Gemass 2 April 2022

Sabtu, 2 April 2022
~~~~~
πŸ“– GEMASSreguler 2022 – FIRMAN UNTUK SEMUA
Tersedia dalam apps GKI Layur
http://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~
πŸ—“ Hari 76
Bagian 6 : TANAH PERJANJIAN
Bacaan hari ini: Hakim-hakim 19-21
Ungkapan doa : Mazmur 76
~~~~~
ALKITAB SUARA
🎧 GEMASS – Hari 76
https://drive.google.com/folderview?id=1PTCoAhtMogcb_Ra_igk42dFtG4dvzX0r

🌟 Hakim-hakim 21:25 (TB)
Pada zaman itu tidak ada raja di antara orang Israel; setiap orang berbuat apa yang benar menurut pandangannya sendiri.

πŸ’‘ Kitab Hakim-hakim diakhiri dengan menekankan bahwa sepanjang masa para hakim, bangsa Israel mengabaikan standar-standar Allah bagi mereka dan melakukan apa yang baik menurut pandangan mereka sendiri. Menjadikan pandangan dari diri sendiri dan bukan Firman Tuhan sebagai penuntun kehidupan, selalu akan mengandung sifat melanggar dan memutarbalikkan peraturan serta pemberontakkan kepada-Nya.

πŸ™ Doa:
Ya Tuhan, ajarkanlah aku untuk selalu berseru kepada-Mu, bersandar pada firman-Mu serta menantikan hikmat-Mu dalam menghadapi kemelut kehidupan hari lepas hari. Amin
~~~~~
Bacaan besok : Rut 1-4
Ungkapan doa : Mazmur 77

SUKU DAYAK PASIR
Lokasi : Kalimantan Timur
Populasi : 62.000

Doakan :
. Kebutuhan Alkitab berbahasa suku.
. Kebutuhan sarana transportasi sehingga bisa mengatasi kesulitan pendistribusian produknya/sumber daya alam ke pasar.
. Bantuan tambahan modal usaha.

https://joshuaproject.net/people_groups/19646/ID

Sabtu, 2 April 2022
~~~~~
πŸ“– GEMASSplus SH KITAB – 2022
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi KITAB 1,2 SAMUEL

Bacaan hari ini : 2 Samuel 20:1-26
Doa β‡’ Baca β‡’ Renungkan β‡’ Bandingkan β‡’ Doa
~~~~~

MEMADAMKAN KETIDAKPUASAN

Ketidakpuasan merupakan bibit berbahaya yang dengan mudah menimbulkan konflik dan perpecahan. Ketegangan antara Israel dan Yehuda (2 Sam. 19:41-43) menimbulkan permasalahan serius. Hal itu disebabkan oleh Seba memprovokasi orang Israel untuk tidak mengikuti Daud (1).

Orang Israel, yang merasa tak puas terhadap Daud, terbujuk provokasi Seba (2). Hanya orang Yehuda yang mengikuti Daud dari sungai Yordan sampai Yerusalem (2). Daud mencium gelagat tidak baik. Ia tentu belum lupa kudeta yang dilakukan Absalom. Mundurnya Israel dari barisan pendukungnya dianggap dapat membahayakan posisinya (6). Orang yang dianggap dapat menyelesaikan masalah itu adalah Amasa, sang panglima. Entah karena apa, Amasa tidak merasakan kegentingan itu. Buktinya, ia tidak segera melaksanakan perintah raja. Daud tidak dapat menunggu lebih lama. Dengan cepat Daud memutuskan untuk mengutus Abisai. Tentu saja Yoab tidak mau tinggal diam (4-7).

Sebelum mencari Seba, Yoab memakai kesempatan itu untuk membunuh Amasa (9-10). Banyak hal yang. dapat melatarbelakangi pembunuhan itu. Bisa saja Yoab tak puas terhadap keputusan. Daud yang mengangkat Amasa jadi panglima menggantikan Yoab (2 Sam. 19:13). Namun bisa juga karena ia meragukan dukungan Amasa terhadap Daud, sebab telah melaksanakan perintah Daud dalam waktu yang lama. Lalu bagaimana dengan Seba? Ia mati, walau bukan di tangan Yoab.

Ketidakpuasan positif dapat mendorong kita ke arah kemajuan. Misalnya, ketidakpuasan akan hasil kerja dapat membuat kita mencari cara agar hasil kerja kita lebih baik. Namun ketidakpuasan yang negatif dapat membuat kita tidak setia, misalnya terhadap pasangan kita.

Renungkan: Rasa tidak puas dapat mendorong kita β€œmenghabisi” sesama kita. Kita tidak bisa menghalangi munculnya ketidakpuasan dalam hati. Namun kita harus memadamkannya. Bagaimana caranya? Dengan bersyukur atas apa yang telah Allah berikan dan belajar merasa puas diri.

Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Kitab 1,2 Samuel
https://www.su-indonesia.org
~~~~~
Bacaan besok : 2 Samuel 21:1-22 – Tidak Sewenang-Wenang

