Gemass 17 Maret 2022

Kamis, 17 Maret 2022
~~~~~
๐Ÿ“– GEMASSreguler 2022 – FIRMAN UNTUK SEMUA
Tersedia dalam apps GKI Layur
http://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~
๐Ÿ—“ Hari 60
Bagian 5: PADANG GURUN
Bacaan hari ini: Ulangan 21-23
Ungkapan doa : Mazmur 60
~~~~~
ALKITAB SUARA
๐ŸŽง GEMASS – Hari 60
https://drive.google.com/folderview?id=1srDh474RKuAAsYqP-AM5F3nPcxp4aDdz

โ–ถ Video Tema Kunci Alkitab : HUKUM TAURAT – Bible Project – Indonesian
thebibleproject.com
Saksikan :
https://youtu.be/cBZZgk_X-k0

๐ŸŒŸ Ulangan 22:1 (TB) “Apabila engkau melihat, bahwa lembu atau domba saudaramu tersesat, janganlah engkau pura-pura tidak tahu; haruslah engkau benar-benar mengembalikannya kepada saudaramu itu.

๐Ÿ’ก Bagaimanakah kita merespons kemalangan atau kekurangberuntungan orang lain? Bukan kita yang merancang kecelakaan dan kemalangan mereka, tetapi kita ada dalam posisi yang dapat menolong mereka. Apakah itu sebuah kebetulan? Ataukah kesempatan yang Tuhan berikan untuk menyatakan kasih-Nya secara personal? Apakah kita melakukan sesuatu? Ataukah kita berlalu dan pura-pura tidak tahu? KASIH KEPADA SESAMA MENDORONG KITA MELAKUKAN YANG TERBAIK BAGI-NYA.

๐Ÿ™ Doa:
Ya Tuhan, terus ajar saya untuk peka terhadap kondisi dan keadaan sesama saya yang butuh pertolongan. Dan dengan hikmat dan kreativitas dari-Mu, saat ini justru menjadi kesempatan untuk menularkan kasih Kristus. Amin.
~~~~~
Bacaan besok : Ulangan 24-27
Ungkapan doa : Mazmur 61

Kamis, 17 Maret 2022
~~~~~
๐Ÿ“– GEMASSplus SH KITAB – 2022
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi โ€“ Santapan Harian Gemass edisi KITAB 1,2 SAMUEL

Bacaan hari ini : 2 Samuel 13:1-22
Doa โ‡’ Baca โ‡’ Renungkan โ‡’ Bandingkan โ‡’ Doa
~~~~~

DOSA MELAHIRKAN DOSA

Mulai dari pasal 13, kita melihat bagaimana efek dosa mulai berdampak pada keluarga Daud, yaitu pecahnya kerajaan Israel setelah masa kekuasaan Salomo. Efek ini terlihat langsung setelah dosa sangat besar yang dilakukan oleh Daud tehadap istri Uria, yaitu Batsyeba (2Sam. 11-12). Walau Daud bertobat atas perbuatannya, tetapi akibat dosa tidak bisa dihindarinya.

Mula-mula efek itu terlihat dalam kisah Amnon dan Tamar. Amnon adalah anak pertama Daud (2Sam. 3:2), dan Tamar adalah anak Daud dari Maakha (2Sam. 3:3). Berarti, Tamar masih terhitung adik Amnon, meski beda ibu. Amnon tertarik pada Tamar yang cantik (1). Ketertarikan disertai hasutan dari seorang sahabat membuat Amnon merancang skenario untuk melampiaskan hasratnya atas Tamar (5-6). Hawa nafsu menguasai akal sehat dan diri Amnon sampai Ia tidak peduli menyaring apakah masukan yang didengarnya itu baik atau tidak. Ia tidak peduli bahwa hubungan sedarah (incest) semacam itu adalah perbuatan terlarang di Israel (12-13; bdk. Im. 18:9; 20:17).

Namun apa yang terjadi kemudian sangat anti klimaks. Semula Amnon mengingini Tamar begitu rupa, sampai-sampai ia terkena penyakit rindu (2). Setelah berhasil memuaskan hasratnya, Amnon malah berbalik membenci Tamar. Bahkan ia mengusir adik tirinya begitu saja. Aib itu diketahui Absalom, kakak Tamar. Lahirlah perasaan benci di hatinya terhadap Amnon yang telah menodai adiknya. Benci ini lalu berkembang menjadi dendam membara yang tampaknya hanya bisa terpuaskan dengan kematian Amnon.

Renungkan: dosa Daud tak hanya berdampak bagi dirinya sendiri, tetapi juga keturunannya. Sebab itu, jangan kita kompromi terhadap dosa. Satu perbuatan dosa, apakah kecil atau besar, akan menghasilkan dosa lainnya. Maka, putuskan segera dosa yang masih ada dalam diri kita daripada maut jadi bagian kita (Yak. 1:15).

Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Kitab 1,2 Samuel
https://www.su-indonesia.org
~~~~~
Bacaan besok : 2 Samuel 13:23-39 โ€“ Jangan Menyimpan Dendam

