Gemass 16 Mei 2022

 PENGANTAR BACAAN GEMASS Reguler Minggu ke-18 (16 s/d 22 Mei 2022)

Minggu lalu kita sudah membaca semua penghakiman yang ditujukan kepada Israel, Yehuda, Asyur dan Babel. Jika kita jeli membaca tentang semua kerajaan tersebut, kita akan bisa menyimpulkan seperti apa pola dasar kota mulia menurut Yesaya (pasal 23-27). Kota tersebut akan direndahkan dan dihakimi pada saat ini maupun saat nanti, sebagai jalan agar Yerusalem baru menjadi tempat dimana semua orang bisa mengalami persekutuan dengan Allah yang sejati.

Setelah Yesaya memperingatkan Hizkia akan datangnya pembuangan ke Babel di ps. 39, kita melewati batas saat kita membaca ps 40. Tiba-tiba saja kita dibawa menuju 150 tahun di masa depan dan masa pembuangan yang kita baca di 2 Raja-raja 24-25 telah berlalu. Puisi pembuka di ps. 40 mengasumsikan bahwa pembuangan telah berlalu, dan nabi mengumumkan bahwa Allah tidak melupakan umat-Nya dan perjanjian-Nya.

Tulisan berikutnya bertujuan memberikan kekuatan pada umat yang imannya sedang hancur (ps. 41-47). Lalu Yesaya membangun gambaran tentang seorang raja hamba yang menderita yang akan memerintah umat dengan adil dan benar, namun paradoksnya adalah bahwa semua itu terjadi lewat kematiannya. Penganiayaan yang dialami raja ini juga akan dialami oleh setiap orang yang memilih untuk mengikuti raja tersebut, namun Tuhan mempunyai rencana untuk melindungi mereka yang bertobat dan berbalik pada-Nya. Tuhan juga punya rencana bagi mereka yang memilih untuk tidak bertobat dan tetap melakukan kejahatan.

Minggu ini kita akan membaca paruh kedua dari Yesaya, yakni ps. 44-66. Kita berada di tengah situasi pengadilan yang menunjukkan bahwa Israel tidak mengalami transformasi setelah pembuangan dan hati mereka tetap keras (lihat ps. 48).

Bagian berikutnya dari Yesaya ps. 49-55, sangat penting untuk mengerti tentang Yesus dan bagaimana para rasul berbicara tentang Dia sebagai raja Mesias yang menderita. Pada bagian tersebut kita melihat seorang raja yang merupakan representasi Israel yang setia dan akan menjadi saluran berkat bagi banyak bangsa dengan membawa kerajaan Allah ke seluruh bumi. Hamba tersebut akan melakukan itu semua dengan mati sebagai korban penebus salah bagi dosa umat-Nya.

Setelah kematian dan pemuliaan-Nya, Tuhan akan memaksa umat-Nya untuk membuat pilihan : mereka yang rendah hati akan bertobat dan menerima Kerajaan Allah dari hamba tersebut atau mereka yang mengeraskan hati akan menolak untuk berpartisipasi dalam kerajaan Allah. Yesaya 55-66 melukiskan tentang seperti apakah ciptaan baru dalam Kerajaan Allah serta menantang umat-Nya untuk berharap dan berdoa untuk saat tersebut.

(diterjemahkan ulang secara bebas dari thebibleproject.com )
EMOTICON GEMASS
Minggu 17 : 🌟
Minggu 18 : βš–
Minggu 19 : πŸ’™
Minggu 20 : πŸ‹
BACAAN GEMASS Reguler Minggu ke-18 (Hari ke 120-126)
Emoticon : βš–

Bagian 8 : NABI-NABI SEBELUM MASA PEMBUANGAN
β–« H120; Senin, 16 Mei 2022: Yesaya 45-48; Mazmur 119:33-64
β–« H121; Selasa, 17 Mei 2022: Yesaya 49-51; Mazmur 119:65-96
β–« H122; Rabu, 18 Mei 2022: Yesaya 52-54; Mazmur 119:97-128
β–« H123; Kamis, 19 Mei 2022: Yesaya 55-57; Mazmur 119:129-152
β–« H124; Jumat, 20 Mei 2022: Yesaya 58-60; Mazmur 119:153-176
β–« H125; Sabtu, 21 Mei 2022: Yesaya 61-64; Mazmur 120
β–« H126; Minggu, 22 Mei 2022: Yesaya 65-66; Mazmur 121
Senin, 16 Mei 2022
~~~~~
πŸ“– GEMASSreguler 2022 – FIRMAN UNTUK SEMUA
Tersedia dalam apps GKI Layur
http://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~
πŸ—“ Hari 120
Bagian 8 : NABI-NABI SEBELUM MASA PEMBUANGAN
Bacaan hari ini: Yesaya 45-48
Ungkapan doa: Mazmur 119: 33-64
~~~~~
ALKITAB SUARA
🎧 GEMASS – Hari 120
https://drive.google.com/folderview?id=11MuXyk95aizz-epSP8fzwChl45jIgybf

