Gemass 20 Juni 2022

PENGANTAR BACAAN GEMASS Reguler Minggu ke-23 (20 s/d 26 Juni 2022) 
 
    Saat ini kita sudah memasuki beberapa pasal Kitab Amsal. Namun apakah anda memperhatikan bahwa amsal-amsal tersebut belum dimulai hingga pasal 10? Mengapa kitab ini diawali dengan sembilan bab yang berisi perkataan-perkataan yang panjang? Semua ini memang disengaja oleh pengarang dengan tujuan menjadikannya sebagai pengantar dan bagaimana membaca kitab ini sebagai kesatuan. Sangat disarankan bagi kita untuk melihat video pengantar yang dikirimkan tautannya melalui grup WA agar kita dapat memahami apa yang disampaikan melalui kitab yang melampaui zaman ini; amsal-amsal ini hanyalah separuh dari seluruh kisah!
 
    Kumpulan Amsal dari pasal 10 sampai 29 tidak dimaksudkan untuk dibaca hanya sekali saja namun perlu dibaca berulang-ulang seumur hidup kita. Perkataan Amsal ini menjangkau semua pengalaman manusia pada berbagai tahap kehidupan, dan dirancang untuk memberikan penuntun bagi kita agar memiliki budi luhur kehidupan. Sangat penting untuk kita selalu kembali ke amsal saat menjalani semua tahap kehidupan kita, apakah kita berstatus sebagai anak atau sebagai orang tua, suami atau istri, pemberi pekerjaan atau pekerja. Amsal ini ditujukan untuk semua orang agar menolong kita melihat kebijaksanaan Tuhan dalam penataan alam semesta dan kebijaksanaan dalam bagaimana kita secara tepat berinteraksi dengannya.
 
    Kitab Amsal mempunyai desain sastra dan struktur yang jelas dan bukan sekedar kumpulan perkataan pendek yang menunjukkan hikmat dan kepandaian. Amsal 1:1-9 sangat jelas memberikan informasi pada pembaca bahwa kitab ini sangat diperlukan untuk memperoleh hikmat yang dalam bahasa Ibrani mengandung konsep: pengetahuan praktis yang menjadikan takut akan Tuhan sebagai landasan utama.
 
    Di pasal 1-9, kita akan menemukan 10 perkataan yang disampaikan dari seorang bapak kepada anaknya. Hal tersebut merupakan kerangka bagi seluruh isi kitab. Kita bisa menyebutnya sebagai “logika moral” dari kitab Amsal. Kita juga akan menemukan empat puisi yang berbeda-beda yang menampilkan tokoh/karakter yang disebut sebagai “perempuan berhikmat” yang mengarahkan kita pada sifat ilahi dan manusiawi dari literatur hikmat. Amsal bukanlah sekedar sebuah nasihat yang bagus, namun juga adalah undangan pribadi dari Allah untuk belajar hikmat dari generasi sebelumnya dan menyelami atribut tak terlihat Allah yang Dia ingin bagi dengan kita.
 
    Di pasal 10-29 kita akan menemukan ratusan amsal yang menjangkau semua topik, semua disaring dengan kerangka yang ada di pasal 1-9. Ini bukanlah sebuah rumusan mengenai bagaimana menempuh kehidupan, namun adalah jalan hidup yang secara umum bijak dan baik dalam kondisi hidup yang relatif normal. Namun, perkecualian untuk amsal juga sangat banyak dan karena itu kitab hikmat tidak hanya amsal namun ada juga dua kitab hikmat lain yang akan menolong kita dalam berbagai situasi. Saat kita menyelesaikan kitab Amsal, kita akan menemukan dua contoh (pasal 30 dan 31) mengenai bagaimana kita memakai amsal untuk menjalani hidup dengan lebih bijaksana, berbudi luhur, dan menyenangkan Tuhan. 
 
