mordekhai, seorang Yahudi, yang tidak mau berlutut dan sujud kepadanya. Sekalipun nama 
Tuhan tidak disebutkan dalam kitab ini, tidak berarti Tuhan tidak hadir. Tuhan berkarya melalui iman dan keberanian Ester. Dalam situasi yang kelam, yang tampaknya Tuhan diam, nyatanya Dia tetap bekerja, sekalipun dalam keheningan.
 
Kisah Para Rasul 2:22-36
Ini adalah khotbah Petrus pada hari Pentakosta. Petrus menyaksikan, bahwa Yesus orang Nazaret, yang telah disalibkan oleh bangsanya sendiri, Dialah orang yang menggenapi janji Allah tentang datangnya seorang Mesias dari keturunan Daud. Yesus mati tetapi kemudian dibangkitkan Allah pada hari ke-tiga, para murid adalah saksinya. Dia tidak mengalami kebinasaan, sebaliknya ditinggikan dan dimuliakan oleh Allah. Karena Dialah maka Roh Kudus dicurahkan, sehingga para murid mampu berkata-kata dalam berbagai bahasa, karena Yesus adalah Tuhan dan Mesias.
Kita pun sebagai pengikut Kristus telah menerima Roh Kudus dan punya tugas untuk bersaksi dan memuliakan Dia dalam hidup kita, agar orang lain bisa merasakan kasihNya dan percaya kepadaNya.
 
Renungan pelengkap:
 
~~~~~
Bacaan besok:
Mazmur 138
Ester 4:1-17
Lukas 8:22-25