Gemass 19 Januari 2022

Rabu, 19 Januari 2022
~~~~
πŸ“– GEMASSreguler 2022 – FIRMAN UNTUK SEMUA
πŸ—“ Hari 3
Bagian 1: PENCIPTAAN DAN KEJATUHAN
Bacaan hari ini: Kejadian 8-11
Ungkapan doa: Mazmur 3
~~~~

🎧 ALKITAB SUARA
GEMASS – Hari 3
https://drive.google.com/folderview?id=1VD646oD5wDYg9OW0ZSQSslLlRa7NbotT

β–Ά Video Serial Animasi Kitab Taurat : Kesimpulan Kitab KEJADIAN (bgn 1) – Bible Project Indonesia

🌟 Kejadian 9:16-17 (TB)
Jika busur itu ada di awan, maka Aku akan melihatnya, sehingga Aku mengingat perjanjian-Ku yang kekal antara Allah dan segala makhluk yang hidup, segala makhluk yang ada di bumi.” Berfirmanlah Allah kepada Nuh: “Inilah tanda perjanjian yang Kuadakan antara Aku dan segala makhluk yang ada di bumi.”

πŸ’‘ Pelangi adalah tanda perjanjian Allah dengan bumi, bahwa ada harapan bagi bumi. Inilah yang menguatkan kita saat menghadapi tantangan di dalam dunia ini.

πŸ™ Doa:
Sudah ribuan tahun berlalu, Engkau tetap setia memelihara perjanjian-Mu, sekalipun manusia tidak setia. Aku mau belajar akan kesetiaan-Mu ya Allah. Amin.

~~~~~
Bacaan besok: Kejadian 12-15
Ungkapan doa: Mazmur 4
 Rabu, 19 Januari 2022
~~~~~~
πŸ“– GEMASSplus SH KITAB – 2022
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi 1-2 SAMUEL

Bacaan hari ini : 1 Samuel 1:19-28
Doa β‡’ Baca β‡’ Renungkan β‡’ Bandingkan β‡’ Doa
~~~~~~
β–Ά Video Pelengkap Bacaan.
Penjelasan secara umum kitab 1 SAMUEL – Bible Project Indonesia
thebibleproject.com
Saksikan :

PERSEMBAHAN SYUKUR

Bagaimana menyatakan rasa syukur terdalam kita? Banyak orang mengira dengan memberi persembahan perpuluhan yang banyak di gereja, secara otomatis Tuhan pasti senang. Sebagaimana kita ketahui bahwa persepuluhan itu hanyalah angka minimum yang ditetapkan oleh Tuhan. Tindakan orang tersebut memperlihatkan ia hanya menjalankan tingkah laku keagamaan belaka.

Seringkali kita salah mengerti konsep ucapan syukur dan makna persembahan. Kita mengucap syukur karena Allah telah berkarya dalam hidup kita lewat cara memberkati usaha selalu lancar dan keluarga sehat selalu. Karya terbesar Tuhan dalam diri orang percaya , yaitu keselamatan dalam Kristus. Pelbagai kebaikan Tuhan yang dialami dalam perjalanan iman kita, semua itu adalah anugerah dan belas kasih – Nya. Sebab itu, ucapan syukur merupakan pengakuan bahwa semua yang kita miliki berasal dari Allah. Tidak ada satu pun yang boleh diklaim sebagai jasa atau kelayakan kita. Dengan pemahaman ini, setiap persembahan yang kita berikan kepada Tuhan seharusnya keluar dari hati yang tulus.

Itulah yang dilakukan Hana setelah Tuhan “mengingat” (19) dirinya dan mengabulkan permintaannya. Ucapan syukur Hana tercermin dari nama putranya, Samuel (20). Samuel adalah pemberian Allah. Sebagai persembahan syukur, Samuel dipersembahkan untuk melayani Tuhan (28). Inilah persembahan yang berkenan kepada – Nya: “seumur hidup terserahlah ia kiranya kepada Tuhan”

Banyak keluarga melihat sikap Hana ini sebagai teladan untuk mempersembahkan anak sulungnya sebagai hamba Tuhan. Tetapi, tidak setiap anak sulung dari keluarga Kristen dipilih dan dipanggil Tuhan menjadi hambanya. Jauh lebih penting bagi kita untuk melihat teladan Hana sebagai respons yang tepat terhadap anugerah Tuhan.

Renungkan: Berikanlah yang terbaik kepada Tuhan sebagai ucapan syukur dan pengakuan bahwa semua yang kita miliki berasal dari Tuhan.
~~~~~~
Bacaan besok:
1 Samuel 2:1-10 Tuhan Meninggikan yang Rendah
 πŸ“– GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun C
Minggu ke-2 sesudah Epifani
Rabu, 19 Januari 2022
~~~~~~
Bacaan hari ini:
Mazmur 145
Kidung Agung 4:9-5:1
Lukas 5:33-39

Tersedia dalam apps GKI Layur
https://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~~
ALLAH MASIH TERUS BERKARYA
~~~~~~~
Bacaan hari ini memperlengkapi apa yang kita baca pada Minggu 16 Januari 2022    

