Gemass 15 September 2021

πŸ“– GEMASSreguler 2021 – FIRMAN UNTUK SEMUA
Tersedia dalam apps GKI Layur
http://bit.ly/GKILayurApps
~~~~~~

πŸ—“ Hari 241
Bagian 14 : YESUS DAN KERAJAAN ALLAH
Bacaan hari ini: Matius 11-12
Ungkapan doa : Mazmur 86
~~~~~~

ALKITAB SUARA
🎧 GEMASS – Hari 241
https://drive.google.com/folderview?id=12tfOkh0hoyduHiVpTynWvttq52fG0UOQ

🌟 Matius 12:49-50 (TB)
Lalu kata-Nya, sambil menunjuk ke arah murid-murid-Nya: “Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku!
Sebab siapa pun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku.”

πŸ’‘ Menjadi umat pilihan Allah bukan karena faktor keturunan jasmani (Abraham – Ishak – Yakub – Israel), melainkan karena faktor iman kepada Mesias yang dijanjikan Allah. Dan iman itu dibuktikan dengan ketaatannya terhadap kehendak Allah.

πŸ™ Doa:
Ya, Allah Abraham – Ishak dan Yakub, terima kasih atas kasih karunia-Mu yang besar, sehingga aku diangkat menjadi anak-anak Allah. Aku mau membuktikan bahwa aku sudah menjadi anggota keluarga Allah dengan ketaatanku pada kehendak-Mu, ya Bapa.
~~~~~~
Bacaan besok : Matius 13-14
Ungkapan doa : Mazmur 87
~~~~~~
πŸ“– GEMASSplus SH KITAB – 2021
Membaca dan menggali firman Tuhan lebih dalam lagi – Santapan Harian Gemass edisi KITAB INJIL MARKUS

Bacaan hari ini : Markus 3: 20-30
Doa β‡’ Baca β‡’ Renungkan β‡’ Bandingkan β‡’ Doa
~~~~~~

RESPON TERHADAP YESUS

Keluarga Yesus belum dapat menerima dan percaya pada-Nya – mereka baru percaya pada Yesus setelah peristiwa kebangkitan. Sekarang, mereka cemas melihat Yesus. Cemas bukan karena khotbah dan ajaran-Nya, tetapi karena Yesus tidak sempat lagi memperhatikan kebutuhan fisiknya, yaitu makan. Bagi keluarga, keadaan seperti ini menunjukkan bahwa Yesus sudah tidak waras. Keluarga-Nya salah mengerti tindakan Yesus karena mereka belum mengenal Yesus.

Bagaimana dengan pemimpin agama Yahudi? Sama saja. Bahkan lebih parah. Para ahli Taurat yang datang dari Yerusalem melihat Yesus mengusir setan, lalu menyimpulkan bahwa Yesus kerasukan. Bagaimana respons Yesus? Yesus memberi peringatan keras dengan mengatakan bahwa tidak mungkin setan mengusir setan. Kerajaan setan tidak mungkin berlawanan dengan dirinya sendiri. Yang sesungguhnya adalah, yang kuat mengusir yang lemah. Jadi, jika Yesus mengusir setan, itu karena Yesus jauh lebih kuat dan lebih berkuasa dari pada roh-roh jahat dan setan.
 
Melalui perbincangan Yesus dengan ahli Taurat ini, Markus mengarahkan kita pada satu peringatan tentang dosa yang tidak dapat diampuni dosa menghujat Roh Kudus, yaitu menolak pengampunan dosa yang ditawarkan Yesus. Ini adalah dosa yang tidak dapat diampuni karena sama dengan melawan Roh Kudus dan tawaran pengampunan dari Yesus. Penolakan ini terlihat dari sikap ahli Taurat. Mereka menuduh pengampunan itu sendiri sebagai kejahatan. Yesus yang menawarkan pengampunan tidak hanya ditolak, bahkan dituduh sebagai orang kerasukan setan. Jika menolak pengampunan, maka tidak ada pengampunan lain karena hanya melalui Yesus ada pengampunan. Di luar Yesus tidak ada pengampunan dosa. Pengampunan dosa hanya ada pada Yesus.
 
Renungkan: Bahwa menolak pengampunan dosa bisa berakhir pada dosa maut menghujat Roh Kudus.

Sumber : Santapan Harian Gemass edisi Kitab Injil Markus
https://www.su-indonesia.org
~~~~~~
Bacaan besok : Markus 3:31-35 – Keluarga Yesus

πŸ“– GEMASSplus LEKSIONARI
Tahun B
Minggu biasa 15
Rabu, 15 September 2021
~~~~~~~
APA KATAMU TENTANG AKU?
Bacaan hari ini:
Mazmur 119:169-176
Yesaya 10:12-20
Yohanes 7:25-36
~~~~~
Bacaan hari ini memperlengkapi apa yang kita baca pada Minggu 12 September 2021.

Yesaya 10:12-20
Salah satu kekhasan orang yang sombong adalah membanggakan kemampuan dirinya, tidak ayal mereka jadi seringkali membual. Raja Asyur begitu yakin atas kekuasaan yang diperoleh itu berdasarkan kekuatan dan hikmatnya sendiri, bukan karena perkenanan (ijin) dan campur tangan Allah. Padahal semua manusia diciptakan untuk memuliakan Allah dengan perbuatan kebaikan dalam kebenaran. Pemazmur mengatakan, Allah sendiri tahu, manusia bagiNya hanyalah debu (Maz. 103:14). Merasa sempurna ? Ingat, kita hanyalah debu di dunia ini.

Mazmur 119:169-176
Daud begitu mengasihi Tuhan dan hidup bergaul karib denganNya bahkan dikatakan sebagai Orang yang Berkenan di Hati Tuhan. Padahal Daud sama seperti kita semua, manusia biasa yang memiliki banyak kelemahan dalam karakternya. Namun pengenalan Daud akan Allah membuatnya sadar bahwa perintah dan janji Allah sebagai pedoman hidupnya penuh kebenaran. Hanya dengan pertolongan Allah dia dapat menghadapi segala perkara dan bukan karena kekuatannya sendiri : Daud tidak sombong dan itulah salah satu caranya untuk juga memuliakan Allah. Bagaimana dengan Anda ?

Yohanes 7:25-36
Beberapa penduduk Yerusalem yang menolak mengakui Yesus sebagai Kristus memiliki pemikiran licik dengan menghasut pemimpin mereka sehingga gusar kepadaNya. Menurut mereka para pemimpin menginjak-injak wewenangnya sendiri, ketika membiarkan ajaran Kristus ada di tengah mereka. Tentu karena adanya pengaruh opini bahwa secara ragawi, mereka mengenal siapa orang tuaNya dan tempat tinggalNya dengan jelas. Selain itu secara ilahi tidak seorangpun tahu darimana asal Yesus dan bagaimana Firman telah menjadi manusia walau pernah diberitakan dimana Kristus akan lahir (Mat. 2:4-6). Marilah kita tidak jemu mempelajari Kitab Suci agar dapat memahami dan tidak keliru menilai suatu kebenaran.

Renungan pelengkap :
http://www.ykb-wasiat.org/wasiat
~~~~~~~
Bacaan besok:
Mazmur 54
Hakim – Hakim 6:1-10
1 Korintus 2:1-5