Gemass 22 Februari 2021

PENGANTAR BACAAN GEMASS Reguler Minggu ke-6 (22 – 28 Februari 2021)

Bersyukur untuk Tuhan yang telah menuntun kita memasuki Minggu ke-6 Gemass Reguler. Kita telah membaca sebagian Imamat. Masih di Imamat, kita akan menemukan berbagai perayaan di Israel yang dibuat untuk mengingatkan karya Tuhan dalam kehidupan mereka serta berbagai hukum kesucian moral yang dibuat untuk menjadi tanda khusus bagi umat dan imam untuk membedakan dari bangsa sekitar. Bab 1-16 mengetengahkan ritual dan simbol kasih dan pengampunan dari dosa dan kecemaran, sementara Pasal 17-27 menggali cara hidup baru yang harus umat tempuh agar tidak jatuh dalam dosa dan menghindarinya.

Minggu ini kita akan mengakhiri Imamat dan memulai Bilangan. Kita akan membaca sensus yang dilakukan di padang gurun sebelum umat Israel meninggalkan Gunung Sinai untuk melanjutkan perjalanan. Sensus ini diperlukan untuk mendata dan memobilisasi umat. Berbagai video yang diposting melalui pesan di WA Grup Gemass mohon diklik dan ditonton untuk memudahkan kita memahami kitab yang sedang di baca dan memahami tema-tema penting dalam kitab tersebut. Selamat membaca dan bertumbuh.

(diterjemahkan ulang secara bebas dari thebibleproject.com)

BACAAN GEMASS Minggu ke-6 (Hari ke 36-42)

Bagian 4 : PERJANJIAN DI GUNUNG SINAI
▫ H36; Senin, 22 Februari : Imamat 19-20 ; Mazmur 36
▫ H37; Selasa, 23 Februari : Imamat 21-23 ; Mazmur 37
▫ H38; Rabu, 24 Februari : Imamat 24-25 ; Mazmur 38
▫ H39; Kamis, 25 Februari : Imamat 26-27 ; Mazmur 39

Bagian 5 : PADANG GURUN
▫ H40; Jumat, 26 Februari : Bilangan 1-4 ; Mazmur 40
▫ H41; Sabtu, 27 Februari : Bilangan 5-7 ; Mazmur 41
▫ H42; Minggu, 28 Februari : Bilangan 8-10 ; Mazmur 42

~~~~~~
📖 GEMASSreguler 2021 – FIRMAN UNTUK SEMUA
🗓 Hari 36
Bagian 4 : PERJANJIAN DI GUNUNG SINAI
Bacaan hari ini: Imamat 19-20
Ungkapan doa: Mazmur 36
~~~~~~

ALKITAB SUARA
🎧 GEMASS – Hari 36
https://drive.google.com/folderview?id=1IHdnT3vxCneOTSmttFRJbf4vo-y9MEs_

🌟 Imamat 19:2 (TB)
“Berbicaralah kepada segenap jemaah Israel dan katakan kepada mereka: Kuduslah kamu, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, kudus.

💡 Sebagai anak Tuhan, sudah sepantasnya kita terus berjuang agar hidup kudus nyata dalam keseharian kita.

🙏 Doa:
Tuhan, mampukan aku agar kuat bertahan bahkan mampu memberikan pengaruh di tengah-tengah dunia yang sudah tercemar oleh dosa. Amin.
~~~~~~
Bacaan besok: Imamat 21-23
Ungkapan doa: Mazmur 37

📖 GEMASSplus SH KITAB – 2021
Kitab ke 1–Tahun II
Bacaan 22 – 28 Februari 2021
KITAB BILANGAN

▫ Hari 22 ; Senin, 22 Februari 2021 : Bilangan 12:16-13:20 — Karya Sebagai Bukti
▫ Hari 23 ; Selasa, 23 Februari 2021 : Bilangan 13:21-29 – Bukan Tidak Mungkin
▫ Hari 24 ; Rabu, 24 2021 : Bilangan 13:30-33 – Perspektif Iman
▫ Hari 25 ; Kamis, 25 Februari 2021 : Bilangan 14:1-10 – Berharap Bukan Mengeluh
▫ Hari 26 ; Jumat, 26 Februari 2021 : Bilangan 14:11-19 – Bagi Sesama
▫ Hari 27 ; Sabtu, 27 Februari 2021 : Bilangan 14:20-38 – Teguh dalam Iman
💠 BGA 4 : Bilangan 14:1-38
▫ Hari 28 ; Minggu, 28 Februari 2021 : Bilangan 14:39-45 – Nekat? Kalah!

~~~~~~
📖 GEMASSplus SH KITAB – 2021
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi KITAB BILANGAN

