Gemass 17 Juni 2022

Jumat, 17 Juni 2022
~~~~~
πŸ“– GEMASSreguler 2022 – FIRMAN UNTUK SEMUA
Tersedia dalam apps GKI Layur
http://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~
πŸ—“ Hari 152
Bagian 9 : HIKMAT BANGSA ISRAEL
Bacaan hari ini: Mazmur 1-2
Ungkapan doa : Mazmur 147
~~~~~

ALKITAB SUARA
🎧 GEMASS – Hari 152
https://drive.google.com/folderview?id=13_G1RWSRfFAcVy_JSoyg9QDBjWJ32-wS

β–Ά Video Baca Alkitab:
Penjelasan secara umum kitab MAZMUR – Bible Project Indonesia
thebibleproject.com
Saksikan :
https://youtu.be/Gj2ZJSTXE1E

🌟 Mazmur 1:1-2 (TB)
Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.

πŸ’‘ Pilihlah hobby dan kebiasaan yang membangun yaitu membaca dan merenungkan Firman Tuhan karena hanya dengan cara ini kita akan semakin mengenal pribadi Tuhan dan mengalami kasih Tuhan sehingga kita akan terus bertumbuh dalam segala keadaan.

πŸ™ Doa:
Tuhan ajar aku untuk menyenangi Firman-Mu dan merenungkannya siang dan malam sehingga kami siap menghadapi situasi apapun dan terus bertumbuh semakin memuliakan Engkau. Amin.
~~~~~
Bacaan besok : Amsal 1-3
Ungkapan doa : Mazmur 148

Jumat, 17 Juni 2022
~~~~~
πŸ“– GEMASSplus SH KITAB – 2022
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi KITAB 1,2 RAJA-RAJA

Bacaan hari ini : 2 Raja-Raja 18:13-37
Doa β‡’ Baca β‡’ Renungkan β‡’ Bandingkan β‡’ Doa
~~~~~

PENGHUJAT ALLAH

Orang yang mengandalkan kekuatannya sendiri sering kali menganggap remeh orang lain, bahkan merendahkan kuasa Tuhan. Tanpa disadarinya, ia sedang melawan Tuhan.

Sanherib, raja Asyur yang sedang berjaya dengan pasukannya menaklukkan dunia pada waktu itu adalah orang demikian. Melalui wakilnya juru minuman dari Lakhis, raja Asyur menekan Hizkia agar menyerah kepada Asyur. Juru minuman agung itu dengan pongahnya menyatakan bahwa Asyur tak terkalahkan. Ia menghina dan merendahkan Mesir yang menjadi andalan kerajaan-kerajaan kecil, termasuk Yehuda (21). Ia meremehkan kekuatan pasukan Yehuda (23-24). Ia bahkan menghujat TUHAN, Allah Israel dengan mengatakan bahwa TUHAN tidak berdaya melawan para dewa orang Asyur (30-35).

Apa tindakan yang tepat menghadapi orang yang sombong seperti itu?Hizkia mula-mula bertindak kurang beriman, yaitu dengan membayar upeti kepada raja Asyur (14-16). Akan tetapi, kemudian Hizkia sadar bahwa ia harus bersandar kepada Tuhan. Itu sebabnya, ia memerintahkan agar rakyat jangan menjawab sepatah kata pun terhadap ejekan dan hujatan dari juru minuman agung dari Lakhis itu (36). Tujuannya supaya rakyat jangan terpengaruh atas bujukan dan tipu daya yang akan membuat mereka meragukan Allah mereka, Allah Israel.

Menghadapi sikap sombong dan takabur orang-orang jahat, kita perlu mengandalkan hikmat Tuhan. Seperti Hizkia, kita tidak perlu menyerang balik kata-kata jahat dan hujat mereka. Serahkan pada Tuhan dalam doa karena Tuhanlah yang memiliki hak membalas (Rm. 12:19). Lawanlah kata-kata hujat dengan firman Tuhan. Maksudnya, jangan biarkan kata-kata jahat itu mempengaruhi anda. Sebaliknya, jadikan firmanNya pedoman yang pasti dan jaminan yang teguh untuk tetap hidup setia melayani Tuhan.

Camkan: Satu-satunya cara menangkal tipu daya dan hujat Iblis adalah berdoa sesuai firman-Nya.

Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Kitab 1,2 Raja-raja
https://www.su-indonesia.org

β–Ά Video Pelengkap Bacaan:
Jangan Biarkan Kesulitan Mengintimidasimu! (2 Raja-raja 18) | Petrus Kwik | Bible Every Day
https://youtu.be/El9NPlgf5EU
~~~~~
Bacaan besok : 2 Raja-Raja 19:1-19 – Sehati Berdoa dan Beriman