πŸ“– GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun C
Minggu Pra Paskah V
Sabtu, 2 April 2022
~~~~~
MAKNA PENGURAPAN YESUS

Bacaan hari ini:
Mazmur 126
Keluaran 12:21-27
Yohanes 11:45-47

Tersedia dalam apps GKI Layur
https://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~~
Bacaan hari ini memperlengkapi apa yang kita baca pada Minggu 3 April 2022.

Mazmur 126
Pemazmur mengingat kembali bagaimana Tuhan memberi kejutan kepada umat dengan memulihkan dan membawa mereka kembali dari pembuangan. Berdasarkan itulah ia mengajak umat untuk kembali memohon kepada Tuhan agar memulihkan lagi kondisi Israel dengan tetap bekerja keras mengerjakan bagian mereka. 
Mari kita terus mengingat segala kebaikan Tuhan dan semakin setia melakukan bagian kita dalam hidup ini. 

Keluaran 12:21-27
Malam ketika tulah anak sulung dibunuh, bangsa Israel dilarang keluar dari rumah sampai waktunya mereka dipanggil keluar dari Mesir. Keselamatan mereka dari tulah mengerikan itu karena percikan darah anak domba paskah. Ketaatan melakukan perintah Tuhan tersebut telah melindungi mereka dan mereka diam di rumah menantikan saat penyelamatan dari Tuhan. Selanjutnya, mereka diminta mengingat peristiwa itu dalam bentuk ibadah dan mereka harus mengajari anak-anak mereka arti dari ibadah tersebut. Hal ini dilakukan agar mereka dan keturunannya dapat mengingat apa yang telah Tuhan lakukan bagi mereka dan nenek moyang mereka di masa lalu, serta memahami rencana besar Tuhan pada waktu penggenapannya dalam pengorbanan Anak Domba Allah.  
Kristus dikorbankan untuk kita; kematiannya adalah hidup kekal kita.

Yohanes 11:45-57
Mukjizat yang dilakukan Yesus membuat semakin banyak orang percaya kepada-Nya. Hal ini menggelisahkan imam-imam kepala dan orang-orang Farisi. Mereka memanggil Mahkamah Agama untuk berkumpul membicarakan apa yang harus mereka buat. Kayafas, Imam Besar pada tahun itu berkata bahwa lebih berguna, jika satu orang mati untuk bangsa Israel dari pada seluruh bangsa itu binasa. Mereka sepakat untuk membunuh Yesus. Yesus tidak lagi tampil di muka umum, Ia tinggal di kota Efraim bersama murid-murid-Nya. Menjelang perayaan Paskah, di saat yang sama imam-imam kepala dan orang-orang Farisi terus berupaya menangkap Yesus. Perkataan Imam Kayafas yang merupakan nubuat kematian Yesus hampir mencapai penggenapannya. Yesus bersiap melakukan bagian-Nya. Kematian Yesus bukan hanya agar bangsa Israel tidak binasa tapi untuk keselamatan semua umat manusia.

Renungan pelengkap :
https://www.ykb-wasiat.org/
wasiat.
~~~~~
Bacaan besok:
Yesaya 43:16-21
Mazmur 126
Filipi 3:4-14
Yohanes 12:1-8