Gemass 17 Febuari 2022

~~~~~
πŸ“– GEMASSreguler 2022 – FIRMAN UNTUK SEMUA
Tersedia dalam apps GKI Layur
http://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~
πŸ—“ Hari 32
Bagian 4 : PERJANJIAN DI GUNUNG SINAI
Bacaan hari ini: Imamat 8-10
Ungkapan doa: Mazmur 32
~~~~~
ALKITAB SUARA
🎧 GEMASS – Hari 32
https://drive.google.com/folderview?id=1HuRrTkhzh8PH7Tjd97l4hoA6AciESPrN

β–Ά Video Serial Animasi Kitab Taurat : IMAMAT – Bible Project Indonesia
https://youtu.be/yotabRqMvcI

🌟 Imamat 10:2. (TB)
Maka keluarlah api dari hadapan TUHAN, lalu menghanguskan keduanya, sehingga mati di hadapan TUHAN.

πŸ’‘ Mengapa Tuhan sampai menghukum Nadab dan Abihu?  Karena kedua anak imam Harun itu telah melanggar firman Tuhan yaitu mempersembahkan persembahan kepada Tuhan dengan menghadirkan api asing yang tidak diperintahkan Tuhan kepadanya.  Api asing adalah api yang tidak semestinya berada dalam persembahan.  Itu sama artinya mereka telah mempermainkan atau menghina Tuhan yang adalah Pribadi yang kudus. Bagi kita saat ini, sekalipun Tuhan tidak menghukum secara langsung seperti peristiwa di atas, namun kalau kita terus-menerus mempermainkan kekudusan dan kesabaran-Nya, pada saatnya Tuhan akan berperkara atas kita.

πŸ™ Doa:
Ya Tuhan, ampuni aku yang telah sering mempermainkan kekudusan-Mu, aku mau bertobat, mau taat dan setia menjaga kekudusan-Mu di dalam hidupku. Amin.
~~~~~
Bacaan besok: Imamat 11-13
Ungkapan doa: Mazmur 33

~~~~~
πŸ“– GEMASSplus SH KITAB – 2022
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi KITAB 1,2 SAMUEL

Bacaan hari ini : 1 Samuel 22:20-23:13
Doa β‡’ Baca β‡’ Renungkan β‡’ Bandingkan β‡’ Doa
~~~~~

KEPEKAAN SEORANG ”RAJA”

Jabatan seseorang menunjukkan tugas dan fungsinya. Ada orang yang punya jabatan, tetapi tidak melakukan apa-apa. Sebaliknya, ada orang yang tidak punya jabatan, namun mau melakukan apa yang seharusnya dilakukan orang yang memiliki jabatan. Itulah gambaran mengenai Saul dan Daud. Saul itu seorang raja dan tugasnya adalah memerangi Filistin yang selama ini merongrong umat Israel. Hasratnya untuk menyingkirkan Daud menyebabkan ia melalaikan tugas utama melawan Filistin.

Daud telah diurapi menjadi raja oleh nabi Samuel, hanya saja dia belum menduduki takhta. Saat Saul memerintah Israel, ia menjadi buronan raja. Meski demikian, Daud peka pada pimpinan Tuhan untuk menjadi alat-Nya dalam membebaskan penduduk Kehila, yang baru saja dijarah dan diperangi bangsa Filistin. Kuncinya ada pada kesediaan Daud untuk dipimpin Tuhan. Tiga kali Daud berkonsultasi pada Tuhan sebelum melaksanakan rencananya. Ia belajar mencari kehendak Tuhan dan taat melakukan perintah-Nya. Tuhan sudah menegaskan penyertaan-Nya atas pasukan Daud untuk mengalahkan Filistin (2). Karena anak buah Daud masih kuatir, ia bertanya sekali lagi (4). Melalui jaminan Tuhan, mereka maju berperang mengalahkan Filistin.

Kepekaan Daud tidak berkurang tatkala ia berhasil melepaskan penduduk Kehila dari tangan Filistin. Ia sekali lagi meminta pimpinan Tuhan untuk mengetahui tindakan apa yang harus dilakukannya. Tuhan menyuruh Daud menyingkir dari Kehila agar luput dari kejaran Saul. Tanpa disadarinya, Tuhan sedang mempersiapkan dan melatih kepekaan Daud sebagai raja untuk menggantikan Saul kelak. Kepeduliannya pada orang lain dan kedekatan kepada Tuhan merupakan modal dasar bagi Tuhan mengasah kepribadian umat-Nya masa kini.

Renungkan: Marilah kita mengizinkan Tuhan membentuk anda menjadi hamba yang setia dan taat, agar anda menjadi terang dan saksi yang dibutuhkan dalam dunia yang gelap ini.

Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Kitab 1,2 Samuel
https://www.su-indonesia.org
~~~~~
Bacaan besok : 1 Samuel 23:14-28 – Gunung Batu yang Meluputkan