Bacaan hari ini : Bilangan 12:16-13:20
Doa ⇒ Baca ⇒ Renungkan ⇒ Bandingkan ⇒ Doa
~~~~~~

KARYA SEBAGAI BUKTI

Keberhasilan seorang pemimpin tidak terlihat dari kemampuannya menjalankan tugas. Seorang pemimpin disebut berhasil apabila ia mampu mendelegasikan tugas dan memilih orang yang tepat dalam menjalankan tugas tersebut.

Saat itu, bangsa Israel dalam perjalanan menuju Tanah Perjanjian, yaitu Kanaan. Ketika mereka tiba di padang gurun Paran, Tuhan menyuruh Musa mengutus orang untuk mengintai Tanah Kanaan. Lalu, Musa menugasi dua belas orang dari kedua belas suku Israel (4-15) untuk melakukan misi pengintaian. Kedua belas orang yang dipilih memiliki karakter pemimpin agar laporan yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Selain itu, pemilihan tersebut memperlihatkan betapa seriusnya beban tugas yang harus dilaksanakan oleh kedua belas mata-mata Israel. Adanya perwakilan dari tiap-tiap suku juga merupakan hal yang penting karena tugas itu merupakan tanggung jawab bersama. Sebab, Tanah Kanaan yang sangat luas akan menjadi milik bersama. Setiap suku akan mendapatkan bagiannya masing-masing.

Sebagai seorang pemimpin, Musa bukan hanya main perintah. Ia ikut serta memikirkan bagaimana tugas tersebut dapat dilaksanakan. Hal itu terlihat dari instruksinya mengenai langkah-langkah yang harus mereka ambil (17-18). Musa juga memberitahukan mereka mengenai target dan hasil yang harus mereka capai dalam menjalankan misi tersebut (18-20). Melihat tugas berat yang mereka pikul mendorong Musa untuk memberikan kata-kata motivasi dan penghiburan bagi mereka. Di sini terlihat jelas bagaimana seorang pemimpin tidak memikirkan dirinya, melainkan peduli terhadap kondisi orang yang dipimpinnya (20).

Renungkan: Kemampuan Musa menerapkan perintah Allah dan menjabarkannya kepada kedua belas pengintai Israel memperlihatkan kematangan karakter Musa. Tak perlu ribut menanggapi komentar negatif tentang pelayanan kita. Buktikan dengan kerja keras dan karya nyata!

Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Kitab Bilangan
https://www.su-indonesia.org
~~~~~~
Bacaan besok : Bilangan 13:21-29 – Bukan Tidak Mungkin

📖 GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun B
Bacaan 22 – 28 Februari 2021

▫ Senin, 22 Februari 2021: Mazmur 77; Ayub 4:1-21; Efesus 2:1-10
▫ Selasa, 23 Februari 2021: Mazmur 77; Ayub 5:8-27; 1 Petrus 3:8-18
▫ Rabu, 24 Februari 2021: Mazmur 77; Amsal 30:1-9; Matius 4:1-11
▫ Kamis, 25 Februari 2021: Mazmur 22: 23-31(23-32); Kejadian15:1-6, 12-18; Roma 3:21-31
▫ Jumat, 26 Februari 2021: Mazmur 22:23-31(23-32); Kejadian 16:1-6; Roma 4:1-12
▫ Sabtu, 27 Februari 2021: Mazmur 22:23-31(23-32); Kejadian 16:7-15; Markus 8:27-30
▫ Minggu, 28 Februari 2021

Prapaskah II : HARGA MENGIKUT YESUS Kejadian 17:1-7, 15-16; Mazmur 22:23-31(23-32); Roma 4:13-25; Markus 8:31-38

📖 GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun B
Prapaskah I
Senin, 22 Februari 2021
~~~~~~
KASIH SETIA ALLAH KEPADA CIPTAAN-NYA

Bacaan hari ini:
Mazmur 77
Ayub 4:1-21
Efesus 2:1-10
~~~~~~
Bacaan hari ini memperlengkapi apa yang kita baca pada Minggu, 21 Februari 2021.

Mazmur 77
Ada kalanya kita mengalami krisis dalam hidup. Kita merasakan seolah Tuhan diam saja, tidak berbuat apa-apa, tidak peduli, dan meninggalkan kita. Kita terpaku pada krisis dan terjebak di dalamnya. Saat itu terjadi, mari kita belajar dari pemazmur yang mengalihkan perhatian dan fokus pada apa yang telah perbuat di masa lampau. Perlahan ia mengingat segala kebaikan dan kuasa Tuhan yang telah memimpin perjalanan bangsanya dengan luar biasa. Kuasa yang sama juga akan memampukannya melewati masa krisis. Mari fokuskan diri pada berkat-berkat Tuhan yang masih kita terima dan nikmati di masa kini maupun masa lampau.

Ayub 4:1-21
Elifas melihat bahwa penderitaan yang Ayub alami pasti karena ada dosa dan salah yang dilakukan. Ia berpendapat bahwa kalau malaikat saja bisa jatuh apalagi manusia yang lemah. Ia meminta supaya Ayub mengaku dan menjalani penderitaannya dengan sabar. Elifas memang mengakui bahwa Ayub telah berbuat baik dan meninggalkan teladan yang baik selama ini. Kesalahan Elifas adalah dia berfikir terlalu menghakimi bahwa Ayub pasti bersalah karena mengalami semua derita, padahal bukan seperti itu. Mari berhati-hati dalam berkata-kata kepada saudara kita yang mengalami kesusahan/derita.

Efesus 2:1-10
Kita diselamatkan hanya karena anugerah. Tidak ada perbuatan baik yang cukup baik untuk menebus dosa dan menyelamatkan kita. Karena itu kita tidak bisa jumawa di depan Allah. Hanya di dalam dan melalui Kristus, kita mengaku dosa dan diselamatkan. Kita yang diselamatkan pasti mempunyai kerinduan yang mendalam untuk berbuat baik dan menggenapkan kehendak Allah dalam hidup kita. Tidak ada seorang pun yang diselamatkan sekaligus terus-menerus berbuat dan menikmati dosa. Tuhan menyelamatkan kita supaya kita mengerjakan perbuatan baik dan menjadi saksi kasih-Nya.

Renungan pelengkap :
https://www.ykb-wasiat.org/wasiat
~~~~~~
Bacaan besok:
Mazmur 77
Ayub 5:8-27
1 Petrus 3:8-18