(diterjemahkan ulang secara bebas dari thebibleproject.com )
 
EMOTICON GEMASS
Minggu 22 : 😇
Minggu 23 : 👨‍👦
Minggu 24 : ⏳
Minggu 25 : 📜
 
BACAAN GEMASS Reguler Minggu ke-23 (Hari ke 155-161)
Emoticon : 👨‍👦
 
Bagian 9 : HIKMAT BANGSA ISRAEL
▫ H155 ; Senin, 20 Juni 2022: Amsal 7-9 ; Mazmur 150
▫ H156 ; Selasa, 21 Juni 2022 : Amsal 10-12 ; Mazmur 1
▫ H157 ; Rabu, 22 Juni 2022 : Amsal 13-15 ; Mazmur 2
▫ H158 ; Kamis, 23 Juni 2022 : Amsal 16-18 ; Mazmur 3
▫ H159 ; Jumat, 24 Juni 2022 : Amsal 19-21 ; Mazmur 4
▫ H160 ; Sabtu, 25 Juni 2022 : Amsal 22-24 ; Mazmur 5
▫ H161; Minggu, 26 Juni 2022 : Amsal 25-27 ; Mazmur 6
 
Senin, 20 Juni 2022
~~~~~
📖 GEMASSreguler 2022 – FIRMAN UNTUK SEMUA 
Tersedia dalam apps GKI Layur
~~~~~
🗓 Hari 155
Bagian 9 : HIKMAT BANGSA ISRAEL
Bacaan hari ini: Amsal 7-9 ;  
Ungkapan doa : Mazmur 150
~~~~~
 
ALKITAB SUARA
🎧 GEMASS – Hari 155
 
🌟 Amsal 8:18-19 (TB)  
Kekayaan dan kehormatan ada padaku, juga harta yang tetap dan keadilan.
Buahku lebih berharga dari pada emas, bahkan dari pada emas tua, hasilku lebih dari pada perak pilihan.
 
💡 Hikmat yang dari Tuhan jauh lebih berharga daripada emas dan perak. Hikmat tersebut menuntun pada kehidupan yang dikehendaki Allah.
 
🙏 Doa:
Tuhan, ajar aku untuk selalu mencari hikmat-Mu agar hidupku dipenuhi damai sejahtera-Mu.
~~~~~
Bacaan besok : Amsal 10-12
Ungkapan doa : Mazmur 1
 
📖 GEMASSplus SH KITAB – 2022
Kitab ke 3 –Tahun III 
Bacaan 20 – 26 Juni 2022
KITAB 1,2 RAJA-RAJA
 
Emoticon : 🌫️
 
▫ Hari 72 ; Senin, 20 Juni 2022 : 2 Raja-Raja 20:1-11 – Panjang Umur adalah Berkat?
▫ Hari 73 ; Selasa, 21 Juni 2022 : 2 Raja-Raja 20:12-21 – Ketika Harta Menjadi yang Terutama
▫ Hari 74 ; Rabu, 22 Juni 2022 : 2 Raja-Raja 21:1-26 – Manasye dan Amon, Raja yang Keji
▫ Hari 75 ; Kamis, 23 Juni 2022 : 2 Raja-Raja 22:1-20 – Yosia, Hidup Benar di Mata Allah
▫ Hari 76 ; Jumat, 24 Juni 2022 : 2 Raja-Raja 23:1-30 – Pertobatan Sejati atau Semu?
💠 BGA 10 : 2 Raja-raja 23:1-30
▫ Hari 77 ; Sabtu, 25 Juni 2022 : 2 Raja-Raja 23:31-24:7 – Mereka Memilih Jalan Berdosa
▫ Hari 78 ; Minggu, 26 Juni 2022 : 2 Raja-Raja 24:8-25:21 – Masa Anugerah telah Berakhir
 
📖 GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun C
Minggu Biasa-1
Senin, 20 Juni 2022
~~~~~
KUASA KRISTUS MEMBAWA PERUBAHAN
~~~~~
Bacaan hari ini:
Mazmur 64
Ayub 18:1-21
1Korintus 1:18-31
 