πŸ“– GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun C
Minggu ke-7 sesudah Epifani
Kamis, 17 Februari 2022
~~~~~
CARA MEMBALAS MUSUH

Bacaan hari ini:
Mazmur 37:1-11, 39-40
Kejadian 43:16-34
Roma 8:1-11

Tersedia dalam apps GKI Layur
https://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~
Bacaan hari ini memperlengkapi apa yang kita baca pada Minggu 20 Februari 2022.   

Mazmur 37:1-11, 39-40
Mazmur ini bukanlah sebuah doa, melainkan serangkaian ucapan yang mengandung pepatah atau petunjuk tentang hikmat rohani.
Temanya adalah sikap orang percaya terhadap orang fasik yang tampak berhasil dan kesukaran yang dialami orang benar. Mazmur ini mengajarkan bahwa pada akhirnya orang fasik akan jatuh dan kehilangan segala sesuatu yang mereka peroleh di dunia, sedangkan orang benar yang tetap setia kepada Allah akan mengalami kehadiran, pertolongan, dan pemeliharaan-Nya di dunia, serta mewarisi keselamatan dan tanah perjanjian. Dan warisan bagi orang percaya adalah ”langit yang baru dan bumi yang baru” (lih Why 21:1). Jadi, masihkah kita marah dan iri dengan kesuksesan orang fasik?

▢️ Mazmur 37:1-11, 39-40 – Kolinda Martha
GKI Raya Hankam https://youtu.be/omMKUlzZTHA

Kejadian 43:16-34
Semua saudara Yusuf heran akan perlakuan yang mereka dapatkan dari penguasa kedua Mesir, mereka mengira akan mendapatkan hukuman dan dijadikan budak, namun malah dijamu makan, juga susunan duduk yang berurutan mulai dari yang sulung sampai bungsu (mereka bertanya dari mana orang Mesir tahu), juga bagian Benyamin yang lima kali lipat lebih banyak. Yusuf sendiri menangis melihat Benyamin karena rasa kasih dan rindu sudah lama tidak bertemu. Betapa indah jika saudara sekandung bisa rukun dan mendukung satu sama lain. Demikian juga sebagai saudara seiman kita juga perlu mendukung satu dengan yang lain.

Roma 8:1-11
Orang yang percaya dan menyatu dengan Kristus Yesus tidak akan menerima hukuman karena dosa. Ciri kehidupan yang menyatu dengan Kristus adalah adanya perubahan hidup yang makin dikuasai oleh Roh Allah dan tidak lagi nyaman hidup di dalam dan dikuasai keinginan daging yang memang bertentangan dengan kehendak Allah. Pelihara terus relasi dengan Allah dengan hidup semakin serupa dengan Kristus.

Renungan pelengkap :
https://www.ykb-wasiat.org/wasiat.
~~~~~
Bacaan besok:
Mazmur 37:1-11, 39-40
Kejadian 44:1-17
1 Yohanes 2:12-17