Gemass 2 Agustus 2022

 Selasa, 2 Agustus 2022
~~~~~
πŸ“– GEMASSreguler 2022 – FIRMAN UNTUK SEMUA
Tersedia dalam apps GKI Layur
http://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~
πŸ—“ Hari 198
Bagian 10 : NABI-NABI DI MASA PEMBUANGAN
Bacaan hari ini: Yehezkiel 40-44
Ungkapan doa: Mazmur 43
~~~~~

ALKITAB SUARA
🎧 GEMASS – Hari 198
https://drive.google.com/folderview?id=1HFFZZxHYQHRAgp58UycpgP07J5FExSrg

🌟 Yehezkiel 42:14 (TB)
Kalau para imam masuk ke tempat kudus, mereka tidak akan keluar ke pelataran luar, sebelum mereka menanggalkan pakaian mereka di sana, yang dipakainya waktu menyelenggarakan kebaktian, sebab pakaian-pakaian itu adalah kudus. Mereka harus memakai pakaian yang lain, barulah mereka boleh datang ke tempat umat TUHAN.”

πŸ’‘ Kekudusan TUHAN mesti dinyatakan dengan cara hidup dan perilaku sesuai Firman-Nya.

πŸ™ Doa:
Ya Allah, aku mau menjaga kekudusan tubuh dan jiwaku, karena aku tahu bahwa Engkau hadir dalam kehidupanku. Amin.
~~~~~
Bacaan besok : Yehezkiel 45-48
Ungkapan doa : Mazmur 44
 Selasa, 2 Agustus 2022
~~~~~
πŸ“– GEMASSplus SH KITAB – 2022
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi KITAB AYUB

Bacaan hari ini : Ayub 33:1-33
Doa β‡’ Baca β‡’ Renungkan β‡’ Bandingkan β‡’ Doa
~~~~~

PELAJARAN MELALUI PENDERITAAN

Apakah penderitaan selalu diakibatkan oleh dosa? Sama seperti ketiga temannya, Ayub juga terjebak mengaitkan antara dosa dan penderitaan. Mereka mengaitkan penderitaan Ayub dengan perbuatan dosanya. Menurut Elihu, Ayub menolak tuduhan mereka dan mempersalahkan Allah yang sengaja memusuhi dia (9-10).

Elihu mempersalahkan Ayub karena berani mempertanyakan kebijakan dan keadilan Allah (12-13). Lebih lanjut, Elihu menyatakan pandangannya bahwa penderitaan merupakan salah satu cara Allah menyatakan diri dan kehendak-Nya kepada manusia. Allah bisa berfirman melalui mimpi untuk mengingatkan mereka agar setia dan taat (15). Akan tetapi, Ia juga bisa menegur manusia berdosa dan sombong melalui berbagai hukuman untuk menghindarkan mereka terjerumus dalam kebinasaan (16-18). Melalui penderitaan yang bertubi-tubi, manusia disadarkan akan kefanaannya supaya manusia bertobat dan mengalami pemulihan (19-22). Akhirnya akan nyata bagi manusia bahwa Allah adalah kasih (26-28). Tujuan-Nya agar manusia kembali setia kepada-Nya dan mensyukuri segala anugerah pemeliharaan-Nya. Dengan demikian, hidup manusia akan β€œbaru”, yakni hidup yang diterangi oleh kebenaran Allah (30).

Pemikiran Elihu akan makna penderitaan menolong kita keluar dari pemikiran yang simplistik. Sebagai anak-anak Tuhan yang sudah ditebus, kita meyakini kasih Allah jauh lebih besar daripada keterbatasan akal budi kita. Terkadang Allah memakai jalan sulit untuk membentuk kita agar lebih peka pada kehendak-Nya. Penderitaan berguna untuk menguji seberapa jauh kesetiaan kita kepada Allah.

Renungkan: Melalui penderitaan kita dibentuk menjadi pribadi tegar dan berempati kepada sesama yang menderita.

Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Kitab Ayub
https://www.su-indonesia.org

β–Ά Video Pelengkap Bacaan:
Penderitaan adalah Akibat Dosa? (Ayub 33) – Petrus Kwik | Bible Every Day

~~~~~
Bacaan besok: Ayub 34:1-15 – Penasihat yang Tidak Berhikmat