πŸ“– GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun C
Trinitas
Jumat, 17 Juni 2022
~~~~~
KUASA KRISTUS MEMBAWA PERUBAHAN
~~~~~
Bacaan hari ini:
Mazmur 22:19-28
Yesaya 57:1-13
Galatia 3:15-22

Tersedia dalam apps GKI Layur
https://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~
Bacaan hari ini, mempersiapkan kita untuk bacaan pada hari Minggu, 19 Juni 2022

Mazmur 22:19-28
Tampaknya Pemazmur yaitu raja Daud dalam keadaan terjepit dan sangat membutuhkan pertolongan. Pemazmur meyakini, selain Tuhan tak ada yang dapat menolongnya melepaskan diri dari cengkeraman musuh-musuhnya. Ia berseru dalam doa kepada Tuhan dan percaya bahwa Tuhan pasti menjawab doanya. Tidak hanya memohon, Pemazmur melanjutkan doanya dengan puji-pujian dan ajakan untuk memuji dan memuliakan Tuhan. Selain itu Pemazmur juga menyaksikan kasih dan pertolongan Tuhan yang ajaib.
Apakah doa kita juga berisi penyembahan kepada Tuhan, atau hanya permohonan semata? Sudahkah kita menyaksikan kasih dan pertolonganNya, sehingga orang lain memuliakan Tuhan?

🎢 Mazmur 22:19-28:
https://www.juswantori.com/Mazmur/22-19/

Yesaya 57:1-13
Kehancuran suatu bangsa tidak lepas dari perilaku pemimpinnya. Pemimpin Israel saat itu tidak mengusahakan kesejahteraan rakyatnya, sehingga rakyat hidup menderita dan kejahatan merajalela. Mereka meninggalkan Tuhan dan jatuh ke dalam penyembahan berhala. Para pemimpin merasa kuat, aman dan saleh dengan melakukan ritual ibadah kepada berhala. Mereka tidak menyadari bahwa mereka mendukakan hati Tuhan. Pada saat Tuhan menjatuhkan hukuman, berhala-berhala mereka tidak dapat menolong.
Tuhan itu adil, Dia akan menghukum mereka yang tidak takut kepadaNya, dan memberkati mereka yang berlindung kepadaNya

Galatia 3:15-22
Sejak awal Allah telah menjanjikan berkat keselamatan bagi umat manusia melalui keturunan Abraham. Hukum Taurat dibuat kemudian akibat keberdosaan manusia. Hukum ini mengatur kehidupan manusia yang sudah jatuh dalam dosa. Tetapi janji Allah tidak dapat dibatalkan oleh hukum Taurat. Janji berkat melalui Abraham kepada orang percaya tidak didapat dengan menjalankan hukum Taurat, melainkan ada di dalam Kristus sebagai penggenapan dari Taurat.
Hanya iman kepada Yesus Kristus, kita dapat menikmati penggenapan janji keselamatan itu.

Renungan pelengkap:
https://www.ykb-wasiat.org/wasiat

https://youtu.be/KWuFjxcPW8Q
~~~~~
Bacaan besok:
Mazmur 22:19-28
Yesaya 59:1-8
Matius 9:27-34