    Mazmur 145
β€œSetiap hari aku hendak memuji Engkau”, haruslah menjadi bagian dari diri kita, memuji Tuhan. Jangan terhalang karena suasana kesedihan, problematika, kesibukan, dll memuji Tuhan sebagai penghiburan dan kekuatan, jangan kita lupakan. Setiap saat DIA memelihara, menjaga dan memberkati kita sehingga itu mendorong kita memberikan pujian atas kebaikkanNya. Hitunglah berkat yang kau terima, dapatkah? Dapatkah kita menghitung berapa liter udara yang kita nikmati tanpa adanya alat bantu?

▢️ Mazmur 145 – Maria Netta
GKI Nurdin https://youtu.be/C13MISa_eUU

Kidung Agung 4:9-5:1
Ungkapan kasih yang tulus dan terbuka seperti dalam relasi pasutri dinama masing – masing mampu mengungkapkan pujian dan kekaguman kepada pasangannya. Sepasang Pasutri yang menjalani bahtera rumah tangga pasti mengalami pembentukan yang tidak mudah, proses saling mengasah yang mungkin menyakitkan untuk semakin menjadi serupa dan segambar Kristus. Mengutamakan kepentingan bersama, menjalani tanggung jawab, menurunkan ego dengan menempatkan empati dan simpati pasangan dalam dirinya dll. Sambil menjalani proses seperti itu ungkapan kasih yang tulus serta pujian terus dihadirkan setiap waktu, agar relasi yang baik awet terawat. Semua itu akan sia – sia tanpa menghadirkan Kristus dengan ketetapan – ketetapan – Nya sebagai jangkar bahtera rumah tangga yang dibangun. Hal ini juga menjadi gambaran bagi yang belum menjalani pernikahan.

Lukas 5:33-39
Pasti tidak mudah menjadi murid yang taat menjalani ketetapan – ketetapan – Nya secara disiplin. Orang cenderung menghakimi dengan mendorong melakukan puasa sehingga disiplin terasa lebih mudah atau mengurangi beban dan bahkan untuk mendapatkan ‘imbalan” rohani sekalipun. Padahal Tuhan tahu kelemahan dan kekuatan setiap kita, yaitu latihan – latihan rohani yang disesuaikan dengan kesanggupan setiap orang. Tuhan lebih menitikberatkan pemurnian (puasa) jiwa seperti mengutamakan kehidupan rohani daripada kedagingan, memikul salib atau penyangkalan diri, menciptakan damai, mematikan dosa dll daripada tindakan berpuasa bahkan menyiksa diri demi belas kasihan Tuhan. Jadi harus memperhatikan motivasi yang dilakukan sebab iman seharusnya mendahului tindakan.

Renungan pelengkap :
https://www.ykb-wasiat.org/wasiat.
~~β€’~~~~
Bacaan besok:
Mazmur 19
Yesaya 61:1-7
Roma 7:1-6