Gemass 21 September 2022

Rabu, 21 September 2022*
~~~~~~~~~~~~~~~~
πŸ“– *GEMASSreguler 2022* – FIRMAN UNTUK SEMUA
_Tersedia dalam apps GKI Layur_
http://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~~~~~~~~~~~~

πŸ—“ *Hari 248*
*Bagian 14 : YESUS DAN KERAJAAN ALLAH*
*Bacaan hari ini:* Matius 25-26
*Ungkapan doa* : Mazmur 93
~~~~~~~~~~~~~~~~

*ALKITAB SUARA*
🎧 GEMASS – Hari 248
https://drive.google.com/folderview?id=1017RQuT86PEHVEK2h1VmcdtVbGf5Vxwu

🌟 *Matius 25:23* (TB)
_Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu._

πŸ’‘ Tuan itu tidak mengatakan: “Hai hambaku yang berhasil/sukses…”, melainkan “hai, hambaku yang baik dan setia”. Karena yang dikehendaki Tuhan bukan “berhasil”, tapi tekun dan setia mengerjakan talenta tuannya itu. Tuhan mencari hamba yang setia, bukan seorang yang sukses.

πŸ™ *Doa:*
TUHAN, aku mau setia dalam perkara yang kecil, agar aku bisa belajar bertanggung jawab dan setia dalam perkara yang besar. Bentuklah aku TUHAN menjadi hamba-Mu yang setia.
~~~~~~~~~~~~~~~~
*Bacaan besok* : Matius 27-28
*Ungkapan doa* : Mazmur 94
 *Rabu, 21 September 2022*
~~~~~~~~~~~~~~~
πŸ“– *GEMASSplus SH KITAB – 2022*
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi *INJIL YOHANES*

Bacaan hari ini : *Yohanes 5:19-29*
Doa β‡’ Baca β‡’ Renungkan β‡’ Bandingkan β‡’ Doa
~~~~~~~~~~~~~~~
β–Ά Video Pelengkap Bacaan.
Yohanes 5:19-47 | LUMO Indonesia

*OTORITAS DARI BAPA*

Yohanes memulai injilnya dengan topik hubungan Bapa dengan Putra. Pada nas ini, Yesus memulai khotbah pengajaran-Nya yang pertama juga dengan tema yang sama.

Tuhan Yesus menegaskan adanya perbedaan dan kesatuan diri-Nya dengan Allah Bapa. Ia menyebut diri sebagai Anak dari Bapa, yaitu Allah sendiri. Namun, antara la dan Bapa terdapat kesatuan dalam tindakan, yaitu apa yang Bapa kerjakan, itu juga yang Anak kerjakan (19). Tuhan Yesus tidak bertindak terpisah apalagi menyimpang dari Allah Bapa. Kesatuan dalam tindakan ini diikat oleh kasih. Karena Allah Bapa mengasihi Anak maka Anak akan mengerjakan pekerjaan-pekerjaan Bapa
bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar lagi (20),Jesus yaitu tindakan penyelamatan (21) dan penghakiman (22). Oleh karena kesatuan ini, maka menghormati Anak sama dengan menghormati Bapa, melawan Anak sama dengan melawan Bapa. Oleh sebab itu, orang yang melawan Anak tidak akan luput dari penghukuman kekal (23). Sebaliknya, orang yang percaya kepada pemberitaan Anak memperoleh pengampunan Bapa dan mendapatkan keselamatan kekal (24). Sekarang Tuhan Yesus menjadi sumber hidup yang berkuasa untuk menghidupkan orang-orang yang mati dalam dosa (25-26). Pada akhir zaman, Tuhan Yesus akan menghakimi semua manusia untuk mendapatkan ganjaran masing-masing.

Tuhan Yesus lebih daripada nabi. Dia adalah Anak Manusia (27) yang diutus Allah Bapa, datang ke dalam dunia ini untuk menyatakan kehendak Allah bagi keselamatan manusia dan menggenapinya melalui karya penyelamatan-Nya di kayu salib. Hanya Tuhan Yesus yang memiliki otoritas Allah untuk menghakimi dan menyelamatkan. Tugas kita adalah memberitakan kabar baik ini, agar manusia memilih untuk bertobat sehingga ia tidak dihakimi melainkan diselamatkan.

_Renungkan: Kuasa-Nya membangkitkan orang mati dan mengaruniakan hidup kekal. Karena itu, pergi dan beritakan kabar baik ini!_

Sumber : _Santapan Harian Gemass edisi Injil Yohanes_
https://www.su-indonesia.org
~~~~~~~~~~~~~~~
*Bacaan besok* : Yohanes 5:30-47 – _Kesaksian dari atas_
πŸ“– *GEMASSplus LEKSIONARI*
Tahun C
Minggu Biasa-14
*Rabu, 21 September 2022*
~~~~~~~~~~~~~~~
MULAI DARI
PERKARA-PERKARA KECIL
~~~~~~~~~~~~~~~
*Bacaan hari ini:*
Mazmur 12
Amsal 21:10-16
Lukas 20:45-21:4

_Tersedia dalam apps GKI Layur_
Https://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~~~~~~~~~~~
Bacaan hari ini memperlengkapi apa yang kita baca pada Minggu, 18 September 2022.

*Mazmur 12*
Mazmur 12; Pemazmur mengadu kepada Tuhan karena kelakuan orang-orang yang jahat. Mereka sering menipu dan berkata dusta terhadap sesama sehingga menimbulkan kerugian. Pemazmur yakin Tuhan akan bertindak terhadap mereka karena Tuhan selalu setia pada janjiNya dan sudah teruji. Tuhanlah yang akan menjaga dan melindungi umatNya dari segala orang jahat.

*Amsal 21:10-16*
Mereka yang suka melakukan kejahatan dan tidak takut akan Tuhan pasti akan mengalami murka Tuhan dan mendapatkan balasan yang setimpal. Kejahatan perlu diredam supaya tidak merajalela. Keadilan Tuhan akan dinyatakan tepat pada waktuNya. Lebih baik melakukan kebaikan dan tidak perlu dikuasai iri hati karena mereka yang melakukan kejahatan. Hikmat dan bijaksana perlu diajarkan dan dicontohkan dalam praktek hidup sehari-hari.

*Lukas 20:45-21:4*
Melakukan kewajiban agama tidak perlu dipamerkan melainkan untuk dipersembahkan kepada Allah secara tersembunyi. Kegagalan para pemimpin agama Israel adalah karena mereka mempunyi motivasi yang salah karena motivasi ingin mengambil pujian bagi diri sendiri. Berbeda dengan janda miskin yang rela mempersembahkan bahkan hampir seluruh nafkahnya demi mewujudkan cintanya kepada Allah.

Renungan pelengkap:
https://www.ykb-wasiat.org/wasiat


~~~~~~~~~~~~~~~
*Bacaan besok:*
Mazmur 146
Amsal 22:2-16
2Korintus 8:8-15