Gemass 17 Oktober 2020

πŸ“– GEMASSreguler 2020 – FIRMAN UNTUK SEMUA
πŸ—“ Hari 272
Bagian 14 : YESUS DAN KERAJAAN ALLAH
Bacaan hari ini: Lukas 10-11
Ungkapan doa : Mazmur 117
~~~~~~
Selamat pagi! 

ALKITAB SUARA
🎧 GEMASS – Hari 272
https://drive.google.com/folderview?id=1AkE6fEeKDKj2-wRVuFfoC5UDNecgLhFt
(alkitab suara juga dapat didengarkan melalui app revivo, silahkan download : https://play.google.com/store/apps/details?id=com.revivo.mobile )

β–Ά Video Baca Alkitab:
Penjelasan secara umum Injil LUKAS psl.10-24 – Bible Project Indonesia
thebibleproject.com
Saksikan :

🌟 Lukas 10:2
Kata-Nya kepada mereka: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”

πŸ’‘ Seperti padi yang sudah menguning dan membutuhkan penuai, begitu pula ladang Tuhan membutuhkan pekerja yang siap untuk di pakai-Nya. Mendesaknya misi Tuhan Yesus ke dunia, menyadarkan kita bahwa misi itu ditujukan kepada semua orang (tanpa terkecuali) dan harus segera dilakukan ! Meskipun terbayang ancaman dan tantangan dalam melaksanakan misi ini, namun kasih setia dan penyertaan Tuhan tidak akan pernah meninggalkan kita.

πŸ™ Doa:
Ya Tuhan, aku ingin berkarya sebagai utusan-Mu. Berikanlah beban di hatiku bagi jiwa-jiwa yang terhilang dan jadikanlah hidupku sebagai sarana pemberitaan Kabar Baik yang memungkinkan orang tertarik kepada-Mu yang ku sembah dan muliakan. Amin
~~~~~~
Bacaan besok : Lukas 12-13
Ungkapan doa : Mazmur 118

SUKU MELAYU PONTIANAK
Lokasi : Kalimantan Barat
Populasi : 319.000

Doakan :
. akses transportasi yang lebih baik untuk meningkatkan pendidikan, industri dan standar hidup.

https://joshuaproject.net/people_groups/20291/ID

~~~~~~~
πŸ“– GEMASSplus SH KITAB – 2020
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi INJIL MATIUS

Bacaan hari ini : Matius 9: 9-13
Doa β‡’ Baca β‡’ Renungkan β‡’ Bandingkan β‡’ Doa
~~~~~~~

IKUTLAH AKU!

Ada sebuah pujian yang bersyair “Alangkah indahnya hari itu, hari yang tak kulupa, setelah ku keliling dalam g’lap, ku dapat Juruselamat. Alangkah bahagia hatiku, ku dapat yang ku rindu…”.

Seandainya Matius hidup pada zaman ini, kemungkinan besar lagu itu menjadi pujian yang akan dinyanyikannya ketika ia mengundang Tuhan Yesus untuk makan di rumahnya bersama dengan para rekannya, sesama orang berdosa yang menjadi cemoohan bangsanya sendiri. Hari itu dimulai ketika Tuhan Yesus “melihat” dia dan berkata “Ikutlah Aku”(ayat 9). Undangan ini merupakan undangan yang tidak ternilai keistimewaannya. Yesus, Sang Mesias, mengundang dan memanggil orang berdosa yang menurut pandangan orang lain tidak berharga (ayat 11)! Namun, panggilan itu sendiri bukanlah sebuah panggilan tanpa konsekuensi. Ketika Allah memanggil, Ia memberikan anugerah dan sekaligus tanggung jawab. Mengikut Tuhan Yesus berarti meninggalkan seluruh kehidupan yang lama, termasuk pekerjaan yang telah memberikan suatu jaminan dan kemakmuran. Dan, Matius melepaskan semuanya itu. Keputusannya ini akan menjadi sebuah tekad tanpa kemungkinan untuk kembali. Ia mencatat peristiwa pemanggilannya dengan kata-kata “Maka berdirilah Matius lalu mengikut dia” (ayat 9b). Ia sudah memilih apa yang paling bernilai dalam hidupnya.

Terhadap orang Farisi yang mengkritik sikap-Nya mengundang Matius, Tuhan Yesus balik mengkritik mereka. Mereka tidak mengerti hakikat undangan Tuhan Yesus. Tuhan Yesus mengundang Matius karena Ia mengasihi orang berdosa dan ingin menyelamatkannya (ayat 13). Sikap orang Farisi ini menunjukkan bahwa mereka tidak merasa perlu mengikut Tuhan Yesus. Oleh karena itu, mereka tetap tinggal sebagai orang berdosa.

Renungkan: Apakah Anda seperti Matius yang menjawab panggilan-Nya mengikut Tuhan Yesus? Ataukah Anda seperti orang Farisi yang tidak merasa perlu mengikut Dia?

Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Injil Matius
https://www.su-indonesia.org
~~~~~~~
Bacaan besok : Matius 9:14-17 , Yang Baru Meniadakan Yang Lama

πŸ“– GEMASSplus LEKSIONARI
Minggu Biasa 18
Sabtu, 17 Oktober 2020
~~~~~~~
MENGELOLA KEKUASAAN DALAM KELUARGA

Bacaan hari ini:
Yesaya 14: 3-11
Matius 14: 1-12
Mazmur 96: 1-9
~~~~~~~
Bacaan hari ini, membantu mempersiapkan kita untuk bacaan pada hari Minggu, 18 Oktober 2020.

Yesaya 14: 3-11
Tidak selamanya umat Tuhan menderita karena displin Tuhan. Tuhan juga akan menghukum Babel, penindas Israel dan bangsa-bangsa lain karena kesombongan, kejahatan, dan kekerasan hati. Hukuman Tuhan atas Babel sungguh mengerikan: direndahkan serendah-rendahnya bahkan sampai di dunia orang mati. Terus berharap dan bergantung kepada Tuhan adalah langkah terbaik saat kita mengalami aniaya dan penindasan. Keadilan Tuhan pasti dijalankan.

Matius 14: 1-12
Keberanian dan ketegasan Yohanes Pembaptis menegur dosa Herodes memang ada harganya namun Tuhan sangat menghargainya. Herodes ingin berbuat baik, namun ia terjerat oleh ucapannya sendiri. Ia pun nantinya akan mengalami hukuman Tuhan atas perbuatan jahatnya. Setiap tindakan yang kita lakukan akan dituntut pertanggungjawabannya oleh Tuhan.

Mazmur 96: 1-9
Sudah sepatutnya kita memuji Tuhan setiap saat karena segala perbuatan tangan Tuhan yang sudah menyelamatkan dan memelihara hidup kita. Tuhan layak diharapkan karena kuasa dan kekuatan-Nya yang melampui segala ilah. Segala isi bumi wajib menyembah Dia karena kemuliaan-Nya.

Renungan pelengkap :
https://www.ykb-wasiat.org/wasiat

~~~~~~~
Bacaan besok:
Yohanes 45: 1-7
Mazmur 96: 1-9
1Tesalonika 1: 1-10
Matius 22: 15-22