Gemass 17 Juli 2022

Minggu, 17 Juli 2022
~~~~~
πŸ“– GEMASSreguler 2022 – FIRMAN UNTUK SEMUA 
Tersedia dalam apps GKI Layur
~~~~~~
πŸ—“ Hari 182
Bagian 10 : NABI-NABI DI MASA PEMBUANGAN
Bacaan hari ini: Yeremia 51-52    
Ungkapan doa : Mazmur 27
~~~~~
 
ALKITAB SUARA
🎧 GEMASS – Hari 182
 
🌟 Yeremia 51:5 (TB)  
sungguh, Israel dan Yehuda tidak ditinggalkan sebagai janda oleh Allahnya, oleh TUHAN semesta alam β€” sebab negeri orang Kasdim penuh dengan kesalahan terhadap Yang Mahakudus, Allah Israel.
 
πŸ’‘ Perasaan sukacita, menangis terharu, dan gembira dirasakan oleh bangsa Israel dan Yehuda ketika mendengar firman  bahwa Allah akan menyelamatkan mereka dari Babel. Sekali lagi Tuhan membuktikan kesetiaan-Nya.
    Tetaplah percaya akan kasih setia Tuhan yang akan memelihara hidup kita dan Dia mau supaya kita menjadi berkat dan pembawa Injil Kabar Baik kepada semua bangsa.
 
πŸ™ Doa:
Tuhan, aku rindu melaksanakan Amanat Agung-Mu untuk menyampaikan kabar keselamatan dalam Kristus dan menjadi berkat untuk semua bangsa. Dalam nama Tuhan Yesus, aku berdoa. Amin.
~~~~~
Bacaan besok : Ratapan 1-2    
Ungkapan doa : Mazmur 28
 
Minggu, 17 Juli 2022
~~~~~
πŸ“– GEMASSplus SH KITAB – 2022
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi KITAB AYUB 
 
Bacaan hari ini : Ayub 17:1-16
Doa β‡’ Baca β‡’ Renungkan β‡’ Bandingkan β‡’ Doa
~~~~~
 
BOLEHKAH MEMBELA DIRI? 
 
  Kepada siapa anak Tuhan yang menderita boleh berpaling? Tentu kepada Allah, apalagi jika penderitaan itu terjadi bukan karena dosa-dosanya.
 
  Ayub yakin bahwa penderitaannya itu diakibatkan Tuhan menekan dirinya, bukan karena kesalahannya. Sementara para sahabatnya terus menyalahkan dan memojokkannya. Sekarang Ayub melanjutkan lagi keluhannya terhadap para sahabatnya seraya meminta pembelaan Allah. Ayub percaya bahwa Allah akan membela dirinya karena yang dikatakan teman-temannya itu salah. Ayub berani meminta Tuhan menjamin kebenaran dirinya dan menyatakan para sahabatnya bersalah sebab mereka telah memfitnahnya (3-5). 
 
  Oleh karena tuduhan mereka tidak berdasar, maka merekalah yang harus ganti dituduh! Ayub merasa orang lain menganggap dirinya hina (6), bahkan orang jujur tidak dapat mengerti dirinya (8). Sebagai orang benar, Ayub tak tergoyahkan (9). Ayub mengajukan argumentasi ke sahabatnya yang berubah menjadi lawannya (10). 
 
  Kalau ia menyerah kepada tuduhan mereka, hal itu sama artinya menyerahkan harapannya ke dalam dunia orang mati dan ia tenggelam dan habis (13). Sebaliknya, Ayub yakin akan ketidakbersalahannya dan percaya akan keadilan Tuhan. Sebab itu, ia berjuang membela dirinya. 
 
  Renungkan: Saat anak-anak Tuhan disalahpahami orang lain, maka kita tidak perlu membela diri sebab Kristus adalah Pembela kita.
 
Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Kitab Ayub
 
β–Ά Video Pelengkap Bacaan:
Dua Tipe Sahabat, Yang Manakah Anda? (Ayub 17) | Petrus Kwik | Buible Every Day
https://youtu.be/KSNDauxFBEQ
~~~~~
Bacaan besok : Ayub 18:1-21 – Waspadailah Ucapanmu
 
πŸ“– GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun C
Minggu Biasa-5
Minggu, 17 Juli 2022
~~~~~
BELAJAR MENDENGAR-NYA
SEBELUM MELAYANI-NYA
~~~~~
Bacaan hari ini:
Kejadian 18:1-10
Mazmur 15
Kolose 1:15-28
Lukas 10:38-42
 
Tersedia dalam apps GKI Layur
~~~~~
SELAMAT HARI MINGGU,
SELAMAT BERIBADAH
 
Kejadian 18:1-10 
Perikop ini memperlihatkan bagaimana Allah berbicara kepada umat-Nya dengan banyak cara. Allah memang tidak membatasi diri-Nya dengan cara-cara bagaimana Ia berkomunikasi. Namun, berkomunikasi melalui penampilan fisik seperti yang dialami Abraham adalah hal yang jarang terjadi.
Dalam hal ini, Abraham peka dengan kunjungan ilahi tersebut dengan cara memberikan yang terbaik kepada Tamu-Tamunya. Hasilnya, Abraham menerima peneguhan atas janji Allah kepadanya bahwa ia akan memiliki anak laki-laki melalui Sara. 
Jika kita memelihara kepekaan bahwa Allah juga mengunjungi kita lewat kehidupan sehari-hari, kita pun akan diteguhkan kembali bahwa Ia selalu peduli dan sanggup menolong kita dalam setiap tantangan serta pergumulan yang kita hadapi.
 
Mazmur 15
Bagaimana hubungan pribadi kita dengan Tuhan saat ini? Apakah kita termasuk orang yang boleh menumpang di dalam kemah Tuhan? Ternyata, tidak seorang pun yang baik, apalagi mencari Allah. Yang melayakkan seseorang di hadapan Allah adalah anugerah dan kasih-Nya. 
Mazmur ini menunjukkan kepada kita betapa erat hubungan antara doa dan hidup, antara ibadah dan melaksanakan kehendak-Nya. Maka kasih Kristus harus selalu menjadi sumber pertobatan kita setiap kali kita datang menghadap-Nya dalam doa dan ibadah.
 
▢️ Mazmur 15 – Eva R Simanjuntak
YKB TV
 
Kolose 1:15-28
Alkitab dengan tegas menyatakan bahwa Yesus adalah Pencipta. Dengan demikian, Alkitab juga secara tegas mengajarkan bahwa Yesus adalah Allah. Menerima Yesus sebagai nabi, tokoh yang yang saleh, atau guru yang baik itu mudah. Tetapi dibutuhkan pekerjaan Roh Kudus untuk mengenal dan memahami Yesus Kristus yang sebenarnya.
Dunia bisa menolak Yesus Kristus. Tetapi dunia harus tahu bahwa di antara yang paling berkuasa di dunia ini, tidak ada satu kuasa pun yang melebihi kuasa-Nya. 
Maka di tengah zaman di mana nama Yesus sering dianggap sebagai isapan jempol belaka, pemahaman Yesus yang sungguh-sungguh Allah itu harus kita pegang kuat, imani dan beritakan. Jika jemaat Kolose harus mengetahuinya, maka dunia kita saat ini pun juga harus mengetahuinya.
 
Lukas 10:38-42
Kisah ini mendesak kita untuk memeriksa apa yang kita utamakan dalam hal mengikut Yesus. Melakukan perbuatan baik demi Kristus maupun memelihara hubungan intim dengan-Nya dalam doa dan perenungan firman, keduanya baik dan penting. Namun, prioritas kita sebagai orang modern adalah seperti Marta yang mengutamakan kegiatan. Padahal Yesus menginginkan prioritas sebaliknya. Mengapa? Sebab dengan duduk di kaki Yesus dan mendengarkan Yesus, kita sedang berpesta rohani bersama Dia. Apabila kita selalu lebih dahulu mendengarkan suara Yesus, kita akan memiliki prioritas hidup yang benar dan mengerti tindakan-tindakan apa yang harus kita ambil.
Ingatlah bahwa kita sungguh tidak tahu apa yang menyenangkan hati Tuhan, kecuali bila kita selalu memberi telinga bagi suara-Nya.
 
Renungan pelengkap:
 
~~~~~
Bacaan besok:
Mazmur 119:97-104 
Keluaran 18:1-12
Kolose 1:27-2:7