Tersedia dalam apps GKI Layur
~~~~~
Bacaan hari ini memperlengkapi apa yang kita baca pada Minggu, 19 Juni 2022.
 
Mazmur 64
Orang benar akan bersukacita karena TUHAN. Kata-kata Ini adalah pernyataan iman yang lahir dari perjalanan hidup Daud yang dia rasakan, bahkan alami sendiri. Di dalam berbagai tantangan yang Daud alami, Daud melihat secara langsung bagaimana penyertaan dan perlindungan Allah itu benar-benar nyata bagi orang yang bergantung kepada-Nya. Berbanding terbalik dengan orang-orang yang justru menjadi seteru Allah, karena mereka akan merasakan sendiri kekuasaan Allah untuk mengalahkan mereka. Hal ini pun secara nyata Daud alami sendiri saat dia berhadapan dengan para musuh-musuhnya yang jauh dari Allah Israel, yaitu Allah yang melindungi dan membawa kemenangan kepada Daud dan orang-orang yang mau berlindung pada-Nya. Lewat kisah ini, kita pun orang-orang beriman diajak untuk juga senantiasa mau berlindung dan percaya kepada Tuhan, karena hanya Tuhan-lah pelindung yang setia dan penuh kasih.
 
Ayub 18:1-21
Pencobaan adalah hal yang pasti semua orang pernah alami. Di dalam cobaan pun tidak jarang yang kita rasakan adalah kesedihan, amarah, kebingungan, bahkan mempertanyakan penyertaan Allah yang terasa sangat jauh. Hal ini jugalah yang sedang dialami oleh Ayub saat pencobaan menghantamnya dengan sangat bertubi-tubi sehingga membuatnya sempat merasa bahwa Allah tidak adil kepadanya. Sifat Ayub inilah yang membuat sahabatnya Bildad menjadi kesal dengan Ayub, dan bahkan menyamakan Ayub dengan orang fasik yang tidak mengenal Allah di dalam bacaan ini. Bildad pun menyebutkan bagaimana orang fasik akan menerima berbagai hukuman dari Allah, bahkan Bildad menyangka jangan-jangan Allah sedang menghukum Ayub sehingga dia mengalami segala pencobaan tersebut. Memang perilaku Bildad yang cepat-cepat menilai bahwa Ayub sedang dihukum Allah adalah hal yang tidak benar sehingga Ayub menjadi kesal, namun sifat Ayub yang sempat ragu dengan rencana Allah pun bukan hal yang benar untuk dilakukan. Tetapi dari bacaan ini mari melihat, bahwa jangan-jangan di dalam pencobaan yang kita alami, kita juga menjadi seperti orang fasik yang tidak mempercayai rencana Allah bagi diri kita. Kita justru diajak untuk kembali percaya dan memiliki pengharapan pada rencana kasih Allah semata, bukannya pada pemikiran ego kita yang mau percaya rencana Allah kalau hidup sedang enak-enak saja.  
 
1Korintus 1:18-31
Supaya jangan ada seorang manusia pun yang memegahkan diri di hadapan Allah. Inilah perkataan Paulus yang dengan tegas menghimbau jemaat Korintus untuk tidak saling bermegah atas diri mereka sendiri dari yang lain, entah mereka dari golongan Yahudi atau bukan Yahudi. Hal ini Paulus sampaikan supaya jemaat mengingat bahwa hikmat manusia yang dibangga-banggakan di antara mereka nyatanya sangat tidak sebanding dengan hikmat yang dari Allah. Jemaat juga diingatkan, bahwa mereka pun nyatanya dipilih Allah bukan karena mereka dipandang oleh dunia, melainkan mereka yang tidak terpandang, hina, dan tidak berharga bagi dunia itu justru dipilih oleh Allah. Hal ini membuktikan bagaimana Allah justru mampu melakukan hal yang tidak dapat diukur oleh hikmat dunia, dan bahkan melampaui segala perkiraan manusia. Karena itu mari kita pun tidak bermegah dan merasa lebih hebat dari yang lain karena kehebatan kita, namun marilah hidup dengan hikmat yang asalnya dari Tuhan saja.
 
Renungan pelengkap:
 
~~~~~
Bacaan besok:
Mazmur 64
Ayub 19:1-22
Efesus 2:11-22