Gemass 21 Januari 2022

~~~~
πŸ“– GEMASSreguler 2022 – FIRMAN UNTUK SEMUA
πŸ—“ Hari 5
Bagian 2 : JANJI ALLAH KEPADA ABRAHAM
Bacaan hari ini: Kejadian 16-18
Ungkapan doa: Mazmur 5
~~~~

🎧 ALKITAB SUARA
GEMASS – Hari 5
https://drive.google.com/folderview?id=1T9ieeliJeR1Fh8QVPa3bsSmxWSYAieOy

β–Ά Video tematik Alkitab : 
PERJANJIAN – Bible Project Indonesia
https://youtu.be/4l74q-nihXE

🌟 Kejadian 16:4 (TB)
Abram menghampiri Hagar, lalu mengandunglah perempuan itu. Ketika Hagar tahu, bahwa ia mengandung, maka ia memandang rendah akan nyonyanya itu.

πŸ’‘ Jangan memandang rendah orang lain ketika kita diberkati Tuhan karena semua berkat berasal dari Dia, tetapi marilah kita belajar berbagi berkat sehingga kita menjadi berkat bagi banyak orang!

πŸ™ Doa:
Tuhan ampuni bila aku seringkali memandang rendah oranglain, sedangkan keadaanku semata-mata hanyalah berkat yang dari Engkau juga asalnya. Ajar aku untuk menghargai orang lain karena semua orang berharga di hadapan-Mu dan ajar aku untuk berbagi berkat dengan yang membutuhkan. Amin.

~~~~
Bacaan besok: Kejadian 19-21
Ungkapan doa: Mazmur 6
~~~~~~
πŸ“– GEMASSplus SH KITAB – 2022
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi 1-2 SAMUEL

Bacaan hari ini : 1 Samuel 2:11-26
Doa β‡’ Baca β‡’ Renungkan β‡’ Bandingkan β‡’ Doa
~~~~~~
β–Ά Video Pelengkap Bacaan.
Penjelasan secara umum kitab 1 SAMUEL – Bible Project Indonesia
thebibleproject.com
Saksikan :
https://youtu.be/FkulFlha45c

TIDAK MENGHORMATI ALLAH

Zaman dulu, bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang beradab, santun, dan ramah. Citra baik seperti itu telah luntur oleh perilaku segelintir orang, seperti wakil rakyat dan pemimpin agama, yang akhlaknya telah rusak oleh korupsi, kekerasan, oportunis, amoralitas dan lain sebagainya.

Perikop hari ini mengontraskan perilaku dan sikap anak – anak Eli, yakni Hofni dan Pinehas, dengan Samuel. Hofni dan Pinehas adalah imam – imam Tuhan yang sama sekali tidak menghormati wibawa Tuhan (12). Pertama, mereka melakukan fungsi keimaman sebatas ritual. Mereka sama sekali tidak menghargai kurban bakaran untuk Tuhan (17). Lagi pula, mereka itu tamak dan rakus dalam pembagian daging kurban sebagai jatah mereka. Hofni dan Pinehas melakukan pelecehan terhadap Tuhan dengan cara merampas daging – daging yang belum dibakar lemaknya (dalam Taurat, lemak dibakar untuk Tuhan). Kedua, mereka hidup secara amoral (22). Perbuatan amoral mereka telah menajiskan dan mengotori rumah Tuhan. Sayang sekali, Eli, sebagai ayah mereka tidak dapat bertindak tegas menegur anak – anaknya (22-25).

Samuel melihat pemandangan yang kontradiktif itu : kudusnya rumah Tuhan dengan segala ritualnya dikotori oleh perilaku para imamnya. Memang perilaku dan sikap Samuel tidak dipaparkan secara jelas di sini. Alkitab hanya mencatat bahwa ia “semakin besar dan semakin disukai, baik di hadapan Tuhan maupun di hadapan manusia” (26).

Apakah kita termasuk kelompok orang – orang yang hidup tidak menghormati Allah, atau kelompok yang menjaga kekudusan diri bagi kesaksian kemuliaan dan kebesaran Allah kita? Berbagai perilaku dan sikap amoral yang dilakukan bangsa kita dan para pemimpinnya, bukan hanya merupakan dosa terhadap sesama kita, tetapi juga dosa terhadap Allah (25).

Renungkan: .Tiada pengampunan dan berkat Tuhan yang bisa diharapkan tercurah kepada bangsa kita, kecuali pertobatan yang sungguh.
~~~~~~
Bacaan besok:
1 Samuel 2:27-36 Hukuman Allah
Tahun C
Minggu ke-3 sesudah Epifani
Jumat, 21 Januari 2022    
~~~~
MEWARTAKAN TAHUN RAHMAT TUHAN
~~~~
Bacaan hari ini:
Mazmur 19
Nehemia 2:1-10
Roma 12:1-8

Tersedia dalam apps GKI Layur
https://bit.ly/GKILayurApps
~~~~
Bacaan hari ini memperlengkapi apa yang kita baca pada Minggu 23 Januari 2022

Mazmur 19
Manusia mengenal Allah melalui wahyu umum dan wahyu khusus. Wahyu umum meliputi alam semesta dan hati nurani. Wahyu khusus melalui alkitab dan Yesus Kristus: Firman yang menjadi manusia. Setiap kali melihat alam semesta semestinya hati kita makin melihat dan merasakan kemuliaan Allah. Melalui wahyu khusus, kita mengenal isi hati Allah dan karakterNya. Mari periksa diri: apakah kita rindu mengenal Allah semakin dalam dan semakin dekat?

▢️ Mazmur 19 – Maria Netta
GKI Nurdin https://youtu.be/-vct53Tqf-8

Nehemia 2:1-10
Nehemia terbeban melihat kondisi kota Yerusalem yang terpuruk. Hal tersebut membawanya untuk bergumul dan berdoa kepada Tuhan. Tuhan membuka jalan bagi Nehemia melalui raja dan para bawahannya. Semua keperluan untuk membangun kembali tembok Yerusalem tersedia. Kita belajar bahwa visi yang dari Tuhan jika dikerjakan dengan sungguh – sungguh maka Tuhan akan mencukupkan segala keperluannya.

Roma 12:1-8
Mereka yang diselamatkan pastilah memiliki kerinduan untuk mempersembahkan tubuhnya demi kemuliaan Allah dengan terus melakukan pembaruan budi. Mereka juga akan menggunakan karunia untuk saling membangun sebagai sesama tubuh Kristus. Apakah kita sudah mengenali karunia kita dan mengembangkannya agar berguna bagi sesama dan memuliakan Tuhan.

Renungan pelengkap :
https://www.ykb-wasiat.org/wasiat.
~~~~
Bacaan besok:
Mazmur 19
Nehemia 5:1-13
Lukas 2:39-52