🌟 Yesaya 45:1 (TB)
Beginilah firman TUHAN: “Inilah firman-Ku kepada orang yang Kuurapi, kepada Koresh yang tangan kanannya Kupegang supaya Aku menundukkan bangsa-bangsa di depannya dan melucuti raja-raja, supaya Aku membuka pintu-pintu di depannya dan supaya pintu-pintu gerbang tidak tinggal tertutup:

πŸ’‘ Koresh tidak mengenal Allah namun Tuhan memakainya. Tuhan bisa memakai siapa saja untuk menggenapkan rencana-Nya.

πŸ™ Doa:
Tuhan, sadarkan aku untuk selalu rela menjadi alat di tangan-Mu.
~~~~~~
Bacaan besok : Yesaya 49-51
Ungkapan doa : Mazmur 119:65-96
πŸ“– GEMASSplus SH KITAB – 2022
Kitab ke 3 –Tahun III
Bacaan 16 – 22 Mei 2022
KITAB 1,2 RAJA-RAJA

Emoticon: πŸ«™

β–« Hari 37 ; Senin, 16 Mei 2022 : 1 Raja-Raja 22:29-40 – Akibat Mendengar Nabi Palsu
β–« Hari 38 ; Selasa, 17 Mei 2022 : 1 Raja-Raja 22:41-54 – Konsisten dengan Imannya

KITAB 2 RAJA-RAJA
β–« Hari 39 ; Rabu, 18 Mei 2022 : 2 Raja-Raja 1:1-18 – Akibat Bersandar pada Ilah Lain
β–« Hari 40 ; Kamis, 19 Mei 2022 : 2 Raja-Raja 2:1-14 – Suksesi Kepemimpinan dalam Pelayanan
β–« Hari 41 ; Jumat, 20 Mei 2022 : 2 Raja-Raja 2:15-25 – Peneguhan Hamba Tuhan
β–« Hari 42 ; Sabtu, 21 Mei 2022 : 2 Raja-Raja 3:1-27 – Siapa yang Anda Andalkan?
β–« Hari 43 ; Minggu, 22 Mei 2022 : 2 Raja-Raja 4:1-7 – Hamba Tuhan bagi Semua Orang
πŸ’  BGA 6 : 2 Raja-raja 4:1-7
Senin, 16 Mei 2022
~~~~~
πŸ“– GEMASSplus SH KITAB – 2022
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi 1-2 RAJA-RAJA

Bacaan hari ini : 1 Raja-Raja 22:29-40
Doa β‡’ Baca β‡’ Renungkan β‡’ Bandingkan β‡’ Doa
~~~~~

AKIBAT MENDENGAR NABI PALSU

Betapapun menyenangkannya nubuat para nabi palsu, kebenaran pasti akan menelanjangi kepalsuan tersebut. Orang yang membiarkan dirinya dirayu kepalsuan akan melihat kebenaran ditegakkan, dan konsekuensi pemilihan yang salah akan diterimanya tanpa bisa dielakkan.

Ahab memilih untuk mendengarkan para nabi palsu. Ia meneruskan niat berperang melawan Aram. Namun dalam hati kecil ia tahu nabi Mikha adalah nabi sejati yang berasal dari Tuhan. Ia tahu bahwa nubuat Mikha jauh lebih tulus dan apa adanya. Sebab itu, ia tidak berani terang-terangan menunjukkan diri sebagai raja dalam peperangan itu. Ia meminta supaya Yosafat yang maju sebagai panglima perang (30). Ahab berpikir dengan cara demikian, nubuat Mikha tidak mungkin tergenapi. Cerita peperangan berakhir tragis. Ahab terkena panah sembarangan yang mengakibatkan kematiannya. Ahab tidak dapat menghindari konsekuensi pemilihannya yang keliru. Ia keliru mendengarkan nubuat dari nabi palsu. Sekarang, ia menuai hasilnya sendiri. Kebenaran tidak bisa dibengkokkan (34-38).

Memang pikiran yang sudah bebal akan tertutup bagi kebenaran. Ahab mengira dapat mengendalikan nasibnya sama seperti ia mencoba mengendalikan Mikha. Ia lupa, di balik Mikha, ada Tuhan yang berdaulat. Kita harus belajar dari kisah Ahab yang tragis ini untuk tidak mengulangi kesalahan dan kebodohan yang sama.

Renungkan: Jangan pernah berpikir bahwa pilihan yang keliru bisa diperbaiki dengan cara manipulasi. Hanya ada satu cara memperbaiki kesalahan, yaitu bertobat dan kembali kepada kebenaran Allah. Walaupun konsekuensi dari keputusan yang diambil tetap harus kita tanggung, tetapi dalam belas kasih Allah, konsekuensi terberat yaitu hukuman kekal telah Allah batalkan dalam Yesus Kristus.

Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Kitab 1,2 Raja-raja
https://www.su-indonesia.org
~~~~~
Bacaan besok: 1 Raja-Raja 22:41-54 – Konsisten dengan Imannya
[10:23 PM, 5/15/2022] +62 812-8567-9575: πŸ“– GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun C
Bacaan 16 – 23 Mei 2022