๐Ÿ“– GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun C
Minggu Pra Paskah III
Kamis, 17 Maret 2022
~~~~~
PERTOBATAN SEBAGAI GAYA HIDUP

Bacaan hari ini:
Mazmur 63:1-8
Daniel 3:19-30
Wahyu 2:8-11

Tersedia dalam apps GKI Layur
https://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~
Bacaan hari ini memperlengkapi apa yang kita baca pada Minggu 20 Maret 2022           

Mazmur 63:1-8
Bagi Daud, kesadaran akan kehadiran Allah lebih baik daripada hidup itu sendiri (ay. 4). Sebuah kesadaran yang hadir dari realitas hidupnya, bahwa manusia tidak dapat lepas dari Allah. Terkadang, Allah perlu membuktikan ketergantungan itu dengan menyembunyikan wajah-Nya. Dengan cara ini, ketergantungan manusia pada persatuan dengan kehidupan Allah sama nyatanya dengan kebutuhan manusia akan air, yang sekaligus menegaskan realitas kasih Allah lebih nyata daripada keadaan yang ada (ay.2). Daud yang menderita menyaksikan tentang kepastian yang tenang, yang datang dari kesadaran, bahwa tidak akan ada kerinduan akan kebenaran seperti itu jika imannya tidak nyata. Bahkan ketika dia terbaring, terjaga dalam penderitaannya. Daud merasakan kedamaian yang melampaui pemahaman dirinya, hadir di bawah sayap Allah dan dalam cengkeraman pelukan-Nya (ay.7-9). Sehingga Daud dapat menegaskan bahwa mereka yang lapar dan haus akan kebenaran โ€œakan dipuaskanโ€ (ay. 6). Sudahkah kita menyadari akan kebutuhan bersandar pada-Nya?

โ–ถ๏ธ Mazmur 63:1-8
 https://youtu.be/Mdlm20zr3XE

Daniel 3:19-30
Penolakan yang tegas dari Hanaya, Misael dan Azarya menyebabkan kemarahan raja Nebukadnezar meluap dan mereka dilemparkan ke dalam perapian yang dibuat 7 kali lebih panas (ay. 19-23). Namun, penghukuman ini justru menjadi cara Tuhan untuk menunjukkan bahwa Dia berkuasa dan menjaga orang yang dikasihi-Nya. Pada akhirnya Nebukadnezar sujud menyembah kepada Allah Israel, dia mengakui kuasa-Nya jauh melebihi dirinya. Hanaya, Misael dan Azarya memberikan kita teladan bagaimana mempertahankan iman di tengah pilihan dan keadaan yang berat. Iman mereka membawa Nebukadnezar dan orang-orang yang hadir di sana mengenal siapa Tuhan Allah yang mereka sembah.
 
Wahyu 2:8-11
Kesusahan dan kemiskinan orang Smirna dialami karena penganiayaan orang-orang sekitar dan dari fitnah orang-orang Yahudi di Smirna. Tuhan mengetahui penderitaan mereka. Salam yang dinyatakan (ay.8), mengingatkan bahwa Tuhan adalah penakluk maut dan akan menaklukkan penderitaan mereka. Penderitaan memang terasa berat, tetapi Tuhan memberikan kekuatan dan penghiburan bahwa siapa yang menang, ia tidak akan menderita dalam kematian yang kedua. Orang Kristen di Smirna diingatkan bahwa kematian oleh amukan manusia kecil dibandingkan penderitaan penghakiman dari Allah. Jangan takut dan tetap bertahan! Mungkin saat ini kita dalam himpitan masalah akibat iman kita kepada Tuhan Yesus Kristus. Tetap bertahan, dengarkan Firman Tuhan dan teguhkan imanmu!

Renungan pelengkap :
https://www.ykb-wasiat.org/wasiat.
~~~~~
Bacaan besok:
Mazmur 63:1-8
Daniel 12:1-4
Wahyu 3:1-6