Gemass 20 Februari 2021

πŸ“– GEMASSreguler 2021 – FIRMAN UNTUK SEMUA
πŸ—“ Hari 34
Bagian 4 : PERJANJIAN DI GUNUNG SINAI
Bacaan hari ini: Imamat 14-15
Ungkapan doa: Mazmur 34
~~~~~~

ALKITAB SUARA
🎧 GEMASS – Hari 34
https://drive.google.com/folderview?id=1iEy3rriLU-4hpfzcFK-83rGS8ZrBF3xo

🌟 Imamat 15:31 (TB)
Begitulah kamu harus menghindarkan orang Israel dari kenajisannya, supaya mereka jangan mati di dalam kenajisannya, bila mereka menajiskan Kemah Suci-Ku yang ada di tengah-tengah mereka itu.”

πŸ’‘ Penerapan peraturan ketidaktahiran dalam Imamat 15 yang dapat terjadi pada bangsa Israel ini mengajarkan kita untuk menghargai hidup sebagaimana Allah menghargai hidup yang telah dianugerahkan-Nya kepada kita. Kita harus menghargai potensi seks dan alat kelamin kita untuk tujuan yang benar dan mulia, bukannya untuk hal-hal lainnya yang berdosa.

πŸ™ Doa:
Ya Tuhan, aku bersyukur kepada-Mu bahwa di dalam Kristus aku menjadi tahir di hadapan Allah dan dapat berjumpa dengan-Mu dalam kondisi fisik seperti apapun. Peliharalah aku dalam kesucian dan kekudusan sesuai kehendak-Mu. Amin
~~~~~~
Bacaan besok: Imamat 16-18
Ungkapan doa: Mazmur 35

SUKU BUDONG-BUDONG, TANGKOU
Lokasi : Sulawesi Barat
Populasi : 600

Doakan :
. Kebutuhan Alkitab berbahasa daerah.
. Informasi kebutuhan mereka sebagai pokok doa yang lebih spesifik.

https://joshuaproject.net/people_groups/19072/ID

~~~~~~
πŸ“– GEMASSplus SH KITAB – 2021
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi KITAB BILANGAN

Bacaan hari ini : Bilangan 11:16-35
Doa β‡’ Baca β‡’ Renungkan β‡’ Bandingkan β‡’ Doa
~~~~~~

KEBUTUHAN VS KEINGINAN

Tuhan menjawab dua masalah besar yang timbul di tengah perjalanan Israel, yaitu krisis ketahanan kepemimpinan Musa dan sungut-sungut bangsa Israel sebab menginginkan daging untuk makan. Karena kedua krisis itu berakar pada kurangnya iman pada pemeliharaan Allah. Ketiadaan iman bangsa Israel dijawab Tuhan dengan hukuman.

Tuhan menjawab Musa lebih dahulu. Meski bangsa Israel tidak meminta, tetapi Tuhan tahu bahwa Musa membutuhkannya. Ia mengirimkan tujuh puluh tua-tua untuk membantu Musa. Tugas tua-tua tersebut berat. Tanpa urapan Tuhan, rasanya sulit bagi mereka dapat melakukan tugas dengan sebaik-baiknya. Karena itu, Tuhan mengambil sebagian Roh-Nya dalam diri Musa dan menaruh ke atas mereka (24-30). Keterlibatan tujuh puluh tua-tua itu membuat beban Musa sedikit lebih ringan.

Tindakan Allah memindahkan sebagian Roh-Nya kepada tujuh puluh orang itu tidak membuat Musa sakit hati. Bahkan, Musa setuju dengan keputusan Tuhan. Di sini, Musa menunjukkan keteladanan seorang pemimpin yang bersedia berbagi wewenang dan peran dengan orang lain (29). Keteladanan ini sepatutnya diadopsi oleh para pemimpin Kristen masa kini.

Tuhan tidak menutup telinga terhadap keluhan Israel. Ia berjanji akan membuat umat-Nya makan daging selama sebulan (19-20). Awalnya Musa sempat bingung saat ia menyadari banyaknya keluhan dan keinginan umat Israel yang harus dipenuhinya. Namun, Tuhan mengingatkan Musa akan kemahakuasaan-Nya (21-23). Musa akan melihat bagaimana Allah menggenapi janji-Nya dengan mendatangkan burung puyuh. Ternyata, jawaban Tuhan tidak dapat memuaskan rasa tamak bangsa Israel. Hal ini yang membuat Allah murka dan menghajar mereka dengan tulah yang besar (33).

Renungkan: Kebaikan Allah yang melimpah sering kali membuat kita memandang sebelah mata. Kita harus tahu bagaimana menempatkan kebutuhan dan keinginan di bawah kehendak Allah. Bersyukurlah kepada Tuhan dan belajar tidak memaksa kehendak kita kepada Allah.

Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Kitab Bilangan
https://www.su-indonesia.org

~~~~~~
Bacaan besok : Bilangan 12:1-15 – Hormati Hamba Tuhan

 πŸ“– GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun B
Minggu Transfigurasi
Sabtu, 20 Februari 2021
~~~~~~
KASIH SETIA ALLAH KEPADA CIPTAAN-NYA

Bacaan hari ini:
Mazmur 25:1-10
Mazmur 32
Matius 9:2-13
~~~~~~
Bacaan hari ini, membantu mempersiapkan kita untuk bacaan pada hari Minggu, 21 Februari 2021.

Mazmur 25:1-10
Pemazmur rindu untuk berjalan dalam kebenaran Tuhan. Ia menyadari bahwa Tuhan yang baik dan benar layak dipercaya, diandalkan, dan ditaati kehendak-Nya. Tuhan berkenan kepada orang yang dengan rendah hati mengakui dosa dan kembali kepada Tuhan. Karena itu pemazmur tetap mengandalkan Tuhan supaya tidak dipermalukan musuh. Apakah kita rindu untuk terus berjalan dalam jalan kebenaran Tuhan ataukah masih memilih jalan sendiri?

Mazmur 32
Selama belum mengakui dosanya, pemazmur merasa tertekan dan menderita seperti sumsum yang mengering kena panas. Setelah mengakui dosa dan pelanggarannya kepada Tuhan, pemazmur merasakan bahagia dan damai sejahtera. Ia mendapati bahwa jalan Tuhan adalah yang terbaik untuk ditaati dan akan mengajarkannya. Mereka yang berjalan di jalan Tuhan akan bersorak-sorai bahagia. Mari bertobat dan kembali ke jalan Tuhan.

Matius 9:2-13
Yesus datang untuk memanggil orang berdosa untuk bertobat, mengampuninya, dan memimpin kembali kepada jalan Tuhan. Ia tunjukkan dengan menyembuhkan orang lumpuh, memanggil Matius untuk menjadi murid-Nya, makan bersama para pemungut cukai, dan menegur kesalahan orang Farisi. Mari kita hidup dalam anugerah Tuhan dengan menjadikan anggota tubuh kita sebagai senjata kebenaran.

Renungan pelengkap :
https://www.ykb-wasiat.org/wasiat
~~~~~~
Bacaan besok:
Kejadian 9:8-17
Mazmur 25:1-10
1 Petrus 3:18-22
Markus 1:9-15