Emoticon : βš–οΈ

β–« Senin, 16 Mei 2022: Mazmur 133 ; 1 Samuel 20:1-23, 35-42 ; Kisah Para Rasul 11:19-26
β–« Selasa, 17 Mei 2022: Mazmur 133 ; 2 Samuel 1:4-27 ; Kisah Para Rasul 11:27-30
β–« Rabu, 18 Mei 2022: Mazmur 133 ; Imamat 19:9-18 ; Lukas 10:25-28
β–« Kamis, 19 Mei 2022: Mazmur 67 ; Amsal 2:1-5 ; Kisah Para Rasul 15:36-41
β–« Jumat, 20 Mei 2022: Mazmur 67 ; Amsal 2:6-8 ; Kisah Para Rasul 16:1-8
β–« Sabtu, 21 Mei 2022: Mazmur 67 ; Amsal 2:9-15 ; Lukas 19:1-10
β–« Minggu, 22 Mei 2022 :
WARISAN DAMAI SEJAHTERA
Kisah Para Rasul 16:9-15 ; Mazmur 67 ; Wahyu 21:10,22-22:5 ; Yohanes 14:23-29
 πŸ“– GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun C
Minggu Paskah V
Senin, 16 Mei 2022
~~~~~
TUAH KATA KASIH
~~~~~
Bacaan hari ini:
Mazmur 133
1 Samuel 20:1-23, 35-42
Kisah Para Rasul 11:19-26

Tersedia dalam apps GKI Layur
https://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~
Bacaan hari ini memperlengkapi apa yang kita baca pada Minggu 15 Mei 2022.

Mazmur 133
Kerukunan menghadirkan berkat Tuhan. Namun kerukunan tidak datang dengan sendirinya. Perlu diusahakan dengan sengaja. Apalagi kita diciptakan secara unik, tidak sama satu dengan yang lain sehingga ada banyak perbedaan yang jika tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan perselisihan dan perpecahan. Dibutuhkan upaya dari semua pihak. Namun semua layak diusahakan karena berkat Tuhan tersedia. Mari kita lakukan bagian kita masing-masing untuk menciptakan kerukunan dalam persekutuan tubuh Kristus.

▢️ Mazmur 133 – Christine Sinaga – GKI Kepa Duri https://youtu.be/c4Ve7OcpJ58

1 Samuel 20:1-23, 35-42
Persahabatan sejati dan indah tercipta jika Tuhan hadir dan berkarya. Inilah yang kita lihat dalam persahabatan antara Daud dan Yonatan. Meski Saul memusuhi dan ingin membunuh Daud, namun Yonatan yang adalah putra mahkota, tetap tidak menghianati persahabatan mereka meski karena itu harus bertentangan dengan ayahnya. Mari kita hargai dan ciptakan persahabatan yang diperkenan Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama.

Kisah Para Rasul 11:19-26
Penganiayaan terhadap murid Kristus justru malah memperluas penyebaran Injil. Dari Yerusalem menyebar ke Fenisia, Siprus, dan Anthiokia. Tuhan bekerja dengan luar biasa. Namun orang percaya baru perlu ditembakkan supaya bertumbuh. Disinilah peran Barnabas menjadi penting karena ia melihat talenta dari Paulus dan mengundangnya untuk melayani bersama di Antiokhia. Terbukti pelayanan mereka efektif dan para murid pertama kali disebut sebagai Kristen. Dalam pemberitaan Injil, kita perlu bekerjasama dengan mereka yang berbeda talenta supaya hasilnya lebih baik.

Renungan pelengkap :
https://www.ykb-wasiat.org/wasiat.
~~~~~
Bacaan besok:

Mazmur 133
2 Samuel 1:4-27
Kisah Para Rasul